Binance Square

BeInCrypto ID

image
Creator verificat
🌍 Berita terkini & analisis tak memihak dalam 26 bahasa!
0 Urmăriți
1.4K+ Urmăritori
1.3K+ Apreciate
84 Distribuite
Postări
·
--
Vedeți traducerea
Apa yang Sebenarnya Terjadi antara Binance dan FTX? CZ Akhirnya Ceritakan Versi DirinyaHubungan antara Binance dan FTX sudah lama menjadi salah satu rivalitas paling hangat dibahas di dunia aset kripto. Kini, Changpeng Zhao (CZ) memberikan salah satu penjelasan publik terperinci tentang hal ini. CZ menceritakan bagaimana kerja sama berubah menjadi persaingan, jauh sebelum FTX runtuh di tahun 2022. CZ Membuka Tabir di Balik Breakout Rahasia Binance dengan FTX Berbicara dalam All-In Podcast, mantan CEO Binance mengisahkan hubungan tersebut sejak awal 2019, saat pertama kali bertemu Sam Bankman-Fried (SBF) yang saat itu memimpin Alameda Research. “Uh, saya pikir saya pertama kali bertemu dengannya pada Januari 2019 di salah satu konferensi Binance di Singapura. Saya rasa FTX belum ada saat itu… Sam… masih menjalankan Alameda,” ujar CZ, mengenang saat itu Alameda merupakan klien trading besar di Binance dan hubungan keduanya awalnya baik. Menurut CZ, Alameda dan tim yang nantinya menjadi FTX segera mendekati Binance dengan tawaran kerja sama di platform derivatif. Beberapa penawaran pun diberikan seiring waktu, termasuk skema joint venture yang sebenarnya lebih menguntungkan Binance. Pada akhirnya, di akhir tahun 2019, Binance sepakat untuk berinvestasi. “Ya… kami dulu berinvestasi hanya 20% sebagai saham pada awalnya, lalu kami keluar satu tahun… setelahnya… kami tidak lama di sana,” terang CZ. Kesepakatan tersebut juga melibatkan penukaran token antara BNB dan FTT, dan Binance menjadi pemegang saham minoritas. CZ menekankan bahwa: Ia tetap menjadi investor pasif selama menjalin hubungan tersebut Memilih tidak meminta laporan keuangan, karena kedua perusahaan menjalankan bisnis Futures yang saling bersaing. “Karena bisnisnya memang saling bersaing… saya tidak pernah benar-benar… meminta laporan keuangan mereka… Saya investor yang sangat pasif. Jadi kalau saya investasi, saya tidak ikut campur bisnis mereka,” ucapnya. Ketegangan Binance-FTX di Balik Permukaan Meskipun awalnya bekerja sama, CZ menuturkan bahwa hubungan mereka cepat memburuk. Kabarnya, ia mendengar kabar bahwa SBF membicarakan Binance secara negatif di kalangan pembuat kebijakan dan regulator di Washington. “Dan hampir setelah kami melakukan kesepakatan itu, saya terus mendengar dari teman-teman… SBF berbicara buruk tentang kami di lingkungan Washington,” ujar CZ. Ia juga menggambarkan rasa frustrasinya soal praktik perekrutan karyawan, menuduh FTX merekrut staf Binance dengan menawarkan gaji jauh lebih besar. Setelah itu, FTX disebut kemudian menggunakan karyawan yang baru direkrut itu untuk mendekati klien VIP milik Binance dengan penawaran bersaing. Meski begitu, CZ menyampaikan bahwa ia mencoba tetap menjaga citra kooperatif di muka publik dan bahkan setuju tampil bersama dalam acara industri, namun ia menyiratkan persaingan sudah semakin panas di balik layar. Mengapa Binance Keluar Memasuki awal tahun 2021, FTX menggalang dana dengan valuasi yang dikabarkan mencapai US$32 miliar. CZ mengatakan Binance punya hak veto kontraktual atas ronde pendanaan berikutnya namun memilih tidak menggunakannya. “Jadi… kami bilang… mengapa tidak keluar saja, sebenarnya?” kenang CZ, menjelaskan bahwa Binance lebih memilih bersaing secara bebas daripada tetap menjadi pemegang saham pesaing yang tumbuh sangat cepat. Proses keluar itu tuntas pada Juli 2021, sekitar satu setengah tahun sebelum FTX kolaps pada November 2022. “Ini sekitar setahun setengah sebelum mereka punya masalah… waktu itu kami tidak tahu,” terang CZ, membantah tuduhan Binance keluar karena memiliki informasi orang dalam. “Itu sama sekali tidak benar.” Kejatuhan FTX dan Dampaknya Setelah Itu Pada akhirnya, FTX gagal bertahan setelah terungkap bahwa dana nasabah digunakan untuk menutup kerugian di Alameda Research, sehingga memicu krisis likuiditas hingga bangkrut. Keputusan Binance pada November 2022 untuk melikuidasi kepemilikan FTT-nya mempercepat penarikan dana massal. Namun, penyelidikan dan proses pengadilan berikutnya menyimpulkan bahwa penyebab utama kolaps FTX adalah penipuan internal dan salah kelola. CZ menolak memberikan komentar rinci tentang sengketa hukum yang masih berjalan, termasuk upaya FTX yang bangkrut untuk menagih dana dari proses keluar tahun 2021. Tapi, ia kembali menegaskan bahwa Binance tidak pernah bisa mengakses keuangan internal FTX saat masih menjadi pemegang sahamnya. Secara keseluruhan, penuturan CZ menggambarkan hubungan Binance–FTX bukan sebagai keretakan mendadak, melainkan perlahan-lahan memburuk. Jika pernyataannya menjadi pertimbangan, maka hubungan mereka ditandai oleh kerja sama awal, persaingan semakin besar, dan keputusan keluar strategis jauh sebelum krisis yang mengubah industri aset kripto. SBF belum memberikan jawaban atas permintaan komentar BeInCrypto terkait pernyataan CZ.

Apa yang Sebenarnya Terjadi antara Binance dan FTX? CZ Akhirnya Ceritakan Versi Dirinya

Hubungan antara Binance dan FTX sudah lama menjadi salah satu rivalitas paling hangat dibahas di dunia aset kripto. Kini, Changpeng Zhao (CZ) memberikan salah satu penjelasan publik terperinci tentang hal ini.

CZ menceritakan bagaimana kerja sama berubah menjadi persaingan, jauh sebelum FTX runtuh di tahun 2022.

CZ Membuka Tabir di Balik Breakout Rahasia Binance dengan FTX

Berbicara dalam All-In Podcast, mantan CEO Binance mengisahkan hubungan tersebut sejak awal 2019, saat pertama kali bertemu Sam Bankman-Fried (SBF) yang saat itu memimpin Alameda Research.

“Uh, saya pikir saya pertama kali bertemu dengannya pada Januari 2019 di salah satu konferensi Binance di Singapura. Saya rasa FTX belum ada saat itu… Sam… masih menjalankan Alameda,” ujar CZ, mengenang saat itu Alameda merupakan klien trading besar di Binance dan hubungan keduanya awalnya baik.

Menurut CZ, Alameda dan tim yang nantinya menjadi FTX segera mendekati Binance dengan tawaran kerja sama di platform derivatif. Beberapa penawaran pun diberikan seiring waktu, termasuk skema joint venture yang sebenarnya lebih menguntungkan Binance.

Pada akhirnya, di akhir tahun 2019, Binance sepakat untuk berinvestasi.

“Ya… kami dulu berinvestasi hanya 20% sebagai saham pada awalnya, lalu kami keluar satu tahun… setelahnya… kami tidak lama di sana,” terang CZ.

Kesepakatan tersebut juga melibatkan penukaran token antara BNB dan FTT, dan Binance menjadi pemegang saham minoritas. CZ menekankan bahwa:

Ia tetap menjadi investor pasif selama menjalin hubungan tersebut

Memilih tidak meminta laporan keuangan, karena kedua perusahaan menjalankan bisnis Futures yang saling bersaing.

“Karena bisnisnya memang saling bersaing… saya tidak pernah benar-benar… meminta laporan keuangan mereka… Saya investor yang sangat pasif. Jadi kalau saya investasi, saya tidak ikut campur bisnis mereka,” ucapnya.

Ketegangan Binance-FTX di Balik Permukaan

Meskipun awalnya bekerja sama, CZ menuturkan bahwa hubungan mereka cepat memburuk. Kabarnya, ia mendengar kabar bahwa SBF membicarakan Binance secara negatif di kalangan pembuat kebijakan dan regulator di Washington.

“Dan hampir setelah kami melakukan kesepakatan itu, saya terus mendengar dari teman-teman… SBF berbicara buruk tentang kami di lingkungan Washington,” ujar CZ.

Ia juga menggambarkan rasa frustrasinya soal praktik perekrutan karyawan, menuduh FTX merekrut staf Binance dengan menawarkan gaji jauh lebih besar. Setelah itu, FTX disebut kemudian menggunakan karyawan yang baru direkrut itu untuk mendekati klien VIP milik Binance dengan penawaran bersaing.

Meski begitu, CZ menyampaikan bahwa ia mencoba tetap menjaga citra kooperatif di muka publik dan bahkan setuju tampil bersama dalam acara industri, namun ia menyiratkan persaingan sudah semakin panas di balik layar.

Mengapa Binance Keluar

Memasuki awal tahun 2021, FTX menggalang dana dengan valuasi yang dikabarkan mencapai US$32 miliar. CZ mengatakan Binance punya hak veto kontraktual atas ronde pendanaan berikutnya namun memilih tidak menggunakannya.

“Jadi… kami bilang… mengapa tidak keluar saja, sebenarnya?” kenang CZ, menjelaskan bahwa Binance lebih memilih bersaing secara bebas daripada tetap menjadi pemegang saham pesaing yang tumbuh sangat cepat.

Proses keluar itu tuntas pada Juli 2021, sekitar satu setengah tahun sebelum FTX kolaps pada November 2022.

“Ini sekitar setahun setengah sebelum mereka punya masalah… waktu itu kami tidak tahu,” terang CZ, membantah tuduhan Binance keluar karena memiliki informasi orang dalam. “Itu sama sekali tidak benar.”

Kejatuhan FTX dan Dampaknya Setelah Itu

Pada akhirnya, FTX gagal bertahan setelah terungkap bahwa dana nasabah digunakan untuk menutup kerugian di Alameda Research, sehingga memicu krisis likuiditas hingga bangkrut.

Keputusan Binance pada November 2022 untuk melikuidasi kepemilikan FTT-nya mempercepat penarikan dana massal. Namun, penyelidikan dan proses pengadilan berikutnya menyimpulkan bahwa penyebab utama kolaps FTX adalah penipuan internal dan salah kelola.

CZ menolak memberikan komentar rinci tentang sengketa hukum yang masih berjalan, termasuk upaya FTX yang bangkrut untuk menagih dana dari proses keluar tahun 2021. Tapi, ia kembali menegaskan bahwa Binance tidak pernah bisa mengakses keuangan internal FTX saat masih menjadi pemegang sahamnya.

Secara keseluruhan, penuturan CZ menggambarkan hubungan Binance–FTX bukan sebagai keretakan mendadak, melainkan perlahan-lahan memburuk. Jika pernyataannya menjadi pertimbangan, maka hubungan mereka ditandai oleh kerja sama awal, persaingan semakin besar, dan keputusan keluar strategis jauh sebelum krisis yang mengubah industri aset kripto.

SBF belum memberikan jawaban atas permintaan komentar BeInCrypto terkait pernyataan CZ.
Vedeți traducerea
Reli XRP Gagal karena Holder Ambil Profit Terlalu AwalHarga XRP melonjak tajam, hampir mencatatkan kenaikan intraday sebesar 18,7% sebelum akhirnya kehilangan setengah dari kenaikan tersebut. Kini, token ini diperdagangkan di sekitar US$1,53 setelah ditutup dengan kenaikan sebesar 9%. Pengambilan profit lebih awal oleh para holder membatasi momentum dan bisa memengaruhi arah harga XRP di sesi-sesi mendatang. Penjualan XRP Terus Berlanjut Data perubahan posisi bersih exchange menunjukkan bahwa aksi jual di kalangan holder XRP masih terjadi secara konsisten. Batang hijau pada metrik ini menandakan aliran masuk yang terus berlangsung ke exchange, yang umumnya menunjukkan niat untuk menjual. Pergerakan yang stabil ini mengisyaratkan para holder melepaskan XRP mereka saat harga sedang reli. Walaupun harga baru saja melonjak, arus keluar masih lebih mendominasi arus bersih. Para investor terlihat ingin mengamankan profit setelah berminggu-minggu mengalami volatilitas yang tinggi. Perilaku seperti ini kerap menahan breakout berkelanjutan dan memperkuat konsolidasi di dekat level resistance. Ingin insight token lainnya seperti ini? Daftarkan diri Anda ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini. Perubahan Posisi Bersih Exchange XRP | Sumber: Glassnode MVRV Long/Short Difference menyoroti dominasi profit holder jangka pendek XRP. Metrik ini mengukur distribusi keuntungan yang belum terealisasi antara investor jangka panjang dan jangka pendek. Pembacaan rendah saat ini menunjukkan bahwa holder jangka pendek menguasai porsi profit yang lebih besar. Holder jangka pendek biasanya bereaksi lebih cepat terhadap kenaikan harga. Kebiasaan mereka menjual saat baru melihat tanda profit kemungkinan berkontribusi pada terhentinya reli secara mendadak. Selama profit STH masih mendominasi, dorongan kenaikan akan terus bertemu resistance berulang kali. Perbedaan MVRV Long/Short XRP | Sumber: Santiment Harga XRP Mungkin Menghadapi Beberapa Resistance XRP hampir mencatatkan kenaikan 18,7% pada sesi perdagangan terbaru sebelum akhirnya berakhir di kenaikan 9%. Sumbu panjang dan penurunan harga secara cepat mencerminkan aksi ambil untung lebih dini. Perilaku ini menyoroti keyakinan bullish yang masih rapuh walau minat kembali muncul. Target terdekat kini adalah mengamankan US$1,51 sebagai lantai support. XRP diperdagangkan sedikit di atas level tersebut pada US$1,53. Resistance di kisaran US$1,62 berpotensi menahan kenaikan, dan aksi jual ulang dari holder jangka pendek bisa mendorong harga kembali ke US$1,36. Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView Jika aksi distribusi melambat dan permintaan tetap stabil, XRP bisa mendapatkan kembali momentum kenaikan. Pergerakan signifikan di atas US$1,62 akan memperkuat struktur teknikal. Pembelian yang berkelanjutan bisa membawa harga naik ke US$1,76, sehingga menginvalisasi thesis bearish dan memperkuat momentum pemulihan.

