(Berita tanggal 23 Januari 2026)
CALIFORNIA — Menurut pengumuman resmi dari Walrus Foundation yang dirilis pada 22 Januari, organisasi e-sports terkenal Team Liquid telah memutuskan untuk bekerja sama dan memindahkan seluruh sistem penyimpanan konten mereka ke protokol terdistribusi Walrus.
Ini tercatat sebagai jumlah data tunggal terbesar yang pernah diunggah ke jaringan ini hingga saat ini. Sesuai kesepakatan, sekitar 250 Terabyte (TB) data — termasuk rekaman pertandingan bersejarah, cuplikan belakang layar, dan banyak konten eksklusif untuk para penggemar — akan diubah dari penyimpanan fisik tradisional ke infrastruktur terdesentralisasi Walrus.
Perwakilan dari Team Liquid menyatakan, tujuan utama dari transformasi skala ini adalah untuk sepenuhnya menghilangkan risiko "kerusakan lokal" (single point of failure) yang sering terjadi pada sistem server terpusat. Begitu data diunggah ke Walrus, file-file ini tidak hanya lebih aman tetapi juga diubah menjadi "aset yang kompatibel di rantai" (onchain-compatible assets), membuka kemungkinan pengelolaan dan penggunaan sebagai jenis aset digital yang nyata.
Dalam siaran pers, pihak Team Liquid menekankan: "Kolaborasi dengan Walrus tidak hanya membuat konten kami lebih mudah diakses dan aman, tetapi juga mengubahnya menjadi jenis aset yang berguna."
Acara ini menandai langkah maju yang signifikan secara teknis, membuktikan kemampuan jaringan Walrus dalam memenuhi kebutuhan penyimpanan data skala besar untuk organisasi internasional, sekaligus menegaskan tren penerapan teknologi blockchain dalam menjaga arsip digital di era baru.