Beranda
Notifikasi
Profil
Artikel yang Sedang Tren
Berita
Penanda
Riwayat
Pusat Kreator
Pengaturan
Jowel_Treader
2
Posting
Jowel_Treader
Laporkan
Blokir Pengguna
Ikuti
19
Mengikuti
8
Pengikut
0
Disukai
0
Dibagikan
Posting
Semua
Kuotasi
Jowel_Treader
·
--
Hai.......Tahukah Anda? Bro Menurut Anda berapa harga Token Tempur Hamster??? Saya ingin tahu pendapat semua orang. Ingin melihat yang berpengalaman #hamsterkombat24 #hamstrrate #hamesterairdrop
Hai.......Tahukah Anda? Bro
Menurut Anda berapa harga Token Tempur Hamster??? Saya ingin tahu pendapat semua orang.
Ingin melihat yang berpengalaman
#hamsterkombat24
#hamstrrate
#hamesterairdrop
Jowel_Treader
·
--
airdrop yang luar biasa😎 berikan padaku😊
airdrop yang luar biasa😎
berikan padaku😊
Konten yang dikutip telah dihapus
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Masuk
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel
Daftar
Masuk
Topik Sedang Tren
TrumpStateoftheUnion
183,666 penayangan
3,155 Berdiskusi
#TrumpStateoftheUnion Ketika Senator A.S. Raphael Warnock menyebut pidato Kenegaraan Donald Trump sebagai “gemuruh seorang pria putus asa… setengah kebohongan, setengah keluhan,” beberapa orang langsung mengangguk. Namun yang lain hanya terdiam sejenak. Karena hanya beberapa menit sebelumnya, ruang sidang telah berdiri untuk menghormati para veteran. Untuk mengenali keluarga yang berduka. Untuk memberi tepuk tangan kepada orang Amerika sehari-hari yang ceritanya menggerakkan ruangan. Terlepas dari siapa yang berdiri di podium, momen-momen itu terasa nyata. Dan kemudian datanglah tanggapan: “Putus asa.” “Kebohongan.” “Teater kosong.” Saat itulah perpecahan terasa lebih lebar dari sebelumnya. Banyak orang Amerika menyaksikan pidato yang sama dan melihat sesuatu yang sama sekali berbeda — penghormatan terhadap layanan, perbandingan kebijakan yang jelas, dan visi untuk arah negara ini. Namun reaksi politik tampak sudah ditulis sebelumnya bahkan sebelum tepuk tangan terakhir mereda, kembali ke penolakan, kembali ke serangan. Dan di situlah kelelahan mulai muncul. Bukan karena perbedaan pendapat ada. Perbedaan pendapat itu sehat. Tetapi karena terasa seperti tidak ada ruang tersisa untuk mengakui bahkan satu momen positif. Seolah-olah menghormati para veteran harus segera dikerangkakan sebagai propaganda. Ketika setiap pidato dikurangi menjadi “putus asa” atau “keluhan,” diskusi publik berhenti menjadi tentang ide-ide dan mulai menjadi tentang merobohkan orang yang menyampaikannya. Dan banyak orang Amerika ingin sesuatu yang lebih sederhana: 👉 Debat kebijakan, bukan karakter. 👉 Tawarkan argumen tandingan, bukan narasi yang sudah disiapkan. 👉 Tidak setuju dengan kuat tetapi terlibat dengan serius. Apa yang tersisa bukanlah kemarahan. Itu adalah kesedihan yang tenang. Perasaan bahwa perpecahan terus melebar bukan karena orang Amerika sehari-hari menolak persatuan, tetapi karena bahasa yang dipilih oleh para pemimpin membuatnya lebih sulit untuk ditemukan. Jadi inilah pertanyaan yang sebenarnya: Apakah ini hanya politik yang sulit dan normal? Atau apakah ini tanda bahwa percakapan nasional kita telah kehilangan sesuatu yang penting? Tinggalkan perspektif Anda di kolom komentar. Saya benar-benar ingin mendengar di mana posisi Anda.
YI RE
·
Disukai 1 Kali
·
18 penayangan
StrategyBTCPurchase
96.3M penayangan
451,187 Berdiskusi
VitalikSells
2.1M penayangan
16,450 Berdiskusi
Lihat Selengkapnya
Sitemap
Preferensi Cookie
S&K Platform