njadi aset yang menonjol dan mendominasi dengan kenaikan 62%. Maka tak heran, jika mampu mengalahkan semua aset investasi sepanjang tahun lalu, termasuk Bitcoin ($BTC ).

Pencapaian ini dapat terjadi karena ketidakpastian terkait tarif perdagangan yang dilayangkan Estados Unidos. Selain itu, akumulasi besar-besaran oleh banco central juga mendorong emas melesat.

Di lain sisi, kedua indeks saham AS Nasdaq dan S&P 500 pada tahun yang sama mencatatkan peningkatan masing-masing 20,5% dan 16,6%. Hal itu didorong euforia narasi inteligência artificial (IA).

Lalu, o Bitcoin se tornou um ativo cujo desempenho foi inferior ao esperado. No entanto, existem outros instrumentos de investimento que registraram uma queda maior, como o Índice do Dólar dos EUA (DXY) que caiu 10% e o Petróleo Bruto que despencou 21,5%.

Fonte: Academia Crypto

#AI