YZi Labs telah secara terbuka mengkritik Dewan CEA Industries (NASDAQ: BNC) setelah perusahaan mengadopsi pil racun dan amandemen anggaran dasar yang bersifat pembatas, menyebutnya tidak ramah terhadap pemegang saham dan bertujuan untuk memperkuat posisi dewan daripada meningkatkan nilai pemegang saham.
Sebagai salah satu pemegang saham terbesar BNC, YZi Labs berpendapat tindakan-tindakan ini melampaui persyaratan hukum Nevada dan secara tidak perlu membatasi kemampuan pemegang saham untuk bertindak melalui persetujuan tertulis. Menurut YZi, Dewan mengambil langkah-langkah ini meskipun telah ada peringatan sebelumnya bahwa pengurangan lebih lanjut hak suara dapat menimbulkan risiko fidusia bagi direksi.

🔍 Kekhawatiran Utama yang Diajukan oleh YZi Labs
Rapat Tahunan 2025 sudah ditunda melewati tanggal ulang tahunnya
Dewan tampaknya lebih memprioritaskan taktik defensif daripada keterlibatan itikad baik
Pemegang saham mungkin akan ditolak dalam proses pencalonan direktur yang gratis dan adil
YZi juga menolak klaim BNC bahwa mereka tidak pernah mempertimbangkan token aset digital alternatif untuk strategi perbendaharaannya.
Ini secara langsung bertentangan dengan komentar publik yang dibuat oleh CEO David Namdar pada akhir 2025 tentang mengeksplorasi aset kripto lainnya, termasuk Solana, yang menimbulkan kekhawatiran serius tentang tata kelola dan keselarasan.

⚖️ Apa yang Dipertaruhkan
Jika tidak terselesaikan, sengketa ini bisa mengubah komposisi dewan BNC pada Rapat Tahunan 2025.
YZi Labs telah menyatakan niatnya untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk memilih direktur baru yang sejalan dengan strategi token asli yang mereka investasikan.
📌 Intinya:
Ini tidak lagi hanya tentang strategi token, tetapi tentang tata kelola perusahaan, hak pemegang saham, dan transparansi.

Bagaimana respons Dewan BNC selanjutnya mungkin akan mendefinisikan kepercayaan investor ke depan.

