Pendahuluan: Sebuah potongan penting dalam infrastruktur keuangan di dunia cryptocurrency

Dalam dua hari terakhir, terjadi sebuah peristiwa yang tampaknya sepele di dunia cryptocurrency, tetapi sebenarnya bisa mengubah nasib banyak trader ritel—Binance secara resmi meningkatkan platform opsi mereka, memungkinkan pengguna biasa untuk "menjual opsi" (Menulis Opsi/Mendekati Opsi).

Banyak orang mungkin belum menyadari apa artinya ini. Sebelumnya, sebagian besar produk opsi sederhana di bursa hanya memungkinkan pengguna bertindak sebagai "pembeli". Artinya, Anda hanya bisa menghabiskan uang untuk membeli tiket lotere, apakah Anda memenangkan hadiah besar (hasil besar), atau tiket lotere Anda menjadi tidak berlaku (nol). Ini pada dasarnya adalah tindakan "perjudian" dengan odds tinggi dan tingkat kemenangan rendah.

Membuka izin 'penjual' berarti kamu bisa berdiri di sisi lain meja, menjadi 'penjual tiket', yaitu 'bankir'.

Di Wall Street, investor institusi mampu melewati pasar bull dan bear, sering kali bukan karena prediksi yang akurat, tetapi dengan 'menjual volatilitas' untuk mendapatkan premi yang stabil. Ini disebut model 'mengumpulkan sewa'.

Analisis mendalam ini akan menguraikan: Mengapa 'menjual opsi' adalah pelajaran wajib bagi ritel untuk naik menjadi trader profesional? Bagaimana memanfaatkan fitur ini di Binance untuk membangun strategi 'pasti untung'? Dan dalam situasi apa kamu bisa bangkrut karena fitur ini?

Bab pertama: Lompatan pemikiran - dari 'Pemburu' ke 'Petani'

1.1 Pembeli vs Penjual: Persaingan nilai harapan matematis.

Sebelum masuk ke praktik yang lebih dalam, kita harus memahami logika dasar.

Pembeli opsi (Long Option):

Mentalitas: Pemburu.

Tindakan: Membayar premi, bertaruh bahwa akan ada pergerakan besar di masa depan.

Model laba/rugi: Kerugian terbatas (hanya kehilangan premi), keuntungan tidak terbatas (secara teoritis).

Tingkat kemenangan: Sangat rendah. Karena kamu tidak hanya harus menebak arah yang benar, tetapi juga waktu yang tepat, dan harus mengalahkan 'kerugian waktu'.

Penjual opsi (Short Option):

Mentalitas: Petani/Pemilik sewa.

Tindakan: Mengambil premi dari pembeli, berjanji untuk membeli atau menjual pada harga tertentu di masa depan.

Model profit dan rugi: Keuntungan terbatas (hanya mendapatkan premi), kerugian bisa sangat besar (jika menjual telanjang).

Tingkat kemenangan: Sangat tinggi. Selama pasar tidak mengalami perubahan ekstrim, atau waktu berlalu, kamu bisa menghasilkan uang.

1.2 Rahasia inti: Waktu adalah musuh pembeli, teman penjual.

Dalam model penilaian opsi (Black-Scholes), ada huruf Yunani yang disebut Theta (θ). Ini mewakili 'penurunan nilai waktu'.

Jika kamu membeli opsi Call, jika harga koin tidak bergerak, setiap hari nilai opsi kamu akan berkurang karena adanya Theta. Pada tanggal jatuh tempo, jika harga koin tidak naik, nilai opsi akan menjadi nol.

Logika keuntungan inti dari penjual adalah 'mengambil Theta'. Selama pasar datar, sedikit naik, sedikit turun, bahkan hanya naik tidak cukup cepat, penjual tetap mendapatkan untung. Inilah sebabnya mengapa institusi lebih suka menjadi penjual - karena di pasar yang penuh ketidakpastian ini, 'waktu berlalu' adalah satu-satunya hal yang pasti.

Bab kedua: Strategi praktis satu - covered call: Teknik 'memperkuat' bagi para pemegang koin.

Ini adalah strategi yang paling cocok untuk ritel, risiko terendah, dan juga merupakan salah satu yang paling disukai Buffett. Jika kamu adalah pemegang BTC atau ETH jangka panjang (Hodler), strategi ini harus kamu pelajari.

