Temuan terbaru menunjukkan bahwa mengidentifikasi cedera paru-paru yang berkepanjangan setelah infeksi COVID-19 dapat dicapai melalui skrining darah yang sederhana. 🩸

Penyelidikan yang dilakukan di Inggris mengungkapkan bahwa individu yang menderita ketidaknormalan paru-paru yang berkepanjangan beberapa bulan setelah dirawat di rumah sakit menunjukkan konsentrasi yang meningkat dari dua penanda biologis tertentu. 🧬

Penanda pertama, MMP-7, berperan dalam dekomposisi jaringan saat tubuh berusaha memperbaiki dan membentuk ulang dirinya sendiri. Yang kedua, KL-6, menandakan peradangan atau kerusakan di dalam paru-paru, dengan jumlah yang lebih tinggi biasanya diamati pada mereka yang didiagnosis dengan berbagai bentuk penyakit paru interstisial.

Ketika indikator-indikator ini tetap tinggi, itu menunjukkan kerusakan yang terus-menerus pada epitel, lapisan luar yang rapuh dari organ pernapasan kita. 🫁

Penemuan pola-pola ini memberikan wawasan penting tentang proses biologis yang mendorong gejala pernapasan yang terus dihadapi oleh beberapa individu setelah Covid-19 akut, dan mungkin menawarkan penjelasan mengenai kasus Long COVID juga. 🔎

Memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang mekanisme ini membawa kita lebih dekat untuk mengembangkan terapi yang efektif! 🙌

1/