Reli XRP Gagal karena Holder Ambil Profit Terlalu Awal

Harga XRP melonjak tajam, hampir mencatatkan kenaikan intraday sebesar 18,7% sebelum akhirnya kehilangan setengah dari kenaikan tersebut. Kini, token ini diperdagangkan di sekitar US$1,53 setelah ditutup dengan kenaikan sebesar 9%.

Pengambilan profit lebih awal oleh para holder membatasi momentum dan bisa memengaruhi arah harga XRP di sesi-sesi mendatang.

Penjualan XRP Terus Berlanjut

Data perubahan posisi bersih exchange menunjukkan bahwa aksi jual di kalangan holder XRP masih terjadi secara konsisten. Batang hijau pada metrik ini menandakan aliran masuk yang terus berlangsung ke exchange, yang umumnya menunjukkan niat untuk menjual. Pergerakan yang stabil ini mengisyaratkan para holder melepaskan XRP mereka saat harga sedang reli.

Walaupun harga baru saja melonjak, arus keluar masih lebih mendominasi arus bersih. Para investor terlihat ingin mengamankan profit setelah berminggu-minggu mengalami volatilitas yang tinggi. Perilaku seperti ini kerap menahan breakout berkelanjutan dan memperkuat konsolidasi di dekat level resistance.

Ingin insight token lainnya seperti ini? Daftarkan diri Anda ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Perubahan Posisi Bersih Exchange XRP | Sumber: Glassnode

MVRV Long/Short Difference menyoroti dominasi profit holder jangka pendek XRP. Metrik ini mengukur distribusi keuntungan yang belum terealisasi antara investor jangka panjang dan jangka pendek. Pembacaan rendah saat ini menunjukkan bahwa holder jangka pendek menguasai porsi profit yang lebih besar.

Holder jangka pendek biasanya bereaksi lebih cepat terhadap kenaikan harga. Kebiasaan mereka menjual saat baru melihat tanda profit kemungkinan berkontribusi pada terhentinya reli secara mendadak.

Selama profit STH masih mendominasi, dorongan kenaikan akan terus bertemu resistance berulang kali.

Perbedaan MVRV Long/Short XRP | Sumber: Santiment Harga XRP Mungkin Menghadapi Beberapa Resistance

XRP hampir mencatatkan kenaikan 18,7% pada sesi perdagangan terbaru sebelum akhirnya berakhir di kenaikan 9%. Sumbu panjang dan penurunan harga secara cepat mencerminkan aksi ambil untung lebih dini. Perilaku ini menyoroti keyakinan bullish yang masih rapuh walau minat kembali muncul.

Target terdekat kini adalah mengamankan US$1,51 sebagai lantai support. XRP diperdagangkan sedikit di atas level tersebut pada US$1,53.

Resistance di kisaran US$1,62 berpotensi menahan kenaikan, dan aksi jual ulang dari holder jangka pendek bisa mendorong harga kembali ke US$1,36.

Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Jika aksi distribusi melambat dan permintaan tetap stabil, XRP bisa mendapatkan kembali momentum kenaikan.

Pergerakan signifikan di atas US$1,62 akan memperkuat struktur teknikal. Pembelian yang berkelanjutan bisa membawa harga naik ke US$1,76, sehingga menginvalisasi thesis bearish dan memperkuat momentum pemulihan.
Vedeți traducerea
Ethereum Turun 7% Uji “Diamond Hands” Retail, tapi CEO Coinbase Lihat Sisi PositifEthereum (ETH) turun 6,6% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di sekitar US$1.947, seiring pasar aset kripto yang lebih luas terus menghadapi volatilitas dan tekanan ekonomi makro. Namun di tengah gejolak harga, CEO Coinbase Brian Armstrong justru menyoroti sumber optimisme yang mengejutkan: ketahanan investor ritel. Retail “Diamond Hands” Tetap Kuat meski Ethereum Turun 7% Armstrong menekankan bahwa, selain mampu bertahan dari penurunan pasar, pengguna ritel Coinbase justru memanfaatkan momen penurunan harga dengan melakukan aksi beli, sehingga terjadi peningkatan arus bersih kepemilikan BTC dan ETH. “Pengguna ritel di Coinbase sangat tangguh selama kondisi pasar seperti ini, menurut data kami,” tulis Armstrong. “Mereka terus membeli saat harga turun.” Menurut eksekutif Coinbase itu, mereka melihat adanya peningkatan unit native pada pengguna ritel di BTC dan ETH di exchange tersebut. Mengutip diamond hands, Armstrong menyebutkan sebagian besar pelanggan Coinbase memiliki saldo unit native pada Februari yang sama atau bahkan lebih besar dari saldo mereka di bulan Desember. CEO Coinbase menggambarkan tren ini sebagai narasi bullish yang berlawanan dengan pesimisme pasar saat ini. Ketika Bitcoin terkoreksi ke kisaran US$68.000–US$69.000 dan Ethereum turun 7% hingga di bawah US$2.000, investor ritel justru menunjukkan keyakinan, bukan panik. Performa Harga Bitcoin dan Ethereum | Sumber: TradingView Fenomena “diamond hands”, yaitu pengguna yang mempertahankan atau menambah kepemilikan aset kripto mereka meski harga turun, menunjukkan basis ritel yang semakin matang, yang mungkin dapat membantu menstabilkan harga sekaligus mendukung adopsi jangka panjang. Pandangan Beragam Muncul saat Keyakinan Ritel Menghadapi Risiko Pasar namun, tidak semua pihak sependapat dengan optimisme Armstrong. Beberapa kritikus berpendapat bahwa bertahan di tengah penurunan tajam hanya mencerminkan penurunan nilai investasi yang besar, bukan benar-benar ketahanan. Selain pola hold, para anggota komunitas juga menyuarakan kekhawatiran yang lebih luas terkait kebijakan dan akses pasar. “Pengguna ritel berhak mendapatkan akses pada yield dari stablecoin serta pencabutan aturan investor terakreditasi,” komentar Wendy O. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi DeFi yang lebih luas dan peluang yield dapat semakin memperkuat kepercayaan ritel. Situasi ini menjadi penting, karena hanya beberapa hari setelah laporan keuangan Q4 2025 Coinbase menunjukkan penurunan volume trading di tengah kapitalisasi pasar aset kripto yang lebih luas juga turun 11%. namun, exchange tersebut tetap mencatat arus masuk unit native dari pengguna ritel, yang mengindikasikan adanya batas bawah akumulasi yang mungkin bisa menjadi bantalan pasar di fase bearish. Sejarah siklus aset kripto menunjukkan bahwa periode keyakinan ritel yang kuat seringkali mendahului pemulihan harga, sebab para holder ritel justru mampu menyerap volatilitas saat pelaku institusi memilih sikap lebih hati-hati. Kualitas Keputusan Investor Antara 2002 dan 2025 | Sumber: Doctor Profit di X Jadi, meskipun pesan Armstrong menenangkan komunitas aset kripto dan secara halus membela kinerja Coinbase di tengah kuartal yang penuh gejolak, ini juga menunjukkan bahwa pasar ritel mulai beralih dari spekulasi jangka pendek ke akumulasi jangka panjang. Walau harga mungkin masih volatile dalam waktu dekat, pola ini menunjukkan bahwa investor ritel makin berperan sebagai penstabil pasar, dan berpotensi menjadi katalis pemulihan ketika sentimen pasar secara umum mulai berubah.

Ethereum Turun 7% Uji “Diamond Hands” Retail, tapi CEO Coinbase Lihat Sisi Positif

Ethereum (ETH) turun 6,6% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di sekitar US$1.947, seiring pasar aset kripto yang lebih luas terus menghadapi volatilitas dan tekanan ekonomi makro.

Namun di tengah gejolak harga, CEO Coinbase Brian Armstrong justru menyoroti sumber optimisme yang mengejutkan: ketahanan investor ritel.

Retail “Diamond Hands” Tetap Kuat meski Ethereum Turun 7%

Armstrong menekankan bahwa, selain mampu bertahan dari penurunan pasar, pengguna ritel Coinbase justru memanfaatkan momen penurunan harga dengan melakukan aksi beli, sehingga terjadi peningkatan arus bersih kepemilikan BTC dan ETH.

“Pengguna ritel di Coinbase sangat tangguh selama kondisi pasar seperti ini, menurut data kami,” tulis Armstrong. “Mereka terus membeli saat harga turun.”

Menurut eksekutif Coinbase itu, mereka melihat adanya peningkatan unit native pada pengguna ritel di BTC dan ETH di exchange tersebut.

Mengutip diamond hands, Armstrong menyebutkan sebagian besar pelanggan Coinbase memiliki saldo unit native pada Februari yang sama atau bahkan lebih besar dari saldo mereka di bulan Desember.

CEO Coinbase menggambarkan tren ini sebagai narasi bullish yang berlawanan dengan pesimisme pasar saat ini. Ketika Bitcoin terkoreksi ke kisaran US$68.000–US$69.000 dan Ethereum turun 7% hingga di bawah US$2.000, investor ritel justru menunjukkan keyakinan, bukan panik.

Performa Harga Bitcoin dan Ethereum | Sumber: TradingView

Fenomena “diamond hands”, yaitu pengguna yang mempertahankan atau menambah kepemilikan aset kripto mereka meski harga turun, menunjukkan basis ritel yang semakin matang, yang mungkin dapat membantu menstabilkan harga sekaligus mendukung adopsi jangka panjang.

Pandangan Beragam Muncul saat Keyakinan Ritel Menghadapi Risiko Pasar

namun, tidak semua pihak sependapat dengan optimisme Armstrong. Beberapa kritikus berpendapat bahwa bertahan di tengah penurunan tajam hanya mencerminkan penurunan nilai investasi yang besar, bukan benar-benar ketahanan.

Selain pola hold, para anggota komunitas juga menyuarakan kekhawatiran yang lebih luas terkait kebijakan dan akses pasar.

“Pengguna ritel berhak mendapatkan akses pada yield dari stablecoin serta pencabutan aturan investor terakreditasi,” komentar Wendy O.

Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi DeFi yang lebih luas dan peluang yield dapat semakin memperkuat kepercayaan ritel.

Situasi ini menjadi penting, karena hanya beberapa hari setelah laporan keuangan Q4 2025 Coinbase menunjukkan penurunan volume trading di tengah kapitalisasi pasar aset kripto yang lebih luas juga turun 11%.

namun, exchange tersebut tetap mencatat arus masuk unit native dari pengguna ritel, yang mengindikasikan adanya batas bawah akumulasi yang mungkin bisa menjadi bantalan pasar di fase bearish.

Sejarah siklus aset kripto menunjukkan bahwa periode keyakinan ritel yang kuat seringkali mendahului pemulihan harga, sebab para holder ritel justru mampu menyerap volatilitas saat pelaku institusi memilih sikap lebih hati-hati.

Kualitas Keputusan Investor Antara 2002 dan 2025 | Sumber: Doctor Profit di X

Jadi, meskipun pesan Armstrong menenangkan komunitas aset kripto dan secara halus membela kinerja Coinbase di tengah kuartal yang penuh gejolak, ini juga menunjukkan bahwa pasar ritel mulai beralih dari spekulasi jangka pendek ke akumulasi jangka panjang.

