Poin-Poin Penting
Zcash (ZEC) adalah mata uang kripto hasil forking dari Bitcoin pada tahun 2016 yang dirancang untuk menawarkan privasi pengguna yang lebih baik.
Jaringan ini menggunakan teknologi yang disebut zk-SNARK, yaitu protokol keamanan yang memungkinkan verifikasi transaksi tanpa mengungkap pengirim, penerima, atau jumlahnya.
Zcash menggunakan algoritma Equihash untuk mining, berbeda dari SHA-256 milik Bitcoin, dan paling optimal ditambang menggunakan Sirkuit Terintegrasi Khusus Aplikasi (ASIC).
Zcash menggunakan algoritma mining bernama Equihash. Ini berbeda dengan SHA-256 pada Bitcoin, sehingga miner memerlukan perangkat keras khusus untuk menambang ZEC.
Pengantar
Zcash diluncurkan pada tahun 2016 oleh Zooko Wilcox O'Hearn dan sekelompok ilmuwan, serta dimulai sebagai proyek bernama Zerocoin (kemudian menjadi Zerocash). Proyek ini dibangun sebagai hard fork dari kode dasar Bitcoin dengan fokus khusus pada keamanan dan anonimitas, memungkinkan pengguna melindungi data keuangan mereka dari tampilan publik.
Cara Kerja Zcash: Privasi dan zk-SNARK
Teknologi inti yang digunakan oleh Zcash adalah alat kriptografi yang dikenal sebagai zk-SNARK (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge).
Dalam transaksi kripto pada umumnya, jaringan mengonfirmasi pembayaran dengan melihat alamat pengirim dan jumlahnya. Ini seperti menulis cek di mana semua orang dapat melihat detailnya.
Sebaliknya, Zcash menawarkan "transaksi terlindungi”, sehingga Anda dapat membuktikan bahwa Anda memiliki uang tersebut dan sudah mengirimkannya tanpa perlu memperlihatkan detailnya. Teknologi zk-SNARK digunakan untuk mengenkripsi informasi sehingga jaringan dapat menyatakan "Ya, ini valid", tetapi tidak ada orang lain yang dapat melihat pengirim, penerima, ataupun jumlahnya. Namun, jika pengguna menghendaki, mereka juga dapat membuat transaksinya bersifat publik, seperti pada Bitcoin.
Algoritma Hashing
Sementara Bitcoin menggunakan algoritma hashing SHA-256 untuk mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW), Zcash menggunakan algoritma yang disebut Equihash. Perbedaan ini menyebabkan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mining Bitcoin tidak kompatibel dengan Zcash. Selain itu, Zcash menggunakan ukuran blok yang lebih besar serta waktu hashing yang berbeda dengan tujuan mencapai tingkat hash jaringan yang lebih tinggi.
Cara Melakukan Mining Zcash (ZEC)
Sama seperti Bitcoin, Zcash menggunakan mekanisme konsensus PoW. Para miner ZEC harus bersaing untuk memecahkan masalah kriptografi guna memproduksi blok baru dan mendapatkan reward blok.
Meskipun secara teknis mining koin Zcash dimungkinkan menggunakan komputer standar (dengan sistem operasi seperti Linux, Mac, atau Docker), tingkat kesulitan jaringan telah meningkat secara signifikan sejak peluncurannya. Maka, menambang ZEC dengan komputer pribadi kini hampir mustahil dan jarang menguntungkan.
Untuk melakukan mining Zcash secara efektif, disarankan menggunakan:
Miner ASIC: Sirkuit Terintegrasi Khusus Aplikasi adalah perangkat keras yang memang dirancang khusus bagi mining mata uang kripto.
Pool mining: Dengan bergabung ke dalam pool mining, miner dapat menggabungkan daya komputasi mereka untuk meningkatkan efisiensi dan peluang memperoleh reward yang kemudian dibagi secara proporsional di antara anggota pool.
Siapa yang Mengelola Zcash?
Zcash awalnya dikembangkan oleh Electric Coin Company (ECC). Sebagai langkah menuju desentralisasi, ECC memindahkan merek dagang dan lisensi ke Zcash Foundation. Pada tahun 2024, ECC mengumumkan niatnya untuk mundur lebih jauh dengan menyerahkan keputusan tata kelola sepenuhnya kepada Foundation.
Namun, fitur privasi pada Zcash juga menjadi perhatian pemerintah dan regulator. Hal ini memicu perdebatan mengenai masa depan adopsi ZEC dan koin berfokus privasi lainnya di ekonomi global teregulasi.
Pengajuan ETF Zcash oleh Grayscale
Pada akhir tahun 2025, Grayscale, sebuah manajer aset digital, mengajukan permohonan untuk exchange-traded fund (ETF) Zcash. Jika disetujui, ETF ini akan memungkinkan investor tradisional membeli saham yang mewakili ZEC melalui akun broker standar tanpa perlu mengelola dompet kripto atau kunci privat.
Penutup
Zcash adalah proyek kripto yang berfokus pada privasi blockchain yang menggunakan teknologi zk-SNARK. Teknologi privasi ini memungkinkan pengguna menjaga kerahasiaan transfer uang mereka tanpa kehilangan kemampuan untuk memverifikasi transaksi.
Bacaan Lebih Lanjut
Penafian: Konten ini disajikan kepada Anda dengan dasar “sebagaimana adanya” hanya sebagai informasi umum dan edukasi tanpa pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun. Konten ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, hukum, atau profesional lainnya ataupun dimaksudkan untuk merekomendasikan pembelian produk atau jasa tertentu. Anda sebaiknya mencari nasihat dari penasihat profesional yang sesuai. Produk yang disebutkan dalam artikel ini mungkin tidak tersedia di wilayah Anda. Jika suatu artikel merupakan kontribusi dari kontributor pihak ketiga, harap diperhatikan bahwa pandangan yang dinyatakan merupakan milik kontributor pihak ketiga tersebut dan tidak mencerminkan pandangan Binance Academy. Silakan baca penafian lengkap kami untuk mengetahui detail lebih lanjut. Harga aset digital dapat menjadi volatil. Nilai investasi Anda mungkin turun atau naik. Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang sudah diinvestasikan. Anda bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keputusan investasi Anda. Binance Academy tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian yang mungkin Anda alami. Materi ini juga tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, hukum, atau profesional lainnya. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Ketentuan Penggunaan dan Peringatan Risiko kami.


