Kita banyak berbicara tentang kepemilikan di dunia kripto, tetapi ada krisis tersembunyi yang mengintai di balik sektor NFT dan permainan.

Ketika Anda membeli NFT atau berinteraksi dengan dApp, file media aktual (gambar, video, aset 3D) jarang disimpan langsung di blockchain itu sendiri. Mengapa? Karena menyimpan data besar secara on-chain secara historis terlalu mahal dan lambat. Sebaliknya, aset-aset ini sering berada di server terpusat seperti AWS. Jika server itu mati atau proyek berhenti membayar tagihan, aset permanen Anda lenyap, meninggalkan Anda dengan token kosong.

@Walrus 🦭/acc Walrus sedang menyelesaikan cacat mendasar ini dengan menyediakan lapisan penyimpanan terdesentralisasi yang hemat biaya dan kuat. Dibangun untuk mengintegrasikan secara mulus dengan blockchain Sui, Walrus menggunakan teknologi revolusioner yang disebut "Red Stuff" (pengkodean penghapusan 2D).

Cara Kerjanya (Secara Sederhana):
Alih-alih hanya menyalin file ke beberapa server (yang mahal), Walrus memecah data menjadi potongan matematis yang lebih kecil. Potongan-potongan ini didistribusikan di seluruh jaringan. Keajaiban terletak pada pemulihan: Anda hanya memerlukan sebagian kecil dari potongan-potongan ini untuk merekonstruksi file asli dengan sempurna.

Mengapa WAL Penting
Token WAL adalah mesin ekonomi dari solusi ini.

  1. Pembelian Penyimpanan: Pengguna dan pengembang membayar dalam WAL untuk menyimpan blob data.

  2. Insentif Node: Node penyimpanan diberi imbalan dalam WAL untuk menjaga data tetap tersedia dan cepat diambil.

  3. Tata Kelola: Komunitas memutuskan parameter masa depan jaringan.

Untuk permainan Web3, platform sosial, dan koleksi NFT bernilai tinggi, Walrus menawarkan jalur pertama yang layak menuju keberlanjutan sejati. Ini memastikan bahwa "terdesentralisasi" berarti lebih dari sekadar hash transaksi—ini berlaku untuk data itu sendiri.

#Walrus #Web3Infrastructur #CryptoEducation #Binance $WAL $BTC $BNB