Walau harga mungkin masih volatile dalam waktu dekat, pola ini menunjukkan bahwa investor ritel makin berperan sebagai penstabil pasar, dan berpotensi menjadi katalis pemulihan ketika sentimen pasar secara umum mulai berubah.
Vedeți traducerea
Strategi Bisa Menutup Penuh Utang US$6 Miliar jika Bitcoin Turun 90%, Tapi Apa yang Terjadi di Ba...Strategy (MicroStrategy) hari ini menegaskan bahwa mereka bisa sepenuhnya menutup utang sebesar US$6 miliar bahkan jika harga Bitcoin turun 88% ke US$8.000. Namun, pertanyaan yang lebih besar adalah apa yang akan terjadi jika harga Bitcoin turun di bawah batas itu? Postingan perusahaan menyoroti cadangan Bitcoin senilai US$49,3 miliar (dengan asumsi harga US$69.000 per BTC) dan jatuh tempo surat utang konversi yang dijadwalkan hingga tahun 2032, dirancang agar tidak perlu melakukan likuidasi langsung. Strategi Menegaskan Apa yang Terjadi jika Harga Bitcoin Turun ke US$8.000 Hanya beberapa hari setelah panggilan laporan keuangannya, Strategy kembali menegaskan prospek harga Bitcoin US$8.000 dan apa yang akan terjadi pada perusahaan jika skenario itu benar-benar terjadi, untuk kedua kalinya. “Strategy dapat bertahan jika harga BTC turun hingga US$8.000 dan masih memiliki cukup aset untuk sepenuhnya menutupi utang kami,” ujar perusahaan. Sekilas, pengumuman ini menunjukkan ketahanan terhadap volatilitas ekstrem. namun, jika ditelusuri lebih dalam, US$8.000 ini nampaknya lebih sebagai “stress floor” secara teori daripada benar-benar menjadi pelindung dari risiko keuangan yang berat. Infografik MicroStrategy menampilkan tingkat penutupan utang di berbagai level harga Bitcoin (Strategy via X) Pada harga US$8.000, aset Strategy setara dengan liabilitasnya. Ekuitas secara teknis menjadi nol, namun perusahaan masih bisa menjalankan kewajiban utangnya tanpa harus menjual Bitcoin. “Kenapa US$8.000?: Ini adalah titik harga di mana total nilai kepemilikan Bitcoin mereka kira-kira sama dengan utang bersih mereka. Jika BTC bertahan di US$8.000 dalam jangka panjang, cadangan Bitcoin mereka tidak lagi mencukupi seluruh kewajiban keuangan jika dilakukan likuidasi,” jelas investor Giannis Andreou. Surat utang konversi masih bisa dipenuhi dan jatuh tempo yang bertahap memberi manajemen ruang bernapas. CEO perusahaan, Phong Le, baru-baru ini menegaskan bahkan jika harga BTC turun 90%, penurunan itu kemungkinan terjadi dalam beberapa tahun, memberi mereka waktu untuk restrukturisasi, menerbitkan saham baru, atau refinancing utang. “Pada skenario paling ekstrem, jika harga Bitcoin turun 90% menjadi US$8.000, yang sebenarnya cukup sulit dibayangkan, itu adalah titik di mana cadangan BTC kami sama dengan utang bersih kami dan kami tidak akan bisa lagi melunasi surat utang konversi dengan cadangan Bitcoin. Kami harus melakukan restrukturisasi, menerbitkan ekuitas tambahan, atau menerbitkan utang baru. Dan izinkan saya mengingatkan: skenario ini terjadi selama lima tahun ke depan. Jadi, saat ini saya tidak terlalu khawatir, bahkan jika Bitcoin anjlok,” papar Le. Tetapi di balik angka utama ini, terdapat jaring tekanan keuangan yang bisa makin parah jika Bitcoin turun lebih jauh lagi. Di Bawah US$8.000: Covenant dan Tekanan Margin Retakan pertama akan muncul pada kisaran US$7.000. Pinjaman beragunan BTC akan mengalami pelanggaran rasio LTV (Loan-to-Value), memicu permintaan tambahan agunan atau pelunasan sebagian utang. “Dalam kondisi pasar yang sangat buruk, kas cadangan akan habis dengan cepat jika tidak ada akses ke modal baru. Rasio loan-to-value akan melebihi 140%, dengan total liabilitas melampaui nilai aset. Bisnis perangkat lunak perusahaan menghasilkan pendapatan sekitar US$500 juta per tahun—jumlah ini tidak cukup untuk memenuhi kewajiban utang materiil secara mandiri,” terang Capitalist Exploits. Jika pasar dalam kondisi sepi, Strategy mungkin terpaksa menjual Bitcoin untuk memenuhi tuntutan pemberi pinjaman. Lingkaran ini bisa membuat harga BTC makin turun. Pada tahap ini, perusahaan masih secara teknis solven, namun setiap penjualan terpaksa akan memperbesar risiko pasar dan memperburuk risiko pelepasan leverage. Risiko Insolvensi Jadi Nyata di US$6.000 Jika turun lebih jauh ke US$6.000, skenarionya berubah drastis. Total aset jatuh jauh di bawah total utang, dan pemegang obligasi tanpa jaminan kemungkinan besar akan menanggung kerugian. Pemilik saham akan melihat nilai ekuitas mereka turun drastis, seperti membeli opsi call yang sangat jauh di bawah harga pasar, semuanya bergantung pada pemulihan BTC. Restrukturisasi menjadi sangat mungkin dilakukan walaupun perusahaan masih beroperasi. Manajemen bisa mengambil langkah seperti: Penukaran utang menjadi saham (debt-for-equity swap) Perpanjangan jatuh tempo utang, atau Pemangkasan utang sebagian untuk menstabilkan neraca. Di Bawah US$5.000: Batas Likuidasi Akan Datang Jika turun di bawah US$5.000, level ini menjadi batas di mana pemberi pinjaman dengan jaminan bisa memaksa likuidasi agunan. Jika dikombinasikan dengan likuiditas pasar yang tipis, kondisi ini bisa menyebabkan penjualan besar-besaran BTC dan efek berantai di pasar. Pada skenario ini: Ekuitas perusahaan sangat mungkin terhapus Utang tanpa jaminan akan sangat terpukul, dan Restrukturisasi atau kebangkrutan menjadi sangat mungkin terjadi. “Tidak ada yang mustahil…Likuidasi paksa hanya akan menjadi risiko jika perusahaan sudah tidak sanggup lagi membayar utangnya, bukan hanya karena volatilitas,” komentar Lark Davis. Kecepatan, Leverage, dan Likuiditas Sebagai Bahaya Sebenarnya Poin penting di sini adalah bahwa US$8.000 bukanlah batas kematian secara mutlak. Kemampuan bertahan bergantung pada: Kecepatan penurunan harga BTC: Penurunan yang sangat cepat bisa meningkatkan tekanan margin dan aksi jual secara refleks. Struktur utang: Utang yang sangat terjamin atau jatuh tempo pendek mempercepat risiko jika BTC turun di bawah US$8.000. Akses likuiditas: Jika market tutup atau kredit dibekukan, stres akan semakin berat dan bisa memicu spiral likuidasi meski di atas batas nominal tersebut. Harga BTC (US$ ribu) 14 | 13 | 12 | 11 | 10 | 9 | Ekuitas 8 |■■■■■■■■■■■■ Mulai Ekuitas Negatif 7 |■■■■■■■■■■■■■■■■ Pelanggaran LTV / Penjualan Paksa 6 |■■■■■■■■■■■■■■■■■■ Insolvensi Parah / Restrukturisasi 5 |■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ Likuidasi Paksa / Ekuitas Terhapus ----------------------------------------------------- US$8K US$7K US$6K US$5K Ambang Risiko LTV / Utang / Ekuitas Apa Artinya untuk Pasar? Strategy adalah salah satu holder BTC utama. Likuidasi paksa atau penjualan karena margin bisa menular ke pasar aset kripto lebih luas, yang berdampak pada ETF, para miner, dan trader yang gunakan leverage. Kepemilikan BTC Strategy | Sumber: Bitcoin Treasuries Walaupun Strategy masih bertahan, para pemegang saham akan menghadapi volatilitas yang sangat besar dan sentimen pasar bisa berubah drastis saat muncul kekhawatiran akan tekanan berat. Oleh sebab itu, walau pernyataan Strategy hari ini menunjukkan rasa percaya diri dan perencanaan neraca keuangan perusahaan, saat harga di bawah US$8.000, faktor leverage, perjanjian utang, serta likuiditas akan benar-benar menentukan batas bertahan sesungguhnya, bukan faktor harga saja.

Strategi Bisa Menutup Penuh Utang US$6 Miliar jika Bitcoin Turun 90%, Tapi Apa yang Terjadi di Ba...

Strategy (MicroStrategy) hari ini menegaskan bahwa mereka bisa sepenuhnya menutup utang sebesar US$6 miliar bahkan jika harga Bitcoin turun 88% ke US$8.000. Namun, pertanyaan yang lebih besar adalah apa yang akan terjadi jika harga Bitcoin turun di bawah batas itu?

Postingan perusahaan menyoroti cadangan Bitcoin senilai US$49,3 miliar (dengan asumsi harga US$69.000 per BTC) dan jatuh tempo surat utang konversi yang dijadwalkan hingga tahun 2032, dirancang agar tidak perlu melakukan likuidasi langsung.

Strategi Menegaskan Apa yang Terjadi jika Harga Bitcoin Turun ke US$8.000

Hanya beberapa hari setelah panggilan laporan keuangannya, Strategy kembali menegaskan prospek harga Bitcoin US$8.000 dan apa yang akan terjadi pada perusahaan jika skenario itu benar-benar terjadi, untuk kedua kalinya.

“Strategy dapat bertahan jika harga BTC turun hingga US$8.000 dan masih memiliki cukup aset untuk sepenuhnya menutupi utang kami,” ujar perusahaan.

Sekilas, pengumuman ini menunjukkan ketahanan terhadap volatilitas ekstrem. namun, jika ditelusuri lebih dalam, US$8.000 ini nampaknya lebih sebagai “stress floor” secara teori daripada benar-benar menjadi pelindung dari risiko keuangan yang berat.

Infografik MicroStrategy menampilkan tingkat penutupan utang di berbagai level harga Bitcoin (Strategy via X)

Pada harga US$8.000, aset Strategy setara dengan liabilitasnya. Ekuitas secara teknis menjadi nol, namun perusahaan masih bisa menjalankan kewajiban utangnya tanpa harus menjual Bitcoin.

“Kenapa US$8.000?: Ini adalah titik harga di mana total nilai kepemilikan Bitcoin mereka kira-kira sama dengan utang bersih mereka. Jika BTC bertahan di US$8.000 dalam jangka panjang, cadangan Bitcoin mereka tidak lagi mencukupi seluruh kewajiban keuangan jika dilakukan likuidasi,” jelas investor Giannis Andreou.

Surat utang konversi masih bisa dipenuhi dan jatuh tempo yang bertahap memberi manajemen ruang bernapas. CEO perusahaan, Phong Le, baru-baru ini menegaskan bahkan jika harga BTC turun 90%, penurunan itu kemungkinan terjadi dalam beberapa tahun, memberi mereka waktu untuk restrukturisasi, menerbitkan saham baru, atau refinancing utang.

“Pada skenario paling ekstrem, jika harga Bitcoin turun 90% menjadi US$8.000, yang sebenarnya cukup sulit dibayangkan, itu adalah titik di mana cadangan BTC kami sama dengan utang bersih kami dan kami tidak akan bisa lagi melunasi surat utang konversi dengan cadangan Bitcoin. Kami harus melakukan restrukturisasi, menerbitkan ekuitas tambahan, atau menerbitkan utang baru. Dan izinkan saya mengingatkan: skenario ini terjadi selama lima tahun ke depan. Jadi, saat ini saya tidak terlalu khawatir, bahkan jika Bitcoin anjlok,” papar Le.

Tetapi di balik angka utama ini, terdapat jaring tekanan keuangan yang bisa makin parah jika Bitcoin turun lebih jauh lagi.

Di Bawah US$8.000: Covenant dan Tekanan Margin

Retakan pertama akan muncul pada kisaran US$7.000. Pinjaman beragunan BTC akan mengalami pelanggaran rasio LTV (Loan-to-Value), memicu permintaan tambahan agunan atau pelunasan sebagian utang.

“Dalam kondisi pasar yang sangat buruk, kas cadangan akan habis dengan cepat jika tidak ada akses ke modal baru. Rasio loan-to-value akan melebihi 140%, dengan total liabilitas melampaui nilai aset. Bisnis perangkat lunak perusahaan menghasilkan pendapatan sekitar US$500 juta per tahun—jumlah ini tidak cukup untuk memenuhi kewajiban utang materiil secara mandiri,” terang Capitalist Exploits.

Jika pasar dalam kondisi sepi, Strategy mungkin terpaksa menjual Bitcoin untuk memenuhi tuntutan pemberi pinjaman. Lingkaran ini bisa membuat harga BTC makin turun.

Pada tahap ini, perusahaan masih secara teknis solven, namun setiap penjualan terpaksa akan memperbesar risiko pasar dan memperburuk risiko pelepasan leverage.

Risiko Insolvensi Jadi Nyata di US$6.000

Jika turun lebih jauh ke US$6.000, skenarionya berubah drastis. Total aset jatuh jauh di bawah total utang, dan pemegang obligasi tanpa jaminan kemungkinan besar akan menanggung kerugian.

Pemilik saham akan melihat nilai ekuitas mereka turun drastis, seperti membeli opsi call yang sangat jauh di bawah harga pasar, semuanya bergantung pada pemulihan BTC.

