Sementara volatilitas menjadi norma baru, penurunan bitcoin baru-baru ini melampaui sekadar koreksi teknis. Ini mencerminkan pemisahan drastis dari modal institusional dan pertanyaan mengenai dinamika pasar kripto. Di tengah kepanikan di ETF dan sinyal undervaluasi yang jarang terlihat, pemimpin kripto berada di persimpangan kritis.
Sinyal teknis pertama dari kemungkinan rebound
Meskipun fase stres intens ini dalam penilaian, beberapa elemen pasar mengungkapkan dinamika berbeda dalam jangka pendek.
Indeks kekuatan relatif (RSI) bitcoin, yang diukur dalam data harian, kini telah jatuh antara 20 dan 25. Zona ekstrem oversold ini secara historis telah mendahului rebound lebih dari 10 % dalam empat dari lima kesempatan sejak Agustus 2023. Bitwise menegaskan bahwa konfigurasi ini bisa "membuka jendela teknis untuk pembalikan, bahkan sementara, di pasar yang secara struktural melemah".
Selain itu, data volume kumulatif (CVD) di Binance dan Coinbase menunjukkan pemulihan pembelian, yang bisa menandakan dukungan yang muncul dari sisi investor spot. Bitwise menekankan poin ini: "tekanan bullish ini tampaknya berasal dari pasar spot lebih dari dari pasar terlever, yang membatasi risiko likuidasi paksa."$BTC $ETH $BNB