Selama beberapa dekade, Obligasi AS telah menjadi landasan sistem keuangan global—aset “bebas risiko” yang utama. Bank sentral mengumpulkannya. Pemerintah mempercayainya. Investor berlari ke arah mereka di setiap krisis.
Tapi sekarang… sesuatu sedang rusak.
Di balik layar, negara-negara di seluruh dunia sedang melepaskan Obligasi AS dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, dan pergeseran ini bisa membentuk kembali pasar global, mata uang, dan bahkan geopolitik.
Ini bukan hanya kebisingan.
Ini adalah perubahan struktural.
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pemerintah asing dan bank sentral telah mulai mengurangi kepemilikan utang AS mereka, sebuah tren yang telah dipercepat selama beberapa tahun terakhir dan semakin intensif baru-baru ini.
Alih-alih mengakumulasi Treasury, banyak negara adalah:
Menjual kepemilikan yang ada
Memperlambat pembelian baru
Mendiversifikasi cadangan ke dalam emas, komoditas, dan aset non-USD
Perilaku ini tidak biasa dan berbahaya karena Treasury AS sangat bergantung pada permintaan asing untuk menjaga biaya pinjaman tetap rendah.
Siapa yang Memimpin Penjualan?
🇨🇳 China
Dulunya pemegang Treasury AS terbesar kedua, China telah secara bertahap membuangnya selama bertahun-tahun.
Mengapa?
Ketegangan geopolitik dengan AS.
Risiko sanksi
Keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar
China malah telah menimbun emas dan mendorong penyelesaian perdagangan dalam mata uang non-USD.
🇯🇵 Jepang
Jepang masih memegang jumlah besar Treasury, tetapi retakan mulai muncul:
Kelemahan yen memaksa Jepang untuk menjual Treasury untuk mempertahankan mata uangnya
Hasil domestik yang meningkat membuat obligasi AS kurang menarik
Jepang menjual bahkan sebagian kecil dapat mengguncang seluruh pasar obligasi.

Pasar Berkembang
Negara-negara di Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin secara diam-diam:
Mengurangi eksposur USD
Meningkatkan cadangan emas
Menandatangani perjanjian perdagangan bilateral dalam mata uang lokal
Ini adalah de-dolarisasi dalam gerakan lambat.
💣 Mengapa Negara-negara Kehilangan Kepercayaan pada Treasury AS?
1️⃣ Utang AS yang Meledak
Utang pemerintah AS tumbuh dengan laju parabola.
Triliunan ditambahkan setiap tahun hanya untuk membiayai defisit dan pembayaran bunga.
Pemegang asing bertanya:
“Berapa lama ini bisa berlanjut?”
2️⃣ Senjata Dolar
Sanksi, pembekuan aset, dan pembatasan keuangan telah mengirim pesan yang keras:
Jika Anda memegang aset dolar, mereka dapat dipolitisasi atau dibekukan
Kesadaran itu telah membuat bank sentral ketakutan.
3️⃣ Hasil Lebih Tinggi = Risiko Lebih Tinggi
Seiring suku bunga naik:
Harga obligasi jatuh
Kerugian menghantam portofolio cadangan devisa asing
Treasury jangka panjang menjadi liabilitas, bukan tempat yang aman
4️⃣ Erosi Inflasi
Inflasi tinggi berarti:
Imbal hasil riil pada Treasury berbalik negatif
Kekuatan beli cadangan dolar mencair
Mengapa memegang aset yang menjamin kerugian dalam istilah riil?
Apa yang Terjadi Jika Tren Ini Mempercepat?
Di sinilah badai terbentuk.
Kenaikan Suku Bunga
Permintaan asing yang lebih sedikit = AS harus menawarkan hasil yang lebih tinggi untuk menarik pembeli.
Itu berarti:
Peminjaman pemerintah yang lebih mahal
Suku bunga hipotek yang lebih tinggi
Pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat
Tekanan Dolar
Jika Treasury dibuang secara agresif:
Permintaan USD melemah
Biaya impor naik
Risiko inflasi kembali
Dominasi global dolar ditantang.
Volatilitas Saham & Kripto
Hasil yang lebih tinggi menguras likuiditas dari aset berisiko:
Saham menderita
Kripto mengalami fluktuasi yang ganas
Pasar berkembang menghadapi pelarian modal
Mengapa Emas Menjadi Pemenang yang Diam
Satu aset yang mendapatkan manfaat dari pergeseran ini: EMAS.
Bank sentral membeli emas pada tingkat rekor karena:
Tidak ada risiko pihak ketiga
Tidak ada risiko sanksi
Tidak ada pencetakan
Emas semakin menjadi aset cadangan netral di dunia yang terpecah.
Apakah Ini Akhir dari Treasury AS?
Belum.
Dolar AS masih dominan, Treasury masih likuid, dan tidak ada pengganti segera.
Tetapi jangan salah:
> Ini adalah awal dari transisi jangka panjang, bukan kepanikan sementara.
Dunia perlahan-lahan bergerak dari keuangan berbasis kepercayaan ke keuangan berbasis lindung nilai.
Pikiran Akhir: Badai Sedang Membangun
Ketika negara-negara membuang Treasury AS, mereka tidak hanya menjual obligasi—mereka sedang memberikan suara melawan sistem saat ini.
Tren ini memberi sinyal:
Pecahnya fragmentasi geopolitik
Menurunnya kepercayaan pada sistem fiat
Masa depan dengan lebih banyak volatilitas dan lebih sedikit jaring pengaman
Badai besar belum datang—tetapi awan sedang berkumpul dengan cepat.

