$SYN
Bab 1. Di ambang kebesaran.
Namanya Artëm. Dua puluh dua, ijazah di saku, banyak rencana dan nol ide tentang apa yang harus dilakukan dengannya. Rambutnya selalu seolah berdebat dengan sisir, senyumnya siap untuk mendamaikan bahkan kucing tetangga dengan penyedot debu, dan tatapannya — menjanjikan petualangan yang belum pernah dilihat siapa pun.
Liza — Liza-nya. Gadis yang bisa tertawa dengan leluconnya dan tetap tidak terlihat angkuh. Dia seperti sinyal peringatan lembut: satu tawa ringan — dan dunia seketika menjadi sedikit lebih aman. Orang tuanya, yang sudah lama menerima 'pause kreatifnya', hanya mengangkat bahu, mengamati bagaimana putranya berkeliaran di apartemen, seolah itu adalah laboratorium bencana masa depan.
Kamar itu terlihat seolah beberapa versi Artëm hidup bersamaan: buku catatan dengan catatan yang tidak selesai, buku-buku, kaus kaki, poster dengan karakter yang sudah mati sejak tahun 90-an. Dia duduk, memutar sendok di kopi, dan tiba-tiba menemukan artikel tentang cryptocurrency. Layar berkedip, otak berklik — dan sesuatu di dalamnya bergetar. "Mungkin, malam ini…" — pikirnya, dan jari-jarinya secara otomatis meraih keyboard.
Kelanjutan menyusul.
