#walrus $WAL
Berikut adalah beberapa artikel dan informasi tentang Protokol Walrus [1][2][3]:
- *Apa itu Protokol Walrus?*: Protokol Walrus adalah solusi penyimpanan terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Sui, dirancang untuk menyediakan penyimpanan data yang cepat, dapat diskalakan, dan tahan sensor untuk aplikasi terdesentralisasi.
- *Fitur Utama*:
- *Penyimpanan Terdesentralisasi*: Mendistrubusikan data pengguna melalui jaringan node penyimpanan independen, yang meningkatkan redundansi dan keamanan data.
- *Kontrol Pengguna*: Memungkinkan pengguna untuk mengelola file dan data mereka, yang menjamin kontrol dan fleksibilitas.
- *Tahan Sensor*: Tahan terhadap sensor dan titik kegagalan terpusat, yang menjamin ketersediaan data dan aksesibilitasnya.
- *Bagaimana Cara Kerjanya*: Protokol Walrus menggabungkan prinsip blockchain dan distribusi file terdesentralisasi, memanfaatkan arsitektur Sui berbasis objek untuk melacak metadata file, memverifikasi, dan mengelolanya.
- *Kasus Penggunaan*: Ideal untuk kontrak pintar, aplikasi terdesentralisasi, token non-fungible (NFT), dan media sosial terdesentralisasi, yang memerlukan solusi penyimpanan on-chain atau hybrid.
- *Ekonomi Token*: Menggunakan token WAL untuk tata kelola, staking, dan pembayaran di dalam jaringan.
- *Pendanaan*: Protokol Walrus mengumpulkan 140 juta dolar dalam pendanaan dari para investor, termasuk Standard Crypto, a16z crypto, dan Electric Capital.
