Ketika berbicara tentang "perdagangan Turtle", harus dibedakan antara dua hal yang sangat berbeda: yang pertama adalah mata uang digital, dan yang kedua adalah strategi perdagangan yang terkenal secara global.
Berikut adalah rincian untuk masing-masing berdasarkan keadaan pasar saat ini di tahun 2026: Mata uang Turtle Coin (TurtleCoin - TRTL)
Mata uang ini adalah salah satu mata uang digital yang cukup tua yang berfokus pada privasi dan kecepatan (Privacy Coin)
Kondisi saat ini (2026): Mata uang mengalami kelemahan yang parah dalam likuiditas. Harga saat ini diperdagangkan pada level yang sangat rendah (pecahan kecil dari sen), dan volume perdagangan harian di sebagian besar platform hampir tidak ada.
Peringatan untuk para trader: Mata uang ini dianggap "sangat berisiko" saat ini, karena telah dihapus dari banyak platform pusat besar. Perdagangan di atasnya sering dilakukan melalui platform terdesentralisasi (DEX) seperti dompet Binance Web3 atau Uniswap.
Saran: Jika Anda berpikir untuk berinvestasi di dalamnya, pastikan untuk mengikuti pembaruan proyek terbaru mereka (v2) dan apakah ada perkembangan nyata, karena mata uang dengan likuiditas rendah mudah dimanipulasi harganya.
Strategi "Turtle Trading" (Turtle Trading Strategy)
Ini adalah arti yang paling umum dan profesional dari istilah "Turtle Trading". Ini adalah strategi klasik di pasar saham dan mata uang yang bergantung pada pelacakan tren (Trend Following)
Prinsip dasarnya: Patah (Breakout): masuk ke dalam posisi "beli" ketika harga melewati level tertinggi yang dicapai dalam 20 hari terakhir, atau "jual" ketika menembus level terendah
