#Ripple secara resmi meluncurkan Ripple Treasury pada 28 Januari 2026, menandai integrasi produk utama pertamanya setelah akuisisi sebesar $1 miliar dari GTreasury pada akhir 2025. Platform ini dirancang untuk CFO perusahaan dan tim keuangan perusahaan untuk mengelola baik uang tunai fiat tradisional maupun aset digital dalam satu sistem yang terpadu.
Fitur Utama dan Kemampuan
Platform ini bertujuan untuk menggantikan alur kerja manual berbasis spreadsheet dengan proses otomatis yang didorong oleh API yang memperlakukan platform aset digital sebagai "bank digital".
Penyelesaian Hampir Instan: Menggunakan stablecoin Ripple #RLUSD untuk menyelesaikan pembayaran lintas batas dalam 3–5 detik, secara signifikan mengurangi penundaan 3–5 hari kerja yang biasanya terjadi pada transfer bank.
Optimalisasi Hasil 24/7: Memberikan akses ke Ripple Prime untuk pasar repo yang aman semalaman dan dana pasar uang yang ter-tokenisasi seperti BUIDL milik BlackRock, memungkinkan modal menganggur untuk mendapatkan hasil bahkan di akhir pekan.
Manajemen Likuiditas: Mengintegrasikan dengan Hidden Road, sebuah pialang utama yang diakuisisi Ripple seharga $1,25 miliar, untuk membantu perusahaan mengoptimalkan likuiditas global dan menghilangkan persyaratan pra-pembiayaan yang mahal di rekening luar negeri.
Dashboard Terpadu: Menawarkan arsitektur "Dual-Rail" yang menampilkan posisi kas waktu nyata, peramalan otomatis, dan rekonsiliasi untuk mata uang tradisional, RLUSD, dan XRP.
Konteks Strategis
Peluncuran ini mengikuti serangkaian kemenangan regulasi untuk Ripple, termasuk mengamankan lisensi EMI di Inggris dan Luksemburg serta mengajukan permohonan untuk piagam bank nasional di AS. Dengan menyematkan #XRP dan RLUSD langsung ke dalam alur kerja back-office perusahaan, Ripple memposisikan dirinya sebagai penyedia infrastruktur keuangan institusional yang diatur daripada sekadar layanan pembayaran kripto.
