#ARPA/USDT Mengapa kamu selalu mengalami kerugian saat bermain kontrak?

Jelas mengikuti "strategi master", tapi terus menerus kehilangan modal.

Satu kalimat yang menyentuh:

#dusk bukan karena kamu kurang beruntung, tetapi 90% kerugian sudah ditentukan sejak kamu melakukan pemesanan.

Saya telah melihat terlalu banyak pemula, terjatuh di 5 lubang yang sama.

1. Leverage terlalu tinggi, mati terlalu cepat

Ilusi paling mematikan bagi pemula: sekali lipat.

Modal penuh + leverage 100x, 200x, jika pasar hanya berbalik 1%-2%, akun langsung menjadi nol.

Perbandingan sederhana:

Leverage 5x, dapat menahan fluktuasi 20%, hidup lebih lama;

Leverage 10x, fluktuasi 10%, mulai berbahaya;

Leverage di atas 50x, 2% sudah bisa membuatmu pergi.

Ingat satu kalimat: bertahan hidup dulu, baru berhak untuk menghasilkan uang.

Pemula harus jujur 5-10x.

2. Tidak menggunakan stop loss, bertahan sampai mati

"Tunggu sebentar, pasti akan kembali."

"Sudah kehilangan setengah, sekarang menjual terlalu menyakitkan."

Hasilnya hanya satu:

Dari rugi 30%, menjadi rugi 50%, lalu menjadi rugi 100%.

Cara yang benar sangat sederhana:

Saat membuka posisi, langsung atur stop loss (3%-5%);

Jika sudah untung, pindahkan stop loss, kunci keuntungan terlebih dahulu.

3. Semua modal diinvestasikan, langsung nol

"Kesempatan langka, langsung semua modal!"

"Hanya sekali ini, jika menang langsung pergi."

Ini adalah cara mati yang paling klasik dalam kontrak.

Ingat rumus posisi:

Posisi tunggal ≤ Modal × 2% ÷ Faktor leverage

Modal 10 ribu U, leverage 10x, satu transaksi maksimal 200 U.

Jangan pernah membiarkan satu transaksi menentukan hidup dan mati.

4. Perdagangan emosional, membeli di puncak, menjual di dasar

Lonjakan tajam tidak berani dilewatkan, membeli di harga tinggi;

Penurunan tajam panik menjual, baru saja menjual langsung rebound.

Data sangat kejam:

Lebih dari 80% kerugian terjadi saat emosi tidak terkontrol.

Satu-satunya solusi:

Rencanakan terlebih dahulu, eksekusi secara mekanis;

Kurangi begadang, kurangi melihat pasar.

5. Tidak mengerti bursa, mati karena "jarum"

Sekali menarik stop loss, langsung menarik kembali;

Dalam kondisi ekstrem, slippage, langsung rugi beberapa poin.

Strategi yang realistis:

Pilih bursa yang stabil;

Peristiwa besar, kondisi ekstrem, jangan terlibat dalam kontrak.

Akhirnya, saya berikan satu kalimat:

Jurang selalu ada, pasar memanen orang yang sama dari emosi yang berbeda.

Lampu, saya hanya menyalakan satu. Bisa tidaknya mencapai tepi,

kekuasaan, ada di tanganmu.