KOSPI tutup di atas 5000 poin, mencatat rekor tertinggi dalam sejarah, ini merupakan gambaran langsung dari sentimen pasar dan aliran dana. Meskipun ancaman tarif Trump mungkin membawa tekanan potensial bagi perusahaan ekspor Korea, terutama di sektor manufaktur teknologi, namun kinerja pasar saham dalam jangka pendek jelas tidak tertekan oleh sentimen panik. Ini menunjukkan bahwa kekhawatiran pasar terhadap risiko kebijakan AS tertutupi oleh berita positif jangka pendek dan kepercayaan internal.
Daya pendorong utama yang mendorong indeks lebih tinggi adalah kenaikan saham teknologi. Di KOSPI Korea, perusahaan-perusahaan teknologi memiliki proporsi besar, seperti Samsung, SK Hynix dan raksasa semikonduktor lainnya dengan kinerja kuat, permintaan ekspor membaik, terutama didorong oleh sektor-sektor baru seperti AI dan chip, kepercayaan investor meningkat, dan dana terkonsentrasi masuk. Meskipun ada gangguan kebijakan eksternal, pasar lebih memperhatikan fundamental perusahaan dan potensi pertumbuhannya.
Penurunan won terhadap dolar AS mencerminkan aliran modal dan preferensi risiko: investor mungkin mengurangi kepemilikan uang tunai won sambil memasuki pasar saham, atau mengalami tekanan nilai tukar jangka pendek karena prospek ekspor yang tidak pasti. Ini adalah fenomena umum: ketika pasar saham melonjak, sebagian dana mengalir ke aset berisiko, dan mata uang jangka pendek mungkin mengalami tekanan.
Secara keseluruhan, terobosan di atas 5000 poin ini memiliki beberapa sinyal: pertama, pasar memiliki kepercayaan yang kuat terhadap sektor teknologi; kedua, risiko kebijakan jangka pendek dianggap terkendali oleh para investor; ketiga, likuiditas modal melimpah, bersedia mendorong sektor dengan valuasi tinggi untuk naik. Namun, analis juga akan mengingatkan bahwa jika tarif akhirnya diterapkan atau harapan ekspor semikonduktor terhambat, indeks mungkin mengalami penyesuaian. Titik tertinggi saat ini lebih merupakan cerminan dari optimisme investor, bukan sepenuhnya pertumbuhan yang terlepas dari risiko.
Secara sederhana, pencapaian tertinggi baru ini adalah hasil dari dana pasar dan dorongan saham teknologi, serta cerminan dari psikologi investor yang cenderung optimis.