Restrukturisasi menjadi sangat mungkin dilakukan walaupun perusahaan masih beroperasi. Manajemen bisa mengambil langkah seperti:

Penukaran utang menjadi saham (debt-for-equity swap)

Perpanjangan jatuh tempo utang, atau

Pemangkasan utang sebagian untuk menstabilkan neraca.

Di Bawah US$5.000: Batas Likuidasi Akan Datang

Jika turun di bawah US$5.000, level ini menjadi batas di mana pemberi pinjaman dengan jaminan bisa memaksa likuidasi agunan. Jika dikombinasikan dengan likuiditas pasar yang tipis, kondisi ini bisa menyebabkan penjualan besar-besaran BTC dan efek berantai di pasar.

Pada skenario ini:

Ekuitas perusahaan sangat mungkin terhapus

Utang tanpa jaminan akan sangat terpukul, dan

Restrukturisasi atau kebangkrutan menjadi sangat mungkin terjadi.

“Tidak ada yang mustahil…Likuidasi paksa hanya akan menjadi risiko jika perusahaan sudah tidak sanggup lagi membayar utangnya, bukan hanya karena volatilitas,” komentar Lark Davis.

Kecepatan, Leverage, dan Likuiditas Sebagai Bahaya Sebenarnya

Poin penting di sini adalah bahwa US$8.000 bukanlah batas kematian secara mutlak. Kemampuan bertahan bergantung pada:

Kecepatan penurunan harga BTC: Penurunan yang sangat cepat bisa meningkatkan tekanan margin dan aksi jual secara refleks.

Struktur utang: Utang yang sangat terjamin atau jatuh tempo pendek mempercepat risiko jika BTC turun di bawah US$8.000.

Akses likuiditas: Jika market tutup atau kredit dibekukan, stres akan semakin berat dan bisa memicu spiral likuidasi meski di atas batas nominal tersebut.

Harga BTC (US$ ribu) 14 | 13 | 12 | 11 | 10 | 9 | Ekuitas 8 |■■■■■■■■■■■■ Mulai Ekuitas Negatif 7 |■■■■■■■■■■■■■■■■ Pelanggaran LTV / Penjualan Paksa 6 |■■■■■■■■■■■■■■■■■■ Insolvensi Parah / Restrukturisasi 5 |■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ Likuidasi Paksa / Ekuitas Terhapus ----------------------------------------------------- US$8K US$7K US$6K US$5K Ambang Risiko LTV / Utang / Ekuitas Apa Artinya untuk Pasar?

Strategy adalah salah satu holder BTC utama. Likuidasi paksa atau penjualan karena margin bisa menular ke pasar aset kripto lebih luas, yang berdampak pada ETF, para miner, dan trader yang gunakan leverage.

Kepemilikan BTC Strategy | Sumber: Bitcoin Treasuries

Walaupun Strategy masih bertahan, para pemegang saham akan menghadapi volatilitas yang sangat besar dan sentimen pasar bisa berubah drastis saat muncul kekhawatiran akan tekanan berat.

Oleh sebab itu, walau pernyataan Strategy hari ini menunjukkan rasa percaya diri dan perencanaan neraca keuangan perusahaan, saat harga di bawah US$8.000, faktor leverage, perjanjian utang, serta likuiditas akan benar-benar menentukan batas bertahan sesungguhnya, bukan faktor harga saja.
Vedeți traducerea
World Liberty Financial Milik Trump Menghadapi Investigasi Baru atas Investasi US$500 Juta dari UEASenator Demokrat Elizabeth Warren dan Andy Kim menantang Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menyelidiki masuknya dana asing sebesar US$500 juta ke bisnis aset kripto keluarga Presiden Donald Trump, World Liberty Financial. Dalam surat yang dikirim ke Kementerian Keuangan, para legislator menyoroti pembelian yang mengalihkan 49% saham ekuitas proyek tersebut kepada sebuah kendaraan investasi yang didukung oleh Uni Emirat Arab, hanya 96 jam sebelum Trump dilantik sebagai presiden. Anggota Kongres AS Minta Investigasi Treasury terhadap WLFI Warren dan Kim meminta Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) menentukan apakah penanaman modal ke WLFI ini mengancam keamanan nasional. “Mengingat kecepatan penyelesaian kesepakatan ini—yang ‘memberikan bayaran cepat kepada entitas yang berafiliasi dengan Trump’—penting untuk mengetahui apakah pejabat Trump memberikan perlakuan khusus kepada investor yang didukung UEA,” tulis para legislator tersebut dalam suratnya. Para senator memfokuskan penyelidikan mereka pada asal dana tersebut. Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, penasihat keamanan nasional UEA, dikabarkan menjadi penggerak investasi ini. Transaksi ini menempatkan dua eksekutif dari perusahaan artificial intelligence miliknya, G42, langsung ke dalam jajaran dewan lima anggota World Liberty Financial. Para senator berpendapat bahwa pengaturan ini memberikan kendali operasional kepada entitas asing atas perusahaan yang secara eksplisit terikat dengan presiden yang sedang menjabat. Warren dan Kim menyoroti risiko geopolitik yang berkaitan dengan G42. Mereka menuturkan bahwa pejabat intelijen AS sebelumnya telah menyoroti perusahaan ini lantaran diduga memasok teknologi pengawasan kepada militer Cina. “Intelijen AS sudah lama memperingatkan bahwa G42 mungkin saja telah menyediakan teknologi untuk membantu militer Cina, dan CEO G42 saat ini dikabarkan pernah bekerja sama dengan insinyur Cina untuk mengembangkan aplikasi pesan yang menyamar sebagai alat pengawasan,” terang para legislator tersebut. Para legislator menilai keterlibatan G42 menciptakan jalur langsung pengaruh asing dalam kepentingan keuangan pribadi sang presiden. Surat tersebut juga menegaskan risiko terhadap privasi data. Para senator memperingatkan bahwa investor asing kini berpotensi mengakses metadata keuangan yang sensitif. Mereka menekankan bahwa alamat wallet, pengenal perangkat, dan catatan lokasi para pejabat tinggi AS yang menggunakan platform itu berisiko terkirim langsung ke dinas intelijen asing lewat sistem belakang proyek tersebut. Bessent sekarang menghadapi tenggat waktu ketat pada 5 Maret untuk menjelaskan bagaimana Kementerian Keuangan akan menyikapi konflik ini. Penyelidikan ini memaksa sang menteri untuk memutuskan apakah akan membuka penyelidikan atas kesepakatan yang memperkaya atasannya. Perlu dicatat, ini bukan kali pertama Warren mengkritik kesepakatan kripto Trump dengan UEA. Tahun lalu, BeInCrypto melaporkan bahwa sang senator mengungkapkan kekhawatiran atas keamanan nasional dan korupsi setelah mencuat laporan tentang urusan presiden dengan negara Timur Tengah tersebut.

World Liberty Financial Milik Trump Menghadapi Investigasi Baru atas Investasi US$500 Juta dari UEA

Senator Demokrat Elizabeth Warren dan Andy Kim menantang Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menyelidiki masuknya dana asing sebesar US$500 juta ke bisnis aset kripto keluarga Presiden Donald Trump, World Liberty Financial.

Dalam surat yang dikirim ke Kementerian Keuangan, para legislator menyoroti pembelian yang mengalihkan 49% saham ekuitas proyek tersebut kepada sebuah kendaraan investasi yang didukung oleh Uni Emirat Arab, hanya 96 jam sebelum Trump dilantik sebagai presiden.

Anggota Kongres AS Minta Investigasi Treasury terhadap WLFI

Warren dan Kim meminta Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) menentukan apakah penanaman modal ke WLFI ini mengancam keamanan nasional.

“Mengingat kecepatan penyelesaian kesepakatan ini—yang ‘memberikan bayaran cepat kepada entitas yang berafiliasi dengan Trump’—penting untuk mengetahui apakah pejabat Trump memberikan perlakuan khusus kepada investor yang didukung UEA,” tulis para legislator tersebut dalam suratnya.

Para senator memfokuskan penyelidikan mereka pada asal dana tersebut. Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, penasihat keamanan nasional UEA, dikabarkan menjadi penggerak investasi ini.

Transaksi ini menempatkan dua eksekutif dari perusahaan artificial intelligence miliknya, G42, langsung ke dalam jajaran dewan lima anggota World Liberty Financial.

Para senator berpendapat bahwa pengaturan ini memberikan kendali operasional kepada entitas asing atas perusahaan yang secara eksplisit terikat dengan presiden yang sedang menjabat.

Warren dan Kim menyoroti risiko geopolitik yang berkaitan dengan G42. Mereka menuturkan bahwa pejabat intelijen AS sebelumnya telah menyoroti perusahaan ini lantaran diduga memasok teknologi pengawasan kepada militer Cina.

“Intelijen AS sudah lama memperingatkan bahwa G42 mungkin saja telah menyediakan teknologi untuk membantu militer Cina, dan CEO G42 saat ini dikabarkan pernah bekerja sama dengan insinyur Cina untuk mengembangkan aplikasi pesan yang menyamar sebagai alat pengawasan,” terang para legislator tersebut.

Para legislator menilai keterlibatan G42 menciptakan jalur langsung pengaruh asing dalam kepentingan keuangan pribadi sang presiden.

Surat tersebut juga menegaskan risiko terhadap privasi data. Para senator memperingatkan bahwa investor asing kini berpotensi mengakses metadata keuangan yang sensitif.

Mereka menekankan bahwa alamat wallet, pengenal perangkat, dan catatan lokasi para pejabat tinggi AS yang menggunakan platform itu berisiko terkirim langsung ke dinas intelijen asing lewat sistem belakang proyek tersebut.

Bessent sekarang menghadapi tenggat waktu ketat pada 5 Maret untuk menjelaskan bagaimana Kementerian Keuangan akan menyikapi konflik ini. Penyelidikan ini memaksa sang menteri untuk memutuskan apakah akan membuka penyelidikan atas kesepakatan yang memperkaya atasannya.

Perlu dicatat, ini bukan kali pertama Warren mengkritik kesepakatan kripto Trump dengan UEA. Tahun lalu, BeInCrypto melaporkan bahwa sang senator mengungkapkan kekhawatiran atas keamanan nasional dan korupsi setelah mencuat laporan tentang urusan presiden dengan negara Timur Tengah tersebut.
Vedeți traducerea
Cardano Tetapkan Target Februari untuk Peluncuran Stablecoin USDCx guna Tingkatkan LikuiditasEkosistem blockchain Cardano akan mengintegrasikan USDCx, varian dari stablecoin USDC milik Circle, pada akhir Februari. Pada 15 Februari, Philip DiSaro, CEO dari perusahaan pengembang smart contract Anastasia Labs, mengonfirmasi bahwa “USDCx” akan diluncurkan di jaringan Cardano sebelum akhir bulan. Cardano Bidik Kekurangan Stablecoin dengan Debut USDCx yang Akan Datang USDCx adalah stablecoin berdenominasi dolar yang didukung 1:1 oleh USDC yang disimpan melalui infrastruktur xReserve Circle. Circle sendiri merupakan penerbit USDC, stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar. Menurut DiSaro, USDCx akan berfungsi sama persis dengan USDC native untuk pengguna ritel, sehingga transaksi di berbagai decentralized application bisa berjalan mulus. namun, ia menerangkan bahwa aset ini punya sedikit perbedaan mekanisme penukaran jika dibandingkan dengan USDC. “USDCx secara fungsional identik dengan USDC native untuk pengguna ritel. Satu-satunya perbedaan dalam fungsionalitas adalah USDC bisa ditebus langsung menjadi USD di rekening bank melalui Circle, hanya oleh mitra institusi Circle. Artinya, hal ini tidak bisa dilakukan dan tidak relevan bagi pengguna ritel, bahkan untuk pengguna DeFi tingkat lanjut, karena mereka pun tak bisa melakukan ini dengan USDC,” terang DiSaro . Meski begitu, DiSaro menegaskan bahwa stablecoin baru ini tetap punya utilitas penuh USDC untuk ekosistem Cardano secara luas. “USDCx bukan USDC versi cacat; ia memiliki seluruh fungsi yang dimiliki USDC bagi pengguna ritel. Kamu bisa menjembatani USDCx ke chain mana pun yang mendukung CCTP hanya dalam satu transaksi, jumlah transaksinya pun akan sama jika kita punya USDC native. Segala sesuatu yang bisa kamu bayar dengan USDC dalam transaksi, bisa juga kamu bayar dengan USDCx,” papar DiSaro. Meski begitu, para pengamat pasar menilai bahwa peluncuran ini merupakan upgrade infrastruktur penting bagi Cardano. Menariknya, blockchain yang dipimpin oleh Charles Hoskinson ini memang secara historis cukup kesulitan menarik likuiditas stablecoin yang besar seperti di chain pesaingnya, misalnya Ethereum dan Solana. Data dari DeFiLlama menunjukkan, Cardano hanya menampung kurang dari US$40 juta dalam suplai stablecoin, sedangkan Ethereum rivalnya punya suplai stablecoin hingga miliaran US$. Upaya sebelumnya untuk meningkatkan likuiditas stablecoin di Cardano sebagian besar gagal menarik minat, sehingga membuat jaringan ini kalah bersaing di sektor decentralized finance. Maka, langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah lama fragmentasi likuiditas di jaringan Cardano sekaligus memperkuat kemampuan decentralized finance-nya. Sementara itu, inisiatif ini hadir di saat Cardano mencoba meninggalkan reputasi keterisolasian dengan integrasi dengan LayerZero, protokol interoperabilitas yang memfasilitasi komunikasi antar blockchain. Dengan memanfaatkan LayerZero, aplikasi Cardano secara teori dapat berinteraksi secara trustless dengan lebih dari 50 jaringan lain, termasuk Ethereum dan Solana. namun, para investor belum memberikan respons positif terhadap perubahan infrastruktur ini. Data BeInCrypto memperlihatkan bahwa native token ADA di jaringan ini turun lebih dari 25% dalam sebulan terakhir dan menyentuh level terendah dalam 2 tahun di US$0,24. Saat penulisan, harganya telah pulih ke US$0,28. Kinerja harga ini mencerminkan tren penurunan pasar aset kripto secara umum, sekaligus keraguan soal kemampuan chain ini merebut pangsa pasar di ekonomi kripto yang semakin padat persaingan.

