Data ketenagakerjaan AS tidak memenuhi harapan, yang menyebabkan peningkatan antisipasi pasar terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Juni. Menurut RTHK, perkembangan ini menyebabkan baik dolar AS maupun imbal hasil Treasury turun. Indeks dolar menurun sebesar 0,2%, ditutup pada 98,85, meskipun naik lebih dari 1% selama minggu ini.
Pada hari Jumat, euro menghargai sekitar 0,1% terhadap dolar, sementara poundsterling Inggris meningkat sebesar 0,4%. Dolar juga mendapatkan 0,1% terhadap yen Jepang. Imbal hasil pada catatan Treasury 10 tahun AS sempat turun lebih dari 4 basis poin menjadi 4,105%, sementara imbal hasil Treasury 2 tahun yang lebih sensitif terhadap suku bunga turun 8 basis poin menjadi 3,519%. Kedua imbal hasil kemudian mempersempit penurunan mereka, menetap di sekitar 4,13% dan 3,55%, masing-masing.