Floating loss panjang biasanya bukan karena market jahat, tapi karena kita terlalu nyaman di kondisi sebelumnya.
Saat market sideways, profit kecil terasa konsisten. Lalu saat market berubah jadi trending dan melawan posisi kita, ego mulai bicara. Nggak mau salah, nggak mau rugi, berharap harga kembali.
Padahal realitanya, trend sering kali lebih kuat dari harapan trader.
Floating loss membesar, emosi naik, dan pilihan makin sempit.
Di momen seperti ini, keputusan apa pun punya risiko.
Pertanyaannya bukan “mana yang paling benar”, tapi
apakah keputusan itu sudah sesuai trading plan atau cuma reaksi emosi?
Kalau kamu pernah di fase ini, kamu belajar apa darinya?