#crypto2027 #BTC #ETH #bnb #GoldSilverRebound

Pasar crypto mengalami penurunan pada Januari/Februari 2026 yang dipicu oleh tekanan makro-ekonomi yang intens, arus keluar ETF yang signifikan, dan ketidakstabilan geopolitik. Faktor kunci termasuk sinyal hawkish dari Federal Reserve, dolar yang menguat, dan efek "musim dingin crypto" yang dimulai pada 2025, dengan posisi panjang yang besar dan sangat terleveraged dilikuidasi.

Alasan Utama untuk Penurunan Crypto 2026:

Tekanan Makro-Ekonomi: Kondisi keuangan yang ketat, ekspektasi suku bunga tinggi, dan penguatan dolar AS telah mengurangi selera investor untuk aset dengan volatilitas tinggi.

Arus Keluar ETF: Gelombang penebusan yang signifikan dari ETF Bitcoin spot, seperti $817 juta dalam arus keluar selama satu titik terendah, telah menciptakan tekanan jual yang sangat besar.

Ketidakstabilan Geopolitik: Ketegangan yang meningkat antara AS-Iran dan perselisihan perdagangan (misalnya, tarif terkait Greenland) telah memicu sentimen risiko-off.

Likuidasi dan Teknikal: "Cascade likuidasi" menghancurkan lebih dari $700 juta dalam posisi terleveraged, dengan Bitcoin jatuh di bawah level dukungan kunci.

"Musim Dingin Crypto" yang Diperpanjang: Para analis menyarankan bahwa pasar telah berada dalam "musim dingin skala penuh" yang sering diabaikan sejak awal 2025.

Per awal Februari 2026, Bitcoin telah turun signifikan dari puncak akhir 2025, dengan banyak investor menarik kembali karena kombinasi faktor-faktor ini.