AS Memindahkan Kapal Induk Nuklir Dari Cina Menuju Timur Tengah
Amerika Serikat telah mulai memindahkan salah satu aset angkatan lautnya yang paling kuat, kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln, menandakan pergeseran strategis dari fokus di Asia Timur menuju Timur Tengah.
Menurut laporan pelacakan pertahanan, USS Abraham Lincoln telah meninggalkan Laut Cina Selatan dan saat ini sedang transit melalui Selat Malaka, sebuah titik kemacetan maritim global yang penting. Grup serangan kapal induk diharapkan memasuki Laut Arab sekitar 25 Januari, menempatkannya dalam jangkauan cepat ke Timur Tengah.