Apakah Krisis atau Pesta? Mengungkap Risiko Obligasi Jepang di Bawah 57.000 Poin Nikkei dan Logika Baru Penempatan Aset Global
撰文:Max.S & 章魚同學Nikki Baru saja 24 jam yang lalu, sejarah keuangan Jepang ditulis ulang. Indeks Nikkei 225 melonjak lebih dari 2700 poin, berdiri di atas titik tertinggi bersejarah 57.000 poin. Ini bukan hanya tentang terobosan angka, tetapi juga penetapan harga langsung terhadap hasil pemilihan umum yang paling singkat sejak akhir Perang Dunia II (16 hari) - Koalisi pemerintahan Partai Liberal Demokrat dan Partai Pembaruan Jepang, berhasil meraih dua pertiga kursi mutlak di Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, sementara para trader saham membuka sampanye, meja perdagangan obligasi justru menghadapi ancaman besar. Obligasi pemerintah Jepang (JGB) mengalami gelombang penjualan yang hebat, dengan imbal hasil obligasi 30 tahun melonjak menjadi 3,615%, yang merupakan sebuah tsunami di negara Jepang yang telah lama memiliki suku bunga rendah.
Penafian: Berisi opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Dapat berisi konten bersponsor.Baca S&K.