#walrus $WAL @Walrus 🦭/acc
Jaringan Walrus adalah protokol penyimpanan terdesentralisasi dan ketersediaan data yang dikembangkan oleh Mysten Labs, tim di balik blockchain Sui. Ini bertujuan untuk menawarkan solusi yang aman, efisien, dan dapat diskalakan untuk menyimpan file besar (sering disebut "blob") dalam ekosistem Web3, berfungsi sebagai alternatif untuk layanan penyimpanan cloud tradisional. Blob ini dapat mencakup video, gambar, PDF, dan bahkan riwayat blockchain. Walrus diluncurkan pada tahun 2024 dan saat ini dalam fase pengujian.
Mengapa Jaringan Walrus Penting
Jaringan Walrus mengatasi keterbatasan yang ditemukan dalam solusi penyimpanan terpusat dan terdesentralisasi yang ada.
Masalah Penyimpanan Terpusat: Penyimpanan cloud tradisional, meskipun nyaman, menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan, privasi, sensor, dan titik kegagalan tunggal. Walrus bertujuan untuk mengurangi masalah ini dengan mendistribusikan data di seluruh jaringan node independen, meningkatkan keamanan dan memastikan aksesibilitas data serta ketahanan terhadap sensor.
Tantangan Penyimpanan Terdesentralisasi: Metode penyimpanan blockchain tradisional sering kali memerlukan replikasi data penuh di seluruh validator jaringan, yang dapat menyebabkan redundansi tinggi, skalabilitas terbatas, dan biaya meningkat untuk file besar. Walrus berupaya mengatasi ini dengan menawarkan pendekatan yang lebih hemat biaya dan dapat diskalakan, menjadikan penyimpanan terdesentralisasi lebih ekonomis.
Walrus memposisikan dirinya sebagai lapisan infrastruktur yang krusial untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps), NFT, dan AI dengan menawarkan alat yang kuat dan efisien untuk mengelola data di web terdesentralisasi. Ini memungkinkan pengembang untuk menerbitkan dan mengelola data kaya di rantai dengan kemudahan API penyimpanan, memanfaatkan keamanan blockchain.
Bagaimana Jaringan Walrus Bekerja
Walrus beroperasi dengan memecah file besar menjadi fragmen yang lebih kecil. Alih-alih hanya membuat beberapa salinan dari seluruh file, ia menggunakan metode pengkodean yang disebut "Red Stuff." Red Stuff adalah sistem pengkodean penghapusan dua dimensi yang membagi data menjadi "slivers" dan mendistribusikannya di seluruh