2.1 Apa itu covered call?

Secara sederhana: kamu memegang aset (misalnya 1 ETH), sambil menjual 1 opsi Call dengan harga eksekusi di atas harga saat ini.

Identitasmu: Kamu memiliki aset, kamu berjanji kepada pasar: 'Jika ETH naik ke harga tinggi tertentu, saya bersedia menjual ETH saya kepadamu.'

Keuntunganmu: Pihak lain untuk mendapatkan 'hak beli' ini, sekarang harus membayarmu sejumlah tunai (premi).

2.2 Simulasi skenario (pengujian matematis)

Misalkan kondisi saat ini:

Waktu: 17 Januari 2026

Harga ETH saat ini: $3,000

Operasi: Kamu memegang 1 ETH, menjual di Binance 1 kontrak opsi Call 'berakhir dalam 1 bulan, dengan harga eksekusi $3,500'.

Pendapatan premi: Misalkan harga pasar adalah $100 (yaitu 0.033 ETH).

Apa yang akan terjadi sebulan kemudian?

Skenario A: Jatuh bebas (ETH jatuh ke $2,000)

Hasil: Opsi kadaluarsa, tidak ada yang akan membeli koinmu dengan $3,500.

Akunmu: Kamu masih memiliki 1 ETH, tetapi 1 ETH ini menyusut. Namun! Kamu mendapatkan $100 dari premi. $100 ini seperti airbag, mengurangi kerugianmu.

Kesimpulan: Mengungguli hanya memegang koin.

Skenario B: Datar atau sedikit naik (ETH di antara $3,000 - $3,499)

Hasil: Opsi tetap kadaluarsa.

Akunmu: Koin masih di tanganmu, harga koin mungkin sedikit naik. Sementara itu, kamu mendapatkan $100.

Kesimpulan: Penghasilan meningkat! Ini yang disebut 'mengumpulkan sewa'. Jika tidak menjual opsi, kamu tidak mendapatkan apa-apa selama sebulan.

Skenario C: Kenaikan besar (ETH naik ke $4,000)

Hasil: Opsi diaktifkan. Kamu harus menjual ETH kepada pihak lain dengan harga $3,500.

Akunmu: Kamu menjual ETH, mendapatkan $3,500 tunai + $100 premi = $3,600.

Kesimpulan: Meskipun kamu mendapatkan ( $3,000 -> $3,600 ), tetapi kamu kehilangan potensi keuntungan (karena harga pasar adalah $4,000). Ini adalah risiko utama dari strategi covered call: risiko kehilangan.

2.3 Mengapa ini adalah keterampilan luar biasa?

Bagi para pemegang koin, $3,500 sebenarnya adalah level psikologis untuk mengambil keuntungan.

Jika tidak naik: Saya memegang koin, mendapatkan bunga (premi).

Jika harga naik: Saya mengambil keuntungan dan masih mendapatkan bunga tambahan.

Mau di mana saja, ini adalah mentalitas investasi.

Bab ketiga: Strategi praktis dua - opsi jual yang dijamin dengan tunai (Cash-Secured Put): 'Membeli di dasar' ala Buffett.

Kamu ingin membeli Bitcoin di $90,000, tetapi harga sekarang adalah $95,000.

Apa yang akan dilakukan ritel biasa? Mengatur order beli limit $90,000, lalu menunggu dengan bodoh.

Apa yang akan dilakukan orang pintar? Menjual Put.

3.1 Logika strategi

Menjual Put (opsi jual) berarti: Kamu berjanji kepada pasar, 'Jika harga jatuh ke $90,000, saya berjanji untuk membelinya dengan tunai.'

Karena kamu menyediakan 'asuransi' ini, pasar harus membayar premi kepadamu.

3.2 Simulasi skenario

Harga BTC saat ini: $95,000

Dana kamu: Memiliki 90,000 USDT.

Operasi: Menjual 1 kontrak opsi jual BTC dengan harga eksekusi $90,000, yang akan jatuh tempo 1 bulan kemudian.

Pendapatan premi: Misalkan $2,000.

Apa yang akan terjadi sebulan kemudian?

