Puncak dan Dasar Bull dan Bear dari Perspektif Teori Siklus Pasar
Puncak dan Dasar Bull dan Bear dari Perspektif Teori Siklus Pasar Berdasarkan teori siklus pasar klasik (Market Cycle Theory), pasar cryptocurrency seperti aset keuangan tradisional, mengikuti siklus empat tahap yang didorong oleh emosi: akumulasi (Accumulation) → kenaikan (Markup) → distribusi (Distribution) → penurunan (Markdown). Kerangka ini berasal dari perilaku keuangan dan dinamika penawaran dan permintaan, dapat dengan tepat menjelaskan penyebab puncak dan dasar bull dan bear. Puncak Bull Market: Pembelian Menipis, Bukan Penjualan yang Menjatuhkan Dasar Teori: Pada tahap distribusi (Distribution Phase), emosi FOMO (Fear of Missing Out) kelompok mendorong harga ke puncak. Pada saat ini, uang pintar (Smart Money) telah diam-diam mendistribusikan, tetapi ritel masih terus mengejar harga tinggi. Puncak bukan berasal dari penjualan aktif, tetapi dari habisnya pembelian marginal—kurva permintaan berhenti bergerak ke kanan, harga kehilangan momentum naik.
Sebelumnya sudah dikatakan, pergerakan ini adalah para paus yang melakukan fluktuasi, tidak ada tren yang bisa dikatakan. Leverage rendah, kontrol posisi dengan baik, dan tahan stop loss yang lebar pasti akan menguntungkan.
Naik maka jadi buta banyak, turun maka jadi buta kosong--ini adalah cara berpikir sebagian besar investor pemula. Sebenarnya tidak ada yang bisa memastikan puncak dan dasar, saya juga tidak bisa. Yang lebih dapat diandalkan ada dua hal: Pasar bull terlalu bersemangat, jual perlahan; pasar bear sudah sangat dingin, beli perlahan. 4 juta dolar dalam jangka pendek diperkirakan sulit, tapi sekarang sudah masuk bulan Oktober, masih ada jendela untuk membeli secara perlahan.
远Ron
·
--
Puncak dan Dasar Bull dan Bear dari Perspektif Teori Siklus Pasar
Puncak dan Dasar Bull dan Bear dari Perspektif Teori Siklus Pasar Berdasarkan teori siklus pasar klasik (Market Cycle Theory), pasar cryptocurrency seperti aset keuangan tradisional, mengikuti siklus empat tahap yang didorong oleh emosi: akumulasi (Accumulation) → kenaikan (Markup) → distribusi (Distribution) → penurunan (Markdown). Kerangka ini berasal dari perilaku keuangan dan dinamika penawaran dan permintaan, dapat dengan tepat menjelaskan penyebab puncak dan dasar bull dan bear. Puncak Bull Market: Pembelian Menipis, Bukan Penjualan yang Menjatuhkan Dasar Teori: Pada tahap distribusi (Distribution Phase), emosi FOMO (Fear of Missing Out) kelompok mendorong harga ke puncak. Pada saat ini, uang pintar (Smart Money) telah diam-diam mendistribusikan, tetapi ritel masih terus mengejar harga tinggi. Puncak bukan berasal dari penjualan aktif, tetapi dari habisnya pembelian marginal—kurva permintaan berhenti bergerak ke kanan, harga kehilangan momentum naik.