Sering ada teman yang menanyakan kepada saya: 'Setelah berkecimpung di pasar ini begitu lama, apakah benar ada aturan yang bisa dilihat sekali pandang dan pasti naik?'

Saya hanya bisa mengatakan kepada Anda: aturan itu kabur, bukan yang pasti.

Banyak trader selalu berusaha menganggap pasar seperti jam yang sangat presisi, merasa bahwa jika mereka membongkar semua bagiannya, mereka bisa menghitung detik berikutnya.
Namun pada kenyataannya, pasar lebih seperti cuaca; Anda bisa memperkirakan 'musim panas akan disertai hujan lebat', itu disebut aturan; tetapi jika Anda bersikeras memprediksi 'hari depan pukul 14.05, tetesan hujan akan jatuh di anak tangga mana', maka Anda sedang menyulitkan diri sendiri.

1. Jangan menganggap "standar" sebagai "hukum"
Sejarah memang akan terulang, tetapi tidak pernah diputar ulang dengan sederhana.
Jika Anda tetap ingin mencari hukum tepat yang "hanya jika MACD golden cross pasti naik", Anda pasti akan meragukan kehidupan Anda pada akhirnya.
Trader sejati, tidak memiliki "hukum" yang kaku, hanya "standar".
Apa itu standar? Standar adalah batasan yang Anda tetapkan untuk diri sendiri, ketika pasar mencapai posisi tertentu, memenuhi syarat untuk masuk Anda, Anda akan melaksanakan, apakah setelah dilaksanakan harga naik atau turun, itu adalah urusan pasar, bukan hukum yang bisa Anda kendalikan.

2. Kebenaran pergerakan harga: ini adalah eksperimen "pegas"
Terlepas dari aliran teknik mana yang Anda pelajari, buka cangkangnya untuk melihat inti, gerakan pasar sebenarnya hanya terdiri dari dua kata: konvergensi, divergensi.

Anda dapat membayangkan pasar sebagai sebuah pegas:
Konvergensi: semakin pegas ditekan, semakin ketat. Kedua belah pihak di sana berjuang, tidak ada yang dapat menggerakkan yang lain, fluktuasi harga semakin kecil. Pada saat ini, Anda menemukan pasar menjadi tenang.
Divergensi: yaitu ketika pegas yang ditekan sampai batas ekstrem tiba-tiba melenting.

Poin logika di sini: semakin ketat pegas ditekan (konvergensi), semakin besar kekuatan saat melenting nanti (pergerakan besar), ini adalah logika yang tak terelakkan, adalah hukum tingkat fisik.
Tetapi jika Anda bertanya kepada saya: "Kapan pegas ini akan melenting? Apakah ke kiri atau ke kanan?"
Maaf, itu tidak dapat diketahui. Jika Anda tetap ingin menebak arah dan bertahan, yang harus kita lakukan adalah mengikuti, membangun aturan pemicu.

3. Perdagangan bukanlah "prediksi ilahi", tetapi "respons ilahi"
Banyak orang kehilangan uang, karena mereka merasa telah "menemukan" arah divergensi, lalu langsung bertaruh besar.
Tapi bagaimana para ahli yang sebenarnya melakukannya?
Mereka telah memahami di mana konvergensi berada, sama dengan memahami di mana peluang berada, sisanya adalah menunggu.

Ketika pasar mulai divergensi, saya masuk untuk melakukan "respons".
Jika arah divergensi pasar tidak sesuai dengan yang saya bayangkan, atau melenting lalu tidak ada tenaga lagi, saya segera keluar, ini disebut "penarikan yang benar".

Apakah Anda menyadari? Ini sebenarnya bukan tentang memprediksi masa depan, tetapi tentang melakukan permainan probabilitas.

4. Mengapa Anda bisa bertahan lama di pasar ini?
Bukan karena Anda lebih tepat daripada yang lain, tetapi karena rasio untung rugi Anda, Anda harus mencari cara untuk mencapai rasio untung rugi 7-10 kali, ini adalah langkah pertama.

Karena hukum itu kabur, kita harus mengakui bahwa kita bisa salah, ketika salah, struktur konvergensi akan melindungi Anda, membiarkan Anda melarikan diri dengan biaya yang sangat kecil (stop loss kecil).
Ketika benar, potensi divergensi akan mengangkat Anda, membiarkan Anda mendapatkan beberapa kali lipat bahkan belasan kali lipat dari kerugian.

Asalkan setiap kali Anda "salah" kehilangan uang seperti darah nyamuk yang sangat sedikit, dan ketika "benar" mendapatkan uang seperti paha yang sangat besar, bahkan jika setengah dari waktu Anda salah, Anda tetap menjadi pemenang di pasar ini.

Inilah logika dasar dari keuntungan perdagangan: melepaskan obsesi untuk mencari hukum pasti yang menang, untuk menangkap ledakan setelah konvergensi energi, lalu menggunakan kerugian dan keuntungan yang "asymmetrical" untuk mendapatkan ruang keuntungan jangka panjang.