Skenario A: Tidak turun (BTC masih di $92,000 atau melonjak)

Hasil: Tidak ada yang akan menjual kepadamu di $90,000. Opsi kadaluarsa.

Keuntungan: Kamu tidak berhasil membeli di dasar, tetapi kamu mendapatkan untung $2,000!

Pikirkan: Jika order limit tidak terisi, kamu tidak mendapatkan apa-apa; jika Put tidak terisi, kamu memiliki arus kas. Tingkat pengembalian tahunan bisa mencapai 20%-30%.

Skenario B: Harga jatuh (BTC jatuh ke $85,000)

Hasil: Opsi diaktifkan. Kamu harus membeli 1 BTC dengan harga $90,000.

Analisis biaya: Harga belimu adalah $90,000, tetapi kamu sebelumnya sudah menerima $2,000 premi. Jadi biaya sebenarnya adalah $88,000!

Kesimpulan: Kamu tidak hanya berhasil membeli di dasar, tetapi juga dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan membeli di pasar spot.

3.3 Alat untuk membeli di dasar yang sebenarnya

Ini adalah metode Buffett membeli Coca-Cola. Jika kamu ingin membeli aset pada harga tertentu, jangan mengatur order, jual Put.

Baik membeli aset dengan harga lebih rendah atau mendapatkan pengembalian tunai yang tinggi.

Bab keempat: Siklus akhir - “Strategi Roda” (The Wheel Strategy)

Menggabungkan kedua strategi di atas, membentuk mesin arus kas klasik di pasar saham dan cryptocurrency.

Memegang USDT: Menjual Put OTM (out of the money) untuk mendapatkan premi.

Jika tidak turun: Terus jual Put, terus menghasilkan uang tunai.

Jika harga turun (diaktifkan): Kamu membeli BTC (aset fisik).

Memegang BTC: Saat ini beralih ke menjual Call OTM (covered call).

Jika tidak naik: Terus jual Call, terus dapatkan bunga dalam bentuk koin.

Jika harga naik (diaktifkan): BTC-mu dijual, kembali menjadi USDT.

Kembali ke langkah pertama.

Ini seperti siklus sempurna. Selama kamu optimis bahwa BTC akan naik dalam jangka panjang, tetapi akan ada fluktuasi selama periode ini, strategi ini akan memungkinkan kamu untuk 'mengumpulkan sewa' secara terus-menerus antara USDT dan BTC.

Bab kelima: Rincian dan risiko fitur baru di Binance (Panduan penyelamatan yang wajib dibaca)

Meskipun strategi terdengar bagus, beroperasi di lingkungan Binance yang memiliki leverage tinggi dan volatilitas tinggi, ada beberapa detail inti dan risiko besar yang harus dijelaskan.

5.1 Sistem margin

Menjadi penjual opsi di Binance tidak sepenuhnya gratis, kamu perlu mengunci margin.

Mode semua posisi: Binance biasanya menggunakan mode akun terintegrasi. Ini berarti USDT, BTC, bahkan ETH di akun kontrakmu dapat digunakan sebagai jaminan.

Titik risiko: Jika arah opsi yang kamu jual berbalik (misalnya menjual Call setelah harga koin melonjak), kerugian sementara kamu akan meningkat tajam. Jika margin tidak mencukupi, aset di akunmu bisa dipaksa dijual! Ingat: Saat melakukan covered call, selalu pastikan sistem mengenali bahwa kamu memiliki aset, sehingga sebagian besar persyaratan margin dapat dikecualikan.

5.2 Zona terlarang: Menjual Call telanjang (Naked Call)

Ini adalah cara tercepat bagi ritel untuk bangkrut.

Apa itu menjual Call telanjang? Kamu tidak memiliki BTC, tetapi kamu menjual opsi Call BTC.

Konsekuensi: Jika BTC seperti awal tahun 2024 meningkat dua kali lipat dalam sebulan, secara teori kerugianmu tidak terbatas. Contoh: Kamu menjual Call di $50,000, harga naik menjadi $100,000. Kamu berutang $50,000 kepada pasar. Jika naik menjadi $200,000, kamu berutang $150,000.

Peringatan: Kecuali kamu adalah trader top, selamanya, selamanya hanya lakukan 'covered call' (menjual Call setelah memiliki aset), jangan 'menjual telanjang'.

