
Calon presiden tersebut bertemu dengan para eksekutif perusahaan pertambangan dan menulis bahwa berkat mereka, AS dapat mempertahankan "dominasi energi"; Saham perusahaan pertambangan melonjak menyusul pernyataan tersebut.
Donald Trump, kandidat presiden terdepan dari Partai Republik, menyatakan dukungan kuatnya terhadap industri penambangan Bitcoin Amerika. Dalam sebuah posting yang dibagikannya di jejaring sosial Truth Social, yang dimilikinya, Trump berpendapat bahwa peningkatan penambangan lokal "mungkin menjadi garis pertahanan terakhir kita terhadap mata uang digital bank sentral (CBDC)."
"Kebencian Biden terhadap Bitcoin hanya menguntungkan China, Rusia, dan kaum komunis sayap kiri yang ekstrem," tulis Trump. "Kami ingin semua Bitcoin yang tersisa ditambang di Amerika Serikat! Ini akan membantu kami menjadi dominan dalam hal energi."
Pernyataan tersebut menyusul pertemuan yang diadakan Trump pada hari Selasa dengan para eksekutif dari perusahaan penambangan Bitcoin Amerika CleanSpark dan Riot Platforms, yang sahamnya diperdagangkan di NASDAQ. Menurut laporan Bloomberg, Trump memberi tahu para peserta bahwa ia "mencintai dan memahami mata uang digital" dan berjanji untuk bertindak atas nama mereka di Gedung Putih jika terpilih. Setelah pertemuan dan pernyataan Trump, saham CleanSpark (simbol CLSK) melonjak lebih dari 8%, sementara saham Riot Platforms (simbol RIOT) naik sekitar 6% pada penutupan perdagangan.
David Bailey, CEO Bitcoin Magazine, yang menghadiri pertemuan tersebut, mencuit di akun X-nya (sebelumnya Twitter) bahwa ini adalah "momen bersejarah dalam perjalanan kita menuju hiperbitcoinisasi." Menurutnya, "mantan dan calon presiden Amerika Serikat mengumpulkan daya komputasi yang didedikasikan untuk penambangan Bitcoin (hashrate) di Amerika dan berkomitmen untuk memajukan tujuan kita di Washington dan secara global. Bitcoin akan berkembang pesat selama era manusia oranye dan mata uang oranye."
Hal ini menandai adanya pergeseran dalam pendekatan Trump, karena selama masa jabatan sebelumnya sebagai presiden, ia menyatakan skeptisisme terhadap Bitcoin dan mata uang digital. Tampaknya menjelang pemilihan umum 2024, ia bermaksud untuk memposisikan dirinya sebagai pembela industri kripto dan membedakan dirinya dari pemerintahan Demokrat saat ini yang dianggap kurang bersahabat dengan industri tersebut.
Penghormatan kepada para penambang ini bergabung dengan langkah-langkah terkini yang diambil oleh Trump di bidang tersebut, termasuk komitmen untuk melindungi hak kepemilikan sendiri atas mata uang digital, kesediaan untuk menerima sumbangan kampanye dalam bentuk kripto, dan menerbitkan koleksi NFT miliknya sendiri.
Sementara sebagian besar bitcoin – sekitar 19 dari 21 juta koin – telah ditambang, dan AS sudah memimpin dengan pangsa 35% hingga 40% dari penambangan global, pernyataan dukungan Trump merupakan angin segar politik yang signifikan bagi industri tersebut.
Sekarang masih harus dilihat apakah kata-kata ini akan diterjemahkan ke dalam kebijakan yang menguntungkan penambang Bitcoin khususnya dan pasar kripto lokal secara umum. Meskipun demikian, tampaknya isu ini diperkirakan akan menjadi medan pertempuran lain antara Partai Republik dan Demokrat dalam perebutan kursi di Gedung Putih.