Pasar saham domestik mengakhiri sesi perdagangan terakhir tahun 2025 dengan catatan positif. Meskipun minat pembelian awal memberikan dukungan yang kuat, beberapa aksi ambil untung di sesi akhir sedikit mengurangi kenaikan menjelang penutupan. Namun, pasar menyelesaikan tahun mencerminkan kekuatan yang mendasari.

Sepanjang tahun 2025, ASPI memberikan imbal hasil yang mengesankan sebesar 41.9%, sementara S&P SL20 meningkat sebesar 26.6%, menyoroti tahun yang solid bagi para investor saham.

Pada akhir tahun, kapitalisasi pasar Bursa Saham Colombo mencapai LKR 8.1 triliun, dengan 288 perusahaan terdaftar. Total omset pasar untuk tahun ini mencapai LKR 1.2 triliun, sementara omset harian rata-rata tercatat sebesar LKR 5.2 miliar.

Aktivitas IPO tetap terbatas selama tahun ini, dengan CALH, JFP, dan WTS bergabung dengan bursa.

Pada penutupan hari ini, ASPI naik 178 poin untuk ditutup di 22.624, sementara S&P SL20 naik 46 poin untuk mengakhiri tahun di 6.157.

Kontributor positif utama untuk ASPI adalah JKH, SFCL, ACL, SAMP, dan HASU.

Omset harian mencapai LKR 4,7 miliar, sekitar 29% di atas rata-rata bulanan sebesar LKR 3,6 miliar. Investor ritel mendominasi aktivitas perdagangan, sementara partisipasi investor dengan kekayaan tinggi tetap moderat.

Minat yang signifikan terlihat pada saham sektor konstruksi, dengan beberapa saham mencatatkan omset tertinggi untuk sesi tersebut. Dari perspektif sektoral, sektor Barang Modal menyumbang 46% dari total omset, sementara sektor Makanan, Minuman & Tembakau serta Perbankan bersama-sama menyumbang sekitar 20%.

Investor asing terus menjadi penjual bersih, mencatatkan aliran keluar bersih sebesar LKR 103,3 juta untuk hari ini.

Secara keseluruhan, kinerja akhir tahun mencerminkan ketahanan pasar dan menetapkan nada untuk ekspektasi investor menuju 2026.$SOL $AT $CHZ

#MarketWrap #YearEndClose #StrategyBTCPurchase #CPIWatch #USJobsData