5.3 Jerat likuiditas

Opsi di Binance meskipun banyak volume, tetapi dibandingkan dengan bursa opsi lama seperti Deribit, kedalaman order di beberapa harga eksekusi mungkin tidak mencukupi.

Fenomena: Selisih harga beli dan jual (Spread) sangat besar.

Saran praktis: Saat menjual, jangan menggunakan order pasar (Market Order) untuk menghindari kerugian, pastikan untuk menggunakan order limit (Limit Order). Hitung harga yang wajar dalam pikiranmu, bersabarlah menunggu transaksi.

5.4 Pemilihan volatilitas implisit (IV)

Kapan waktu terbaik untuk menjual opsi agar paling menguntungkan? Saat pasar panik atau sangat euforia.

IV (Implied Volatility): Indikator untuk mengukur nilai opsi.

Menjual saat IV tinggi: Misalnya, malam sebelum pemilu, malam sebelum keputusan ETF. Saat ini, emosi pasar sedang tinggi, harga opsi sangat tinggi, saatnya menjual, seperti menjual payung di hari hujan, harganya paling mahal.

Menunggu saat IV rendah: Jika pasar tidak bergerak, premi sangat sedikit, saat ini menjual opsi tidak efektif, lebih baik tidak melakukannya.

Bab keenam: Ringkasan mendalam dan pengembangan mental.

6.1 Kelompok yang cocok

Pemegang koin: Memiliki banyak aset, tidak berniat menjual, ingin mendapatkan keuntungan dalam bentuk koin.

Investor dengan basis U: Menganggap produk investasi dengan 5% per tahun terlalu rendah, ingin mendapatkan 15%-30% pengembalian tahunan dengan menjual Put.

Trader di pasar berombak: Memperkirakan pasar tidak akan mengalami lonjakan atau penurunan besar dalam beberapa bulan ke depan.

6.2 Jerat psikologis

Menjadi penjual yang paling sulit bukanlah teknis, tetapi 'keserakahan'.

Setelah kamu mendapatkan uang dari menjual Put 10 kali berturut-turut, kamu akan merasa ini adalah 'makan siang gratis'.

Jadi, kamu mulai meningkatkan leverage, menjual Put lebih dari kapasitas modal yang kamu miliki.

Kemudian, burung hitam datang (misalnya FTX crash), pasar jatuh 30% dalam sehari. Margin kamu langsung tertekan, sebelumnya 10 kali untung menjadi rugi, bahkan berutang kepada bursa.

6.3 Inti pikiran

'Penjual adalah perusahaan asuransi, bukan penjudi.'

Perusahaan asuransi menghasilkan uang berdasarkan probabilitas dan hukum bilangan besar, bukan bertaruh bahwa kecelakaan tidak akan terjadi.

Kontrol leverage dengan ketat: Selalu anggap harga koin akan terjun bebas besok, apakah posisi kamu dapat menahan?

Menerima 'jual terbang': Saat melakukan covered call, jika harga koin naik, senyumlah dan ucapkan selamat kepada pembeli, karena kamu sudah mendapatkan bagian yang seharusnya kamu dapatkan.

Harus sabar: Penjual mendapatkan uang dari waktu, ini adalah uang lambat.

Kesimpulan: Jalan yang harus dilalui untuk investor ritel yang lebih baik.

Fungsi penjual opsi di Binance menandakan kematangan lebih lanjut dari pasar derivatif cryptocurrency. Bagi ritel, ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk beralih dari 'dikeruk' menjadi 'memanen nilai waktu'.

Namun, alat itu sendiri tidak baik atau jahat, hanya melalui otak yang dipersenjatai dengan pengetahuan yang dapat mengendalikan alat tersebut.

Jika kamu bisa memahami artikel ini dan secara ketat menjalankan disiplin 'covered' dan 'jaminan tunai', maka selamat, kamu tidak lagi menjadi orang yang hanya melihat grafik K dan melakukan pembelian dan penjualan berdasarkan emosi, tetapi menjadi investor dewasa yang tahu cara membangun benteng menggunakan matematik keuangan.

Di pasar saat ini, BTC $95,000 mungkin membuatmu merasa di puncak. Karena tidak berani mengejar harga tinggi, mengapa tidak mencoba menjual Put, menunggu pasar memberimu 'gaji'?