Cardano Tetapkan Target Februari untuk Peluncuran Stablecoin USDCx guna Tingkatkan Likuiditas

Ekosistem blockchain Cardano akan mengintegrasikan USDCx, varian dari stablecoin USDC milik Circle, pada akhir Februari.

Pada 15 Februari, Philip DiSaro, CEO dari perusahaan pengembang smart contract Anastasia Labs, mengonfirmasi bahwa “USDCx” akan diluncurkan di jaringan Cardano sebelum akhir bulan.

Cardano Bidik Kekurangan Stablecoin dengan Debut USDCx yang Akan Datang

USDCx adalah stablecoin berdenominasi dolar yang didukung 1:1 oleh USDC yang disimpan melalui infrastruktur xReserve Circle. Circle sendiri merupakan penerbit USDC, stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Menurut DiSaro, USDCx akan berfungsi sama persis dengan USDC native untuk pengguna ritel, sehingga transaksi di berbagai decentralized application bisa berjalan mulus.

namun, ia menerangkan bahwa aset ini punya sedikit perbedaan mekanisme penukaran jika dibandingkan dengan USDC.

“USDCx secara fungsional identik dengan USDC native untuk pengguna ritel. Satu-satunya perbedaan dalam fungsionalitas adalah USDC bisa ditebus langsung menjadi USD di rekening bank melalui Circle, hanya oleh mitra institusi Circle. Artinya, hal ini tidak bisa dilakukan dan tidak relevan bagi pengguna ritel, bahkan untuk pengguna DeFi tingkat lanjut, karena mereka pun tak bisa melakukan ini dengan USDC,” terang DiSaro .

Meski begitu, DiSaro menegaskan bahwa stablecoin baru ini tetap punya utilitas penuh USDC untuk ekosistem Cardano secara luas.

“USDCx bukan USDC versi cacat; ia memiliki seluruh fungsi yang dimiliki USDC bagi pengguna ritel. Kamu bisa menjembatani USDCx ke chain mana pun yang mendukung CCTP hanya dalam satu transaksi, jumlah transaksinya pun akan sama jika kita punya USDC native. Segala sesuatu yang bisa kamu bayar dengan USDC dalam transaksi, bisa juga kamu bayar dengan USDCx,” papar DiSaro.

Meski begitu, para pengamat pasar menilai bahwa peluncuran ini merupakan upgrade infrastruktur penting bagi Cardano.

Menariknya, blockchain yang dipimpin oleh Charles Hoskinson ini memang secara historis cukup kesulitan menarik likuiditas stablecoin yang besar seperti di chain pesaingnya, misalnya Ethereum dan Solana.

Data dari DeFiLlama menunjukkan, Cardano hanya menampung kurang dari US$40 juta dalam suplai stablecoin, sedangkan Ethereum rivalnya punya suplai stablecoin hingga miliaran US$.

Upaya sebelumnya untuk meningkatkan likuiditas stablecoin di Cardano sebagian besar gagal menarik minat, sehingga membuat jaringan ini kalah bersaing di sektor decentralized finance.

Maka, langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah lama fragmentasi likuiditas di jaringan Cardano sekaligus memperkuat kemampuan decentralized finance-nya.

Sementara itu, inisiatif ini hadir di saat Cardano mencoba meninggalkan reputasi keterisolasian dengan integrasi dengan LayerZero, protokol interoperabilitas yang memfasilitasi komunikasi antar blockchain.

Dengan memanfaatkan LayerZero, aplikasi Cardano secara teori dapat berinteraksi secara trustless dengan lebih dari 50 jaringan lain, termasuk Ethereum dan Solana.

namun, para investor belum memberikan respons positif terhadap perubahan infrastruktur ini.

Data BeInCrypto memperlihatkan bahwa native token ADA di jaringan ini turun lebih dari 25% dalam sebulan terakhir dan menyentuh level terendah dalam 2 tahun di US$0,24. Saat penulisan, harganya telah pulih ke US$0,28.

Kinerja harga ini mencerminkan tren penurunan pasar aset kripto secara umum, sekaligus keraguan soal kemampuan chain ini merebut pangsa pasar di ekonomi kripto yang semakin padat persaingan.
Bursa se luptă să controleze speculația de retail în timp ce metalele devin cele mai fierbinți tranzacții din ChinaMetalele industriale au devenit brusc unul dintre cele mai tranzacționate active din China, cu volumele de futures pe aluminiu, cupru, nichel și staniu crescând dramatic pe măsură ce traderii de retail s-au înghesuit să intre pe piață. Creșterea activității a determinat schimbul și reglementatorii să intervină în mod repetat, generând astfel îngrijorări că valul de speculație — nu fundamentele — este cel care determină prețurile și volatilitatea. Traderii de retail stimulează creșterea rapidă a volumului metalelor Datele de piață recente arată că activitatea de tranzacționare în metalele de bază principale a crescut cu o viteză extraordinară. Volumul total de futures pe aluminiu, cupru, nichel și staniu la Bursa de Futures din Shanghai a crescut brusc de la o lună la alta, depășind recent media.

Bursa se luptă să controleze speculația de retail în timp ce metalele devin cele mai fierbinți tranzacții din China

Metalele industriale au devenit brusc unul dintre cele mai tranzacționate active din China, cu volumele de futures pe aluminiu, cupru, nichel și staniu crescând dramatic pe măsură ce traderii de retail s-au înghesuit să intre pe piață.

Creșterea activității a determinat schimbul și reglementatorii să intervină în mod repetat, generând astfel îngrijorări că valul de speculație — nu fundamentele — este cel care determină prețurile și volatilitatea.

Traderii de retail stimulează creșterea rapidă a volumului metalelor

Datele de piață recente arată că activitatea de tranzacționare în metalele de bază principale a crescut cu o viteză extraordinară. Volumul total de futures pe aluminiu, cupru, nichel și staniu la Bursa de Futures din Shanghai a crescut brusc de la o lună la alta, depășind recent media.
Prețul Hedera (HBAR) Vizează o Creștere de 57% în Timp Ce Short Squeeze Pare să Pândescă TraderiiPrețul Hedera a crescut în ultimele sesiuni, astfel că poziția HBAR este pregătită pentru un breakout din modelul grafic bullish. Pergerarea recentă arată un sentiment îmbunătățit în rândul unor altcoinuri. Totuși, breakout-ul necesită o acțiune de cumpărare suplimentară. Investitorii HBAR Cumpără Indexul Fluxului de Bani indică o presiune de cumpărare pentru HBAR în creștere. Acest indicator continuă să crească, semnalând că fluxul de fonduri începe să revină la acest activ cripto. O citire MFI din ce în ce mai puternică indică adesea o cerere în creștere în faza incipientă a recuperării.

Prețul Hedera (HBAR) Vizează o Creștere de 57% în Timp Ce Short Squeeze Pare să Pândescă Traderii

Prețul Hedera a crescut în ultimele sesiuni, astfel că poziția HBAR este pregătită pentru un breakout din modelul grafic bullish.

Pergerarea recentă arată un sentiment îmbunătățit în rândul unor altcoinuri. Totuși, breakout-ul necesită o acțiune de cumpărare suplimentară.

Investitorii HBAR Cumpără

Indexul Fluxului de Bani indică o presiune de cumpărare pentru HBAR în creștere. Acest indicator continuă să crească, semnalând că fluxul de fonduri începe să revină la acest activ cripto. O citire MFI din ce în ce mai puternică indică adesea o cerere în creștere în faza incipientă a recuperării.
Morgan Stanley Caută Talente Crypto pentru a Dezvolta Infrastructura DeFi și TokenizareaMorgan Stanley, raksasa bancar cu active de 9 trilioane USD, își intensifică eforturile de a-și îmbunătăți capacitățile de infrastructură în sectorul DeFi și tokenizarea activelor din lumea reală. Această inițiativă este în conformitate cu o tendință mai largă în care instituțiile financiare tradiționale caută profesioniști calificați pentru a profita de politicile pro-crypto din SUA în prezent. Morgan Stanley Își Intensifică Eforturile în Finanțele Decentralizate și Tokenizare Conform anunțului de angajare de pe LinkedIn, această companie de pe Wall Street caută un inginer de nivel senior pentru a conduce arhitectura lor blockchain.

Morgan Stanley Caută Talente Crypto pentru a Dezvolta Infrastructura DeFi și Tokenizarea

Morgan Stanley, raksasa bancar cu active de 9 trilioane USD, își intensifică eforturile de a-și îmbunătăți capacitățile de infrastructură în sectorul DeFi și tokenizarea activelor din lumea reală.

Această inițiativă este în conformitate cu o tendință mai largă în care instituțiile financiare tradiționale caută profesioniști calificați pentru a profita de politicile pro-crypto din SUA în prezent.

Morgan Stanley Își Intensifică Eforturile în Finanțele Decentralizate și Tokenizare

Conform anunțului de angajare de pe LinkedIn, această companie de pe Wall Street caută un inginer de nivel senior pentru a conduce arhitectura lor blockchain.
Vedeți traducerea
Vitalik Buterin Peringatkan Pasar Prediksi Bisa Ambruk jika Tidak Segera DiperbaikiCo-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menyerukan restrukturisasi mendasar pada prediction market terdesentralisasi. Ia berpendapat bahwa ketergantungan industri ini saat ini pada judi spekulatif justru mengancam keberlanjutan jangka panjangnya. Pandangan ini muncul karena prediction market seperti Polymarket telah menikmati kesuksesan besar sepanjang tahun lalu. Buterin Serukan Perombakan Struktural untuk Prediction Market Pada 14 Februari lalu, Buterin mengemukakan bahwa meskipun platform seperti Polymarket telah meraih volume transaksi besar dan perhatian khalayak umum, mereka saat ini mengalami apa yang ia sebut sebagai “kecocokan pasar produk yang tidak sehat.” “[Prediction market] nampaknya terlalu berkonsentrasi pada kecocokan pasar produk yang tidak sehat: mengarah ke taruhan harga aset kripto jangka pendek, taruhan olahraga, dan hal-hal serupa lainnya yang memang memberikan efek dopamin tetapi tidak menawarkan pemenuhan jangka panjang maupun nilai informasi bagi masyarakat,” ujar Buterin. Ia juga memperingatkan bahwa sektor ini sangat bergantung pada “trader naif,” yaitu spekulan yang mencari imbalan dalam waktu singkat. Perilaku spekulatif semacam ini sangat bertolak belakang dengan tujuan asli prediction market, yakni membantu penemuan informasi dan manajemen risiko. Buterin membagi partisipan pasar saat ini menjadi dua kelompok berbeda: “trader pintar” dan “pecundang uang.” Untuk saat ini, kategori kedua didominasi oleh petaruh ritel. Ia menekankan bahwa bila prediction market terus mengutamakan ekstraksi pendapatan dari pengguna seperti ini, dibandingkan manfaat bagi masyarakat, maka prediction market berisiko lenyap saat bear market ketika euforia spekulasi memudar. “Tidak ada yang secara moral sangat salah dengan mengambil uang dari orang-orang yang punya pendapat bodoh. Tapi tetap saja ada sesuatu yang secara mendasar terasa ‘terkutuk’ jika terlalu mengandalkan hal ini. Itu akan membuat platform terdorong mencari trader dengan opini bodoh, lalu menciptakan citra publik dan komunitas yang mendorong opini bodoh demi mendatangkan lebih banyak orang,” terang co-founder Ethereum ini. Supaya berjalan berkelanjutan, Buterin mengusulkan agar platform prediction market beralih ke konsep “hedging”, yaitu lebih berperan sebagai mekanisme asuransi, bukan sekadar platform taruhan. Dalam model ini, pengguna tidak lagi bertaruh demi keuntungan semata, melainkan untuk melindungi diri dari risiko dunia nyata—seperti seorang pemilik bisnis yang bertaruh pada perubahan kebijakan yang berpotensi menggangu rantai pasokannya sendiri. Sistem Hedge Berbasis AI untuk Gantikan Fiat Rekomendasi co-founder Ethereum ini bahkan masuk ke ranah ekonomi yang lebih radikal, dengan mengusulkan prediction market suatu hari nanti bisa membuat stablecoin berbasis fiat menjadi usang. Buterin mengajukan ide pembuatan indeks harga yang sangat detail untuk berbagai kategori barang dan jasa utama secara global. Berdasarkan kerangka teori ini, pengguna nantinya dapat memakai Large Language Model (LLM) lokal untuk menganalisis kebiasaan konsumsi diri sendiri. AI akan membuat “keranjang” saham aset khusus yang mencerminkan biaya hidup pengguna tersebut. Dengan mempertahankan kepemilikan saham prediction market semacam ini, alih-alih aset yang dipatok pada dolar AS seperti USDC atau USDT, pengguna secara teori bisa menjaga daya beli terhadap inflasi tanpa harus mengandalkan infrastruktur perbankan tradisional. “Kita sama sekali tidak memerlukan mata uang fiat! Orang bisa menyimpan saham, ETH, atau aset lain untuk mengembangkan kekayaan, dan kepemilikan saham prediction market personal saat menginginkan kestabilan,” tulisnya . Buterin mengakui bahwa peralihan dari fase “beli info” ke fase ekonomi hedging yang lebih canggih tentu membutuhkan infrastruktur baru. Meski begitu, ia tetap menilai penggantian mata uang fiat dengan portofolio aset yang lebih terdiversifikasi sebagai evolusi teknologi paling puncak.

