Spanyol sedang bersiap untuk perubahan besar dalam cara cryptocurrency diatur dan dipantau. Apa yang dulunya merupakan pasar yang diawasi secara longgar kini bergerak menuju sistem keuangan yang sangat terkontrol, dengan pengawasan penuh diharapkan pada pertengahan 2026.
Perubahan ini terkait dengan kerangka MiCA Uni Eropa, yang akan menstandarkan regulasi crypto di seluruh negara anggota. Di Spanyol, penegakan hukum akan berada di bawah regulator pasar negara, Komisi Pasar Sekuritas Nasional. CNMV sudah mengawasi lebih dari 60 perusahaan crypto terdaftar, termasuk bank dan penyedia kustodi, dan akan segera menerapkan aturan institusional penuh untuk aset digital.
Di bawah rezim baru, kepatuhan tidak akan lagi bersifat opsional. Perusahaan yang beroperasi di Spanyol harus memenuhi standar lisensi UE atau keluar dari pasar. Pemerintah telah memperpanjang periode transisi hingga 1 Juli 2026, memberikan waktu bagi perusahaan untuk beradaptasi, tetapi batas waktunya ketat. Setiap penyedia yang gagal mendapatkan otorisasi penuh akan dipaksa untuk menutup operasi Spanyolnya.
DAC8 Mengubah Cara Kripto Dilaporkan
Sementara MiCA berfokus pada struktur pasar, undang-undang terpisah yang dikenal sebagai DAC8 akan membentuk kembali cara aktivitas kripto dilaporkan ke negara. Disetujui pada Oktober 2025, DAC8 mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Di bawah arahan ini, platform kripto harus melaporkan setiap transaksi ke Badan Pajak Spanyol. Tidak seperti aturan perbankan tradisional, tidak ada ambang batas minimum. Transaksi senilai dua euro akan dilaporkan dengan cara yang sama seperti satu senilai dua juta.
Ini menciptakan sistem pelaporan yang lebih luas daripada yang pernah diterapkan sebelumnya pada pasar keuangan. Platform yang beroperasi di Spanyol, termasuk Binance dan Kraken melalui entitas Eropa mereka, akan diharuskan untuk mengajukan catatan transaksi penuh pada tahun 2027.
Saat pelaporan otomatis berkembang, dompet pribadi yang disimpan sendiri menonjol sebagai salah satu dari sedikit area yang tidak secara langsung dicakup oleh DAC8. Sementara platform terpusat harus melaporkan aktivitas pengguna, aset yang disimpan dalam dompet pribadi tetap di luar sistem ini, setidaknya untuk saat ini.
Ini menciptakan perpecahan yang jelas. Pengguna yang mengandalkan layanan terpusat akan menghadapi transparansi penuh dan kemungkinan penyitaan aset, sementara mereka yang menyimpan sendiri akan mempertahankan ruang privasi hukum yang semakin menyusut.
Arah Spanyol Berbeda Dari Tren Global
Dorongan regulasi Spanyol terjadi bersamaan dengan proposal politik yang lebih luas. Beberapa legislator telah menyarankan untuk menaikkan pajak capital gains pada kripto hingga setinggi 47 persen dan memperlakukan aset digital sebagai properti yang sepenuhnya dapat disita.
Pada saat yang sama, negara lain mengambil pendekatan yang berbeda. Di Amerika Serikat, undang-undang yang diusulkan seperti Undang-Undang Bitcoin untuk Amerika akan memungkinkan warga membayar pajak federal dalam Bitcoin tanpa memicu pajak capital gains. Ini akan memperlakukan Bitcoin lebih seperti aset strategis daripada spekulatif.
Kontrasnya semakin terlihat. Spanyol bergerak menuju pengawasan dan perpajakan yang ketat, sementara yurisdiksi lain bereksperimen dengan insentif dan integrasi.
Akibatnya, perusahaan dan investor kripto Spanyol semakin vokal. Banyak yang bekerja untuk melindungi privasi pengguna dan mencegah modal serta bakat berpindah ke negara-negara yang lebih ramah terhadap kripto.
Dengan 2026 mendekat, Spanyol menghadapi momen menentukan. Hasilnya tidak hanya akan membentuk bagaