Teman-teman, minggu baru dimulai, pasar sedang menunggu dengan napas tertahan untuk beberapa 'bom besar'. Pada minggu 28 Januari 2026, fokus utama tidak diragukan lagi adalah keputusan suku bunga Federal Reserve dan laporan keuangan raksasa teknologi seperti Apple dan Microsoft. Setiap gerakan kecil di pasar tradisional dapat memicu reaksi berantai pada aset berisiko.
Untuk pasar cryptocurrency, kinerja $BTC sangat penting. Dalam seminggu terakhir, harga Bitcoin berfluktuasi antara 85.000-90.000 dolar AS, dan korelasinya dengan pasar saham AS (terutama indeks Nasdaq) kembali menjadi sorotan.
Poin pengamatan saya:
Ekspektasi Likuiditas: Pernyataan The Fed adalah “singa” atau “merpati”? Setiap isyarat mengenai jalur penurunan suku bunga akan langsung mempengaruhi ekspektasi likuiditas global.
Indikator Sentimen Risiko: Jika laporan keuangan saham teknologi tidak memenuhi ekspektasi dan menyebabkan penyesuaian di pasar saham AS, apakah $BTC akan dianggap sebagai aset berisiko yang turun bersamaan, atau akan menjadi pilihan “aman”? Ini adalah logika inti yang perlu diverifikasi minggu ini.
Operasi yang Disarankan:
Daripada menebak arah, lebih baik fokus pada pengamatan. Anda bisa langsung mengklik label $BTC, menambahkannya ke daftar pilihan Anda, dan membuka grafik harga “BTC-USD”. Fokus pada dua posisi: pertama adalah batas atas dan bawah dari kisaran fluktuasi saat ini, kedua adalah level dukungan terendah minggu lalu. Mengamati reaksi harga di posisi kunci ini lebih penting daripada melakukan prediksi buta.
Menurut Anda, dalam konteks makro saat ini, apakah $BTC lebih mungkin berperan sebagai “aset berisiko” atau “aset aman” minggu ini? Tinggalkan penilaian dan alasan Anda di kolom komentar.