Vitalik Buterin Peringatkan Pasar Prediksi Bisa Ambruk jika Tidak Segera Diperbaiki

Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menyerukan restrukturisasi mendasar pada prediction market terdesentralisasi. Ia berpendapat bahwa ketergantungan industri ini saat ini pada judi spekulatif justru mengancam keberlanjutan jangka panjangnya.

Pandangan ini muncul karena prediction market seperti Polymarket telah menikmati kesuksesan besar sepanjang tahun lalu.

Buterin Serukan Perombakan Struktural untuk Prediction Market

Pada 14 Februari lalu, Buterin mengemukakan bahwa meskipun platform seperti Polymarket telah meraih volume transaksi besar dan perhatian khalayak umum, mereka saat ini mengalami apa yang ia sebut sebagai “kecocokan pasar produk yang tidak sehat.”

“[Prediction market] nampaknya terlalu berkonsentrasi pada kecocokan pasar produk yang tidak sehat: mengarah ke taruhan harga aset kripto jangka pendek, taruhan olahraga, dan hal-hal serupa lainnya yang memang memberikan efek dopamin tetapi tidak menawarkan pemenuhan jangka panjang maupun nilai informasi bagi masyarakat,” ujar Buterin.

Ia juga memperingatkan bahwa sektor ini sangat bergantung pada “trader naif,” yaitu spekulan yang mencari imbalan dalam waktu singkat.

Perilaku spekulatif semacam ini sangat bertolak belakang dengan tujuan asli prediction market, yakni membantu penemuan informasi dan manajemen risiko.

Buterin membagi partisipan pasar saat ini menjadi dua kelompok berbeda: “trader pintar” dan “pecundang uang.” Untuk saat ini, kategori kedua didominasi oleh petaruh ritel.

Ia menekankan bahwa bila prediction market terus mengutamakan ekstraksi pendapatan dari pengguna seperti ini, dibandingkan manfaat bagi masyarakat, maka prediction market berisiko lenyap saat bear market ketika euforia spekulasi memudar.

“Tidak ada yang secara moral sangat salah dengan mengambil uang dari orang-orang yang punya pendapat bodoh. Tapi tetap saja ada sesuatu yang secara mendasar terasa ‘terkutuk’ jika terlalu mengandalkan hal ini. Itu akan membuat platform terdorong mencari trader dengan opini bodoh, lalu menciptakan citra publik dan komunitas yang mendorong opini bodoh demi mendatangkan lebih banyak orang,” terang co-founder Ethereum ini.

Supaya berjalan berkelanjutan, Buterin mengusulkan agar platform prediction market beralih ke konsep “hedging”, yaitu lebih berperan sebagai mekanisme asuransi, bukan sekadar platform taruhan.

Dalam model ini, pengguna tidak lagi bertaruh demi keuntungan semata, melainkan untuk melindungi diri dari risiko dunia nyata—seperti seorang pemilik bisnis yang bertaruh pada perubahan kebijakan yang berpotensi menggangu rantai pasokannya sendiri.

Sistem Hedge Berbasis AI untuk Gantikan Fiat

Rekomendasi co-founder Ethereum ini bahkan masuk ke ranah ekonomi yang lebih radikal, dengan mengusulkan prediction market suatu hari nanti bisa membuat stablecoin berbasis fiat menjadi usang.

Buterin mengajukan ide pembuatan indeks harga yang sangat detail untuk berbagai kategori barang dan jasa utama secara global.

Berdasarkan kerangka teori ini, pengguna nantinya dapat memakai Large Language Model (LLM) lokal untuk menganalisis kebiasaan konsumsi diri sendiri. AI akan membuat “keranjang” saham aset khusus yang mencerminkan biaya hidup pengguna tersebut.

Dengan mempertahankan kepemilikan saham prediction market semacam ini, alih-alih aset yang dipatok pada dolar AS seperti USDC atau USDT, pengguna secara teori bisa menjaga daya beli terhadap inflasi tanpa harus mengandalkan infrastruktur perbankan tradisional.

“Kita sama sekali tidak memerlukan mata uang fiat! Orang bisa menyimpan saham, ETH, atau aset lain untuk mengembangkan kekayaan, dan kepemilikan saham prediction market personal saat menginginkan kestabilan,” tulisnya .

Buterin mengakui bahwa peralihan dari fase “beli info” ke fase ekonomi hedging yang lebih canggih tentu membutuhkan infrastruktur baru.

Meski begitu, ia tetap menilai penggantian mata uang fiat dengan portofolio aset yang lebih terdiversifikasi sebagai evolusi teknologi paling puncak.
Ethereum Revine la 2.000 USD – dar Graficele Balenei Arată Mai Multe ÎngrijorăriPrețul Ethereum rămâne sub presiune după o scădere recentă care a oprit momentum recuperării. ETH se tranzacționează la 2.087 USD și a revenit la nivelul de 2.000 USD, dar nu a reușit să formeze o creștere durabilă. Provocarea cu care se confruntă Ethereum nu este doar nivelul de rezistență, ci și îndoiala din rândul grupurilor principale de deținători. Balena Ethereum Jual… lalu Beli Lagi Balenele și deținătorii pe termen lung sunt două grupuri cele mai influente de pe orice piață de active cripto. În cazul Ethereum, aceste două grupuri oferă semnale diverse. Lipsa de aliniere cauzează mișcări laterale ale prețului pe o perioadă lungă.

Ethereum Revine la 2.000 USD – dar Graficele Balenei Arată Mai Multe Îngrijorări

Prețul Ethereum rămâne sub presiune după o scădere recentă care a oprit momentum recuperării. ETH se tranzacționează la 2.087 USD și a revenit la nivelul de 2.000 USD, dar nu a reușit să formeze o creștere durabilă.

Provocarea cu care se confruntă Ethereum nu este doar nivelul de rezistență, ci și îndoiala din rândul grupurilor principale de deținători.

Balena Ethereum Jual… lalu Beli Lagi

Balenele și deținătorii pe termen lung sunt două grupuri cele mai influente de pe orice piață de active cripto. În cazul Ethereum, aceste două grupuri oferă semnale diverse. Lipsa de aliniere cauzează mișcări laterale ale prețului pe o perioadă lungă.
Pi Network Pimpin Chart Harian cu Reli 25%, Aceasta este MotivulPrețul Pi Coin a crescut cu 25% în ultimele 24 de ore, marcând cea mai puternică creștere zilnică de la începutul lunii noiembrie 2025. Această mișcare este, de asemenea, prima creștere consecutivă în aproape șase săptămâni. Această creștere a avut loc în timp ce sentimentul pieței activelor cripto, în general, a început să se stabilizeze. Spre deosebire de creșterile scurte anterioare, această creștere reflectă o îmbunătățire a semnalelor tehnice și derivate. Holder și Trader Pi Coin Ubah Sikap Indicele de Forță Relativă, sau RSI, arată că Pi Coin a reușit să recupereze după aproape o lună petrecută în zona de supravânzare. O citire RSI sub 30,0 indică de obicei o presiune de vânzare puternică. În această situație, condițiile bearish persistente urmează o tendință generală de scădere a pieței.

Pi Network Pimpin Chart Harian cu Reli 25%, Aceasta este Motivul

Prețul Pi Coin a crescut cu 25% în ultimele 24 de ore, marcând cea mai puternică creștere zilnică de la începutul lunii noiembrie 2025. Această mișcare este, de asemenea, prima creștere consecutivă în aproape șase săptămâni.

Această creștere a avut loc în timp ce sentimentul pieței activelor cripto, în general, a început să se stabilizeze. Spre deosebire de creșterile scurte anterioare, această creștere reflectă o îmbunătățire a semnalelor tehnice și derivate.

Holder și Trader Pi Coin Ubah Sikap

Indicele de Forță Relativă, sau RSI, arată că Pi Coin a reușit să recupereze după aproape o lună petrecută în zona de supravânzare. O citire RSI sub 30,0 indică de obicei o presiune de vânzare puternică. În această situație, condițiile bearish persistente urmează o tendință generală de scădere a pieței.
Vedeți traducerea
Hodler Baru Solana Turun 2,3 Juta, Akankah Berdampak pada Pemulihan Harga?Harga Solana bergerak sideways dalam beberapa sesi terakhir, menunjukkan konsolidasi dan bukan pemulihan yang meyakinkan. Walaupun harga sempat memantul, perilaku investor memperlihatkan kepercayaan yang masih terbatas di pasar aset kripto secara keseluruhan. Selama 10 hari terakhir, harga Solana relatif stabil dalam rentang perdagangan tertentu. Namun, stabilitas ini belum membuat investor kembali melakukan akumulasi. Solana Kehilangan Kepercayaan Holder Baru Investor baru Solana menjadi yang pertama mengurangi aktivitas. Alamat yang melakukan transaksi pertama di jaringan termasuk kategori alamat baru. Awal tahun ini, Solana mencatat hampir 10 juta alamat baru pada puncak keterlibatan. Dalam empat hari terakhir, jumlah tersebut turun 23% menjadi 7,62 juta. Penurunan ini menandakan melambatnya pertumbuhan pengguna baru. Melemahnya ekspansi jaringan biasanya mencerminkan keraguan calon pembeli yang memilih menunggu sinyal pemulihan yang lebih jelas. Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini. Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode Koreksi ini menandakan holder ingin konfirmasi penguatan yang lebih solid sebelum kembali masuk agresif. Banyak yang memilih tidak mengejar reli jangka pendek. Sampai kenaikan harga yang konsisten muncul, pertumbuhan onboarding pengguna kemungkinan tetap terbatas. Holder Solana Juga Mengalami Koreksi Data perubahan posisi bersih exchange menyorot adanya pergeseran dari tekanan beli ke tekanan jual. Batang hijau menunjukkan masuknya SOL ke exchange, yang biasanya jadi sinyal niat menjual saat fase bearish. Data terbaru memperlihatkan semakin banyak transfer SOL ke platform perdagangan. Sekitar 1,4 juta SOL masuk ke exchange dalam 48 jam terakhir, senilai sekitar US$117 juta. Masuknya SOL menambah pasokan yang tersedia di exchange. Saldo yang meningkat bisa menahan laju kenaikan harga jika pembeli gagal menyerap distribusi tersebut. Perubahan Posisi Bersih Solana di Exchange | Sumber: Glassnode Jika harga SOL terus naik, holder jangka pendek mungkin akan makin gencar merealisasikan profit. Perilaku seperti itu seringkali membatasi reli saat pasar bergerak sideways. Arus masuk yang berkelanjutan justru makin memperkuat fase konsolidasi, bukan mendukung breakout yang kuat. Breakout Harga SOL Nampaknya Tidak Mungkin Harga Solana masih bergerak dalam rentang antara resistance US$89 dan support US$78. Posisi saat ini di US$86 menempatkan SOL di kisaran tengah channel tersebut. Walaupun kenaikan harian 10% memperbaiki sentimen, pemulihan secara luas masih belum pasti. Dengan pertumbuhan alamat baru yang melambat dan peningkatan arus masuk SOL ke exchange, risiko penurunan masih ada. Jika SOL tidak mampu bertahan di US$78, harga bisa turun ke US$67. Pergerakan seperti ini akan mengonfirmasi berlanjutnya struktur bearish yang ada. Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView Jika investor menghentikan aksi jual dan arus masuk ke exchange berkurang, SOL bisa menguji resistance US$89. Breakout di atas level tersebut dapat mendorong harga ke US$97. Penguatan berkelanjutan di atas US$97 bisa menargetkan US$105, membatalkan skenario bearish dan menandakan pemulihan struktur harga.

Hodler Baru Solana Turun 2,3 Juta, Akankah Berdampak pada Pemulihan Harga?

Harga Solana bergerak sideways dalam beberapa sesi terakhir, menunjukkan konsolidasi dan bukan pemulihan yang meyakinkan. Walaupun harga sempat memantul, perilaku investor memperlihatkan kepercayaan yang masih terbatas di pasar aset kripto secara keseluruhan.

Selama 10 hari terakhir, harga Solana relatif stabil dalam rentang perdagangan tertentu. Namun, stabilitas ini belum membuat investor kembali melakukan akumulasi.

Solana Kehilangan Kepercayaan Holder Baru

Investor baru Solana menjadi yang pertama mengurangi aktivitas. Alamat yang melakukan transaksi pertama di jaringan termasuk kategori alamat baru. Awal tahun ini, Solana mencatat hampir 10 juta alamat baru pada puncak keterlibatan.

Dalam empat hari terakhir, jumlah tersebut turun 23% menjadi 7,62 juta. Penurunan ini menandakan melambatnya pertumbuhan pengguna baru. Melemahnya ekspansi jaringan biasanya mencerminkan keraguan calon pembeli yang memilih menunggu sinyal pemulihan yang lebih jelas.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Koreksi ini menandakan holder ingin konfirmasi penguatan yang lebih solid sebelum kembali masuk agresif. Banyak yang memilih tidak mengejar reli jangka pendek. Sampai kenaikan harga yang konsisten muncul, pertumbuhan onboarding pengguna kemungkinan tetap terbatas.

Holder Solana Juga Mengalami Koreksi

Data perubahan posisi bersih exchange menyorot adanya pergeseran dari tekanan beli ke tekanan jual. Batang hijau menunjukkan masuknya SOL ke exchange, yang biasanya jadi sinyal niat menjual saat fase bearish. Data terbaru memperlihatkan semakin banyak transfer SOL ke platform perdagangan.

Sekitar 1,4 juta SOL masuk ke exchange dalam 48 jam terakhir, senilai sekitar US$117 juta. Masuknya SOL menambah pasokan yang tersedia di exchange. Saldo yang meningkat bisa menahan laju kenaikan harga jika pembeli gagal menyerap distribusi tersebut.

Perubahan Posisi Bersih Solana di Exchange | Sumber: Glassnode

Jika harga SOL terus naik, holder jangka pendek mungkin akan makin gencar merealisasikan profit. Perilaku seperti itu seringkali membatasi reli saat pasar bergerak sideways. Arus masuk yang berkelanjutan justru makin memperkuat fase konsolidasi, bukan mendukung breakout yang kuat.

Breakout Harga SOL Nampaknya Tidak Mungkin

Harga Solana masih bergerak dalam rentang antara resistance US$89 dan support US$78. Posisi saat ini di US$86 menempatkan SOL di kisaran tengah channel tersebut. Walaupun kenaikan harian 10% memperbaiki sentimen, pemulihan secara luas masih belum pasti.

Dengan pertumbuhan alamat baru yang melambat dan peningkatan arus masuk SOL ke exchange, risiko penurunan masih ada. Jika SOL tidak mampu bertahan di US$78, harga bisa turun ke US$67. Pergerakan seperti ini akan mengonfirmasi berlanjutnya struktur bearish yang ada.

Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Jika investor menghentikan aksi jual dan arus masuk ke exchange berkurang, SOL bisa menguji resistance US$89. Breakout di atas level tersebut dapat mendorong harga ke US$97. Penguatan berkelanjutan di atas US$97 bisa menargetkan US$105, membatalkan skenario bearish dan menandakan pemulihan struktur harga.
Vedeți traducerea
Pembatasan Imbal Hasil Stablecoin di CLARITY Act Bisa Menguntungkan Mata Uang Asing, Bukan US$The Digital Chamber, sebuah kelompok advokasi aset kripto terkemuka, mendesak Kongres AS untuk tetap menjaga kemampuan stablecoin pembayaran dalam menghasilkan yield. Dalam usulan terbarunya, kelompok ini berpendapat bahwa draf legislasi CLARITY Act saat ini berisiko melarang mekanisme dasar DeFi. Digital Chamber Desak Kongres untuk Menjaga Imbal Hasil Stablecoin Kelompok ini secara khusus mengajukan permohonan kepada para legislator agar tetap mempertahankan pengecualian dalam Bagian 404 dari CLARITY Act yang diusulkan. Ketentuan ini membedakan antara “bunga” tradisional, yang dibayarkan bank pada simpanan yang diasuransikan, dan jenis bunga lainnya. Ketentuan ini secara efektif memisahkan pendapatan tersebut dari “reward” yang diperoleh dari aktivitas liquidity provision (LP) pada decentralized exchange. The Chamber memperingatkan bahwa menghapus pengecualian ini tidak hanya akan menghambat inovasi dalam negeri, tapi juga “melemahkan dominasi dolar,” terang kelompok ini. Kelompok tersebut berpendapat bahwa jika stablecoin yang diatur AS secara hukum dilarang berpartisipasi di pasar DeFi, maka modal global pasti akan mengalir ke aset digital yang diterbitkan di luar negeri atau entitas offshore yang tidak diatur. Pergeseran ini, tambah mereka, akan secara efektif menurunkan permintaan terhadap dolar AS dalam ekonomi digital. Selain itu, kelompok advokasi ini menegaskan bahwa larangan total atas yield hanya akan memaksa pengguna untuk tetap memegang aset secara pasif. Menurut mereka, hal ini bisa, secara ironis, justru meningkatkan risiko paparan terhadap “impermanent loss.” Risiko ini berkaitan dengan volatilitas aset di pool likuiditas. Digital Chamber Tawarkan Konsesi Regulasi Menariknya, kelompok perbankan berpendapat bahwa dengan membiarkan stablecoin menghasilkan yield tanpa memenuhi persyaratan modal perbankan justru membuka peluang arbitrase yang berbahaya. Mereka menyatakan bahwa celah regulasi ini berpotensi mengacaukan seluruh sistem keuangan. Selain itu, mereka juga mengklaim bahwa stablecoin dengan yield tinggi akan menyedot likuiditas dari bank-bank komunitas. Sebagai kompromi, The Chamber mengusulkan agar ada pengungkapan informasi yang jelas kepada konsumen untuk memastikan bahwa yield stablecoin tidak setara dengan bunga bank dan tidak dijamin oleh FDIC. Mereka juga merekomendasikan agar regulator melakukan studi “Deposit Impact” secara nasional dua tahun setelah RUU disahkan. Kelompok ini meyakini bahwa data empiris itu akan membuktikan bahwa stablecoin justru melengkapi, bukan mengganggu, sektor perbankan tradisional. Rekomendasi ini muncul di tengah negosiasi terkait RUU struktur pasar (CLARITY Act) yang memasuki titik kritis. Pertemuan penting antara perwakilan perbankan dan eksekutif aset kripto di Gedung Putih awal pekan ini pun dikabarkan berakhir buntu. Pelobi Wall Street tetap menentang keras setiap langkah yang memungkinkan penerbit stablecoin non-bank membagikan yield kepada pelanggan, karena mereka menganggap produk semacam itu sebagai ancaman langsung terhadap model simpanan tradisional.

Pembatasan Imbal Hasil Stablecoin di CLARITY Act Bisa Menguntungkan Mata Uang Asing, Bukan US$

The Digital Chamber, sebuah kelompok advokasi aset kripto terkemuka, mendesak Kongres AS untuk tetap menjaga kemampuan stablecoin pembayaran dalam menghasilkan yield.

Dalam usulan terbarunya, kelompok ini berpendapat bahwa draf legislasi CLARITY Act saat ini berisiko melarang mekanisme dasar DeFi.

Digital Chamber Desak Kongres untuk Menjaga Imbal Hasil Stablecoin

Kelompok ini secara khusus mengajukan permohonan kepada para legislator agar tetap mempertahankan pengecualian dalam Bagian 404 dari CLARITY Act yang diusulkan.

Ketentuan ini membedakan antara “bunga” tradisional, yang dibayarkan bank pada simpanan yang diasuransikan, dan jenis bunga lainnya. Ketentuan ini secara efektif memisahkan pendapatan tersebut dari “reward” yang diperoleh dari aktivitas liquidity provision (LP) pada decentralized exchange.

The Chamber memperingatkan bahwa menghapus pengecualian ini tidak hanya akan menghambat inovasi dalam negeri, tapi juga “melemahkan dominasi dolar,” terang kelompok ini.

Kelompok tersebut berpendapat bahwa jika stablecoin yang diatur AS secara hukum dilarang berpartisipasi di pasar DeFi, maka modal global pasti akan mengalir ke aset digital yang diterbitkan di luar negeri atau entitas offshore yang tidak diatur.

Pergeseran ini, tambah mereka, akan secara efektif menurunkan permintaan terhadap dolar AS dalam ekonomi digital.

Selain itu, kelompok advokasi ini menegaskan bahwa larangan total atas yield hanya akan memaksa pengguna untuk tetap memegang aset secara pasif.

Menurut mereka, hal ini bisa, secara ironis, justru meningkatkan risiko paparan terhadap “impermanent loss.” Risiko ini berkaitan dengan volatilitas aset di pool likuiditas.

Digital Chamber Tawarkan Konsesi Regulasi

Menariknya, kelompok perbankan berpendapat bahwa dengan membiarkan stablecoin menghasilkan yield tanpa memenuhi persyaratan modal perbankan justru membuka peluang arbitrase yang berbahaya.

Mereka menyatakan bahwa celah regulasi ini berpotensi mengacaukan seluruh sistem keuangan. Selain itu, mereka juga mengklaim bahwa stablecoin dengan yield tinggi akan menyedot likuiditas dari bank-bank komunitas.

Sebagai kompromi, The Chamber mengusulkan agar ada pengungkapan informasi yang jelas kepada konsumen untuk memastikan bahwa yield stablecoin tidak setara dengan bunga bank dan tidak dijamin oleh FDIC.

Mereka juga merekomendasikan agar regulator melakukan studi “Deposit Impact” secara nasional dua tahun setelah RUU disahkan.

Kelompok ini meyakini bahwa data empiris itu akan membuktikan bahwa stablecoin justru melengkapi, bukan mengganggu, sektor perbankan tradisional.

Rekomendasi ini muncul di tengah negosiasi terkait RUU struktur pasar (CLARITY Act) yang memasuki titik kritis.

Pertemuan penting antara perwakilan perbankan dan eksekutif aset kripto di Gedung Putih awal pekan ini pun dikabarkan berakhir buntu.

Pelobi Wall Street tetap menentang keras setiap langkah yang memungkinkan penerbit stablecoin non-bank membagikan yield kepada pelanggan, karena mereka menganggap produk semacam itu sebagai ancaman langsung terhadap model simpanan tradisional.
Short-ul Bitcoin a atins cele mai extreme niveluri de la punctul minim din 2024Prețul Bitcoin încearcă din nou să facă breakout către 70.000 USD după săptămâni întregi de consolidare laterală. BTC se tranzacționează la 69.815 USD la momentul publicării, fiind exact sub nivelul de rezistență de 70.610 USD. Această criptomonedă de top încearcă să se recupereze după o scădere anterioară, însă semnalele on-chain și derivatele mixte prezintă perspective pe termen scurt încă incerte. Actorii de pe piață monitorizează cu atenție acest prag psihologic. Dacă mișcarea prețurilor deasupra valorii de 70.000 USD se întâmplă constant, sentimentul se poate schimba semnificativ. Totuși, o poziție bearish care persistă indică faptul că volatilitatea ar putea crește înainte ca o tendință clară să devină vizibilă.

Short-ul Bitcoin a atins cele mai extreme niveluri de la punctul minim din 2024

Prețul Bitcoin încearcă din nou să facă breakout către 70.000 USD după săptămâni întregi de consolidare laterală. BTC se tranzacționează la 69.815 USD la momentul publicării, fiind exact sub nivelul de rezistență de 70.610 USD. Această criptomonedă de top încearcă să se recupereze după o scădere anterioară, însă semnalele on-chain și derivatele mixte prezintă perspective pe termen scurt încă incerte.

Actorii de pe piață monitorizează cu atenție acest prag psihologic. Dacă mișcarea prețurilor deasupra valorii de 70.000 USD se întâmplă constant, sentimentul se poate schimba semnificativ. Totuși, o poziție bearish care persistă indică faptul că volatilitatea ar putea crește înainte ca o tendință clară să devină vizibilă.
Coinbase Cere The Fed să Modernizeze Plățile din SUA pentru a Fi Echivalente cu Standardele EuropeneCoinbase, schimbul de active criptografice cel mai mare care își are sediul în SUA, susține propunerea Rezervei Federale ca instituțiile financiare non-bancare să aibă acces la conturi de plată speciale. Schimbul din San Francisco a trimis o scrisoare băncii centrale a SUA pentru a susține existența conturilor de plată ale Băncii de Rezervă cu scopuri speciale. Coinbase a afirmat că astfel de conturi sunt foarte importante pentru a moderniza infrastructura financiară internă din SUA. Coinbase Contestă The Fed pentru Condițiile ‘Restrictive’ pentru Calea de Plată

Coinbase Cere The Fed să Modernizeze Plățile din SUA pentru a Fi Echivalente cu Standardele Europene

Coinbase, schimbul de active criptografice cel mai mare care își are sediul în SUA, susține propunerea Rezervei Federale ca instituțiile financiare non-bancare să aibă acces la conturi de plată speciale.

Schimbul din San Francisco a trimis o scrisoare băncii centrale a SUA pentru a susține existența conturilor de plată ale Băncii de Rezervă cu scopuri speciale. Coinbase a afirmat că astfel de conturi sunt foarte importante pentru a moderniza infrastructura financiară internă din SUA.

Coinbase Contestă The Fed pentru Condițiile ‘Restrictive’ pentru Calea de Plată
X Aparținând lui Elon Musk Va Integra Tranzacționarea Acțiunilor și Activelor Cripto Direct în CronologiaPlatforma de socializare X, care anterior era cunoscută sub numele de Twitter, va integra comerțul cu acțiuni și active cripto direct în feed-ul utilizatorilor. Această măsură marchează o creștere semnificativă în eforturile lui Elon Musk de a transforma această platformă într-un jucător de bază în domeniul tehnologiei financiare. X Confirmarea Lansării Tranzacționării Activelor Cripto prin ‘Smart Cashtags’ Pe 14 februarie, Nikita Bier, șeful produsului X, a declarat că această nouă funcție va permite utilizatorilor să facă tranzacții directe după ce au găsit activele în cronologia lor.

X Aparținând lui Elon Musk Va Integra Tranzacționarea Acțiunilor și Activelor Cripto Direct în Cronologia

Platforma de socializare X, care anterior era cunoscută sub numele de Twitter, va integra comerțul cu acțiuni și active cripto direct în feed-ul utilizatorilor.

Această măsură marchează o creștere semnificativă în eforturile lui Elon Musk de a transforma această platformă într-un jucător de bază în domeniul tehnologiei financiare.

X Confirmarea Lansării Tranzacționării Activelor Cripto prin ‘Smart Cashtags’

Pe 14 februarie, Nikita Bier, șeful produsului X, a declarat că această nouă funcție va permite utilizatorilor să facă tranzacții directe după ce au găsit activele în cronologia lor.
Vedeți traducerea
Ethereum Bidik Horison 1.000 Tahun dengan Pergantian KepemimpinanEthereum Foundation mengangkat Bastian Aue sebagai interim co-Executive Director pada 13 Februari. Organisasi ini menyebut langkah tersebut sebagai upaya strategis untuk menjaga keberlanjutan institusi serta nilai-nilai “cypherpunk”. Aue menggantikan Tomasz Stańczak, yang mengundurkan diri setelah hampir satu tahun menjabat. Ia akan memimpin Foundation bersama Hsiao-Wei. ETH Rebut US$2.000 saat Foundation Paparkan Mandat Strategis Baru Transisi ini terjadi saat lembaga non-profit pengelola blockchain Ethereum berupaya menyeimbangkan efisiensi operasional dengan mandat memastikan kelangsungan jaringan ini selama “1.000 tahun atau lebih.” Aue, yang sebelumnya bekerja bersama tim eksekutif dalam bidang hibah dan operasional, membawa pengetahuan mendalam tentang institusi ke dalam perannya. Dalam sebuah pernyataan, ia menegaskan komitmen untuk kembali ke inti ideologi jaringan serta berjanji akan memprioritaskan “infrastruktur permissionless yang sesungguhnya.” “Mandat dari EF adalah memastikan infrastruktur permissionless yang sesungguhnya, inti dari cypherpunk, itulah yang dibangun. Ethereum harus bisa bertahan lebih lama dari kita, dan sejak awal tugas kami adalah memastikan agar jaringan ini cukup kokoh untuk mewujudkannya,” ujar Aue. Pernyataan ini menunjukkan adanya reprioritasi strategis untuk jaringan blockchain. Tujuannya agar protokol ini cukup kuat melewati ratusan tahun perubahan geopolitik serta teknologi, bukan sekadar merespons tren industri jangka pendek. Perlu dicatat, masa kepemimpinan Stańczak menandai dimulainya fase restrukturisasi penting dalam kepemimpinan jaringan blockchain. Ia diangkat sekitar 12 bulan lalu, pada masa ketika Foundation menghadapi kritik dari industri akibat dianggap kurang sigap serta terlalu birokratis. Selama kepemimpinannya, Foundation mengejar percepatan dan ia membawa rasa urgensi baru untuk organisasi. Stańczak membantu mengefektifkan tim internal serta memperluas keterlibatan EF dengan ekosistem pengembang yang lebih luas. Foundation menyatakan bimbingan beliau sangat berperan dalam “mematangkan” operasional organisasi selama siklus pasar yang penuh gejolak. “Selama setahun di EF, Tomasz sangat membantu meningkatkan efisiensi banyak bagian foundation, dan mengubah EF jadi organisasi yang lebih responsif terhadap dunia luar. Ia membawa energi baru ke organisasi, dan berkat dorongan serta dukungannya, Ethereum Foundation kini rutin melakukan hal-hal di luar zona nyaman sebelumnya,” komentar Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, . Setelah kondisi organisasi kembali stabil, penunjukan Aue menandakan pergeseran fokus dari penanganan operasional menuju ketahanan eksistensial jangka panjang. Sementara itu, rencana kesinambungan kepemimpinan diumumkan di tengah volatilitas pasar yang lebih luas. Selama 24 jam terakhir, Ethereum diperdagangkan naik sekitar 5,5% dan berhasil merebut kembali level US$2.000, diperdagangkan di dekat US$2.051 pada waktu publikasi. Kenaikan harga ini kontras dengan kinerja pasar yang melemah sejak awal tahun. ETH tetap turun sekitar 36% dalam satu kuartal terakhir, menyoroti situasi penuh tantangan yang harus dihadapi Aue saat ia berupaya mengarahkan Foundation menuju visi jangka panjang milenialnya.

Ethereum Bidik Horison 1.000 Tahun dengan Pergantian Kepemimpinan

Ethereum Foundation mengangkat Bastian Aue sebagai interim co-Executive Director pada 13 Februari. Organisasi ini menyebut langkah tersebut sebagai upaya strategis untuk menjaga keberlanjutan institusi serta nilai-nilai “cypherpunk”.

Aue menggantikan Tomasz Stańczak, yang mengundurkan diri setelah hampir satu tahun menjabat. Ia akan memimpin Foundation bersama Hsiao-Wei.

ETH Rebut US$2.000 saat Foundation Paparkan Mandat Strategis Baru

Transisi ini terjadi saat lembaga non-profit pengelola blockchain Ethereum berupaya menyeimbangkan efisiensi operasional dengan mandat memastikan kelangsungan jaringan ini selama “1.000 tahun atau lebih.”

Aue, yang sebelumnya bekerja bersama tim eksekutif dalam bidang hibah dan operasional, membawa pengetahuan mendalam tentang institusi ke dalam perannya.

Dalam sebuah pernyataan, ia menegaskan komitmen untuk kembali ke inti ideologi jaringan serta berjanji akan memprioritaskan “infrastruktur permissionless yang sesungguhnya.”

“Mandat dari EF adalah memastikan infrastruktur permissionless yang sesungguhnya, inti dari cypherpunk, itulah yang dibangun. Ethereum harus bisa bertahan lebih lama dari kita, dan sejak awal tugas kami adalah memastikan agar jaringan ini cukup kokoh untuk mewujudkannya,” ujar Aue.

Pernyataan ini menunjukkan adanya reprioritasi strategis untuk jaringan blockchain. Tujuannya agar protokol ini cukup kuat melewati ratusan tahun perubahan geopolitik serta teknologi, bukan sekadar merespons tren industri jangka pendek.

Perlu dicatat, masa kepemimpinan Stańczak menandai dimulainya fase restrukturisasi penting dalam kepemimpinan jaringan blockchain.

Ia diangkat sekitar 12 bulan lalu, pada masa ketika Foundation menghadapi kritik dari industri akibat dianggap kurang sigap serta terlalu birokratis.

Selama kepemimpinannya, Foundation mengejar percepatan dan ia membawa rasa urgensi baru untuk organisasi. Stańczak membantu mengefektifkan tim internal serta memperluas keterlibatan EF dengan ekosistem pengembang yang lebih luas.

Foundation menyatakan bimbingan beliau sangat berperan dalam “mematangkan” operasional organisasi selama siklus pasar yang penuh gejolak.

“Selama setahun di EF, Tomasz sangat membantu meningkatkan efisiensi banyak bagian foundation, dan mengubah EF jadi organisasi yang lebih responsif terhadap dunia luar. Ia membawa energi baru ke organisasi, dan berkat dorongan serta dukungannya, Ethereum Foundation kini rutin melakukan hal-hal di luar zona nyaman sebelumnya,” komentar Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, .

Setelah kondisi organisasi kembali stabil, penunjukan Aue menandakan pergeseran fokus dari penanganan operasional menuju ketahanan eksistensial jangka panjang.

Sementara itu, rencana kesinambungan kepemimpinan diumumkan di tengah volatilitas pasar yang lebih luas.

Selama 24 jam terakhir, Ethereum diperdagangkan naik sekitar 5,5% dan berhasil merebut kembali level US$2.000, diperdagangkan di dekat US$2.051 pada waktu publikasi.

Kenaikan harga ini kontras dengan kinerja pasar yang melemah sejak awal tahun.

ETH tetap turun sekitar 36% dalam satu kuartal terakhir, menyoroti situasi penuh tantangan yang harus dihadapi Aue saat ia berupaya mengarahkan Foundation menuju visi jangka panjang milenialnya.
Rusia Reconsideră Interdicția Stablecoin în Fața Presiunii din partea SUA și Uniunii EuropeneConform raportului local, banca centrală a Rusiei își reexaminează vechea respingere a stablecoin-urilor. Vicepreședintele Vladimir Chistyukhin a dezvăluit că Banca Centrală a Rusiei va realiza anul acesta un studiu privind fezabilitatea creării unui stablecoin rusesc. Anterior, Rusia a fost întotdeauna împotriva planurilor de stablecoin centralizate. Cu toate acestea, Chistyukhin a menționat că practicile din străinătate fac acum necesară o reevaluare a riscurilor și oportunităților sale. Moscova Redeschide Dezbaterea despre Stablecoin Această schimbare marchează o schimbare de strategie, nu o schimbare directă a politicii. Cu toate acestea, momentul este destul de interesant.

Rusia Reconsideră Interdicția Stablecoin în Fața Presiunii din partea SUA și Uniunii Europene

Conform raportului local, banca centrală a Rusiei își reexaminează vechea respingere a stablecoin-urilor. Vicepreședintele Vladimir Chistyukhin a dezvăluit că Banca Centrală a Rusiei va realiza anul acesta un studiu privind fezabilitatea creării unui stablecoin rusesc.

Anterior, Rusia a fost întotdeauna împotriva planurilor de stablecoin centralizate. Cu toate acestea, Chistyukhin a menționat că practicile din străinătate fac acum necesară o reevaluare a riscurilor și oportunităților sale.

Moscova Redeschide Dezbaterea despre Stablecoin

Această schimbare marchează o schimbare de strategie, nu o schimbare directă a politicii. Cu toate acestea, momentul este destul de interesant.
Investitorii din SUA Ar Putea Părăsi ETF-urile Bitcoin și Ethereum pentru a Intra în Piața InternaționalăETF-urile Bitcoin și Ethereum Spot din SUA continuă să experimenteze ieșiri de capital deoarece investitorii își redirecționează capitalul către acțiuni internaționale. Aceste două ETF-uri cripto au înregistrat doar 2 săptămâni de fluxuri pozitive de intrare pe parcursul anului 2026. Această schimbare a avut loc pe fondul creșterii randamentului obligațiunilor de stat, a pieței muncii din SUA care rămâne puternică, precum și a recordului de fluxuri de intrare în fondurile de acțiuni globale în afara SUA. Fondurile Încep Să Se Mută În Piața ETF Internațională În ultimele câteva săptămâni, ETF-ul Bitcoin spot din SUA a intrat clar în zona fluxurilor nete de ieșire. Activele totale au scăzut brusc de la un vârf recent de aproximativ 115,00 miliarde USD la aproximativ 83,00 miliarde USD.

Investitorii din SUA Ar Putea Părăsi ETF-urile Bitcoin și Ethereum pentru a Intra în Piața Internațională

ETF-urile Bitcoin și Ethereum Spot din SUA continuă să experimenteze ieșiri de capital deoarece investitorii își redirecționează capitalul către acțiuni internaționale. Aceste două ETF-uri cripto au înregistrat doar 2 săptămâni de fluxuri pozitive de intrare pe parcursul anului 2026.

Această schimbare a avut loc pe fondul creșterii randamentului obligațiunilor de stat, a pieței muncii din SUA care rămâne puternică, precum și a recordului de fluxuri de intrare în fondurile de acțiuni globale în afara SUA.

Fondurile Încep Să Se Mută În Piața ETF Internațională

În ultimele câteva săptămâni, ETF-ul Bitcoin spot din SUA a intrat clar în zona fluxurilor nete de ieșire. Activele totale au scăzut brusc de la un vârf recent de aproximativ 115,00 miliarde USD la aproximativ 83,00 miliarde USD.
Conectați-vă pentru a explora mai mult conținut
Explorați cele mai recente știri despre criptomonede
⚡️ Luați parte la cele mai recente discuții despre criptomonede
💬 Interacționați cu creatorii dvs. preferați
👍 Bucurați-vă de conținutul care vă interesează
E-mail/Număr de telefon
Harta site-ului
Preferințe cookie
Termenii și condițiile platformei