Bertujuan untuk menjadikan India sebagai "pusat AI global", KTT Kecerdasan Buatan India (India AI Impact Summit) mempersembahkan lelucon internasional yang sangat memalukan.
Salah satu peserta dari Universitas Galgotias (Galgotias University) dengan bangga menunjukkan seekor anjing robot di depan kamera media resmi dan berkata: "Lihat, ini adalah anjing robot 'Orion' yang dikembangkan secara mandiri oleh pusat unggulan kami."
Hasilnya, video tersebut menjadi viral, dan netizen di seluruh dunia tertawa terbahak-bahak. Ini bukanlah "Cahaya India", melainkan anjing robot Go2 yang diproduksi massal oleh produsen drone China! Bahkan, dengan hanya mengeluarkan 2200 dolar AS (sekitar 16 ribu yuan), Anda bisa membelinya dalam keadaan siap pakai.
Setelah kejadian ini terungkap, reaksi India juga sangat lucu: Pada awalnya, profesor yang muncul di video menyalahkan orang lain dengan mengatakan, "Anda semua tidak mengerti maksud saya, saya disalahpahami"; kemudian universitas tersebut mengeluarkan pernyataan resmi, bersikeras bahwa ini semua adalah "kampanye pencemaran nama baik", mereka hanya melakukan "pemrograman" pada anjing untuk mengajarkan siswa. Hasil akhirnya adalah, stan universitas tersebut langsung diputus listriknya oleh pihak resmi, orang-orang pergi, dan bahkan Menteri IT India pun ketakutan dan buru-buru menghapus video retweet yang sebelumnya memuji mereka.
Insiden ini, yang paling absurd bukanlah pemalsuan, tetapi rantai "penghinaan kotak bersarang" di dunia teknologi.
Ingat pada tahun-tahun lalu (di sini ditambahkan sedikit latar belakang industri di luar materi), ketika anjing robot China baru muncul, itu adalah "meniru" anjing robot "Spot" dari Boston Dynamics di AS. Semua orang mengeluhkan bahwa perusahaan China "menyalin secara piksel" penampilan dan gaya berjalan orang lain.
Namun siapa sangka, karma benar-benar berputar, India kini meniru China! Mereka langsung membeli barang di Yiwu, lalu mengubah merek untuk menciptakan "peralatan berat negara besar"!
$BNB #印度某大学碰瓷中国机器狗 #Orion
