Analisis mendalam

1. Integrasi strategis dan utilitas (Dampak positif)

Tinjauan: Pada 15 Januari 2026, token STRK dari Starknet menjadi tersedia secara native di Solana melalui infrastruktur antar-rantai NEAR Intents. Beberapa laporan, termasuk dari CoinMarketCap dan The Defiant, telah mengidentifikasi Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) Meteora sebagai penyedia likuiditas utama untuk STRK di Solana. Integrasi ini menggambarkan peran penting Meteora sebagai infrastruktur likuiditas backend untuk aset utama yang dipindahkan di Solana.

Singkatnya: integrasi Meteora dengan proyek besar mengonfirmasi relevansi dan utilitas teknologinya dalam ekosistem DeFi Solana. Ini membangun hubungan langsung antara penggunaan protokol dan permintaan untuk token natifnya, MET, karena penyediaan likuiditas dan transaksi di Meteora menghasilkan biaya. Utilitas konkret ini, yang diumumkan hanya beberapa hari sebelum kenaikan harga, kemungkinan telah mendorong investor untuk mengumpulkan token MET untuk memanfaatkan aktivitas lintas rantai yang semakin meningkat di Solana.

Poin untuk diperhatikan: perhatikan apakah volume perdagangan STRK di Meteora tetap terjaga dan apakah protokol mengumumkan integrasi serupa dengan aset lintas rantai lainnya.

2. Sentimen sosial positif dan diskusi tentang penilaian (Dampak haussier)

Tinjauan: Pada 16 Januari, Mannuel Crypto, seorang analis crypto terkemuka, menerbitkan: "Bagus melihat MET membangkitkan minat. Pendapatan tahunan sebesar 150 juta dolar sangat mengesankan. Volume transaksi sebesar 300 juta dolar, itu konyol dan seharusnya lebih tinggi." Tweet ini, yang dibagikan oleh akun-akun penting lainnya seperti Wisdom Matic, telah menyebar luas, menampilkan MET sebagai yang secara fundamental undervalued mengingat pendapatannya.

Singkatnya: diskusi yang disebarluaskan di media sosial dapat dengan cepat mempengaruhi perilaku investor ritel. Perbandingan kapitalisasi pasar MET (sekitar 136 juta dolar) dengan pendapatan tahunan yang diperkirakan sebesar 150 juta dolar telah menciptakan narasi menarik tentang "nilai" nya. Ini telah menimbulkan rasa takut kehilangan peluang (FOMO), menghasilkan tekanan beli yang kuat dalam jangka pendek, seperti yang dibuktikan oleh kenaikan volume. Perubahan sentimen ini sangat penting untuk token seperti MET, yang memiliki fundamental yang kuat tetapi harganya telah turun secara signifikan dari puncak historisnya.

3. Teknik Cassure (Dampak haussier)

Tinjauan: Harga MET, di 0,272 $, telah menembus rata-rata pergerakan sederhana 7 hari (0,262 $) dan rata-rata pergerakan eksponensial 7 hari (0,261 $) ke atas. Indeks RSI 14 hari, di 50,39, menunjukkan momentum netral, memberikan ruang untuk kenaikan sebelum mencapai ambang overbought.

Secara jelas: penembusan ke atas dari rata-rata pergerakan jangka pendek ini adalah sinyal teknis klasik yang menunjukkan pembalikan momentum bullish jangka pendek. Fenomena ini sering memicu pembelian algoritmik dan berbasis momentum pasar. RSI yang seimbang menunjukkan bahwa pergerakan belum terlalu panas, yang mendukung hipotesis bahwa kenaikan akan berlanjut jika volume pembelian tetap terjaga. Tingkat kunci untuk diperhatikan untuk kenaikan yang berkelanjutan adalah rata-rata pergerakan sederhana 30 hari, sekitar 0,269 $. Mempertahankan di atas level ini dapat menandakan perubahan tren jangka menengah.

Kesimpulan

Kenaikan tajam MET dapat dijelaskan oleh kombinasi antara katalis utilitas yang nyata, penilaian yang sangat populer, dan konfirmasi teknis. Bagi pemegangnya, ini mencerminkan penilaian kembali oleh pasar terhadap kekuatan fundamental token dalam ekosistem DeFi yang sedang berkembang di Solana.

Poin kunci untuk diperhatikan: dapatkah MET bertahan di atas rata-rata pergerakan sederhana 30 hari (~0,269 $) dan apakah pendapatan harian yang terkait dengan biaya akan tetap terjaga untuk memvalidasi komentar optimis di media sosial?

MET
MET
0.2143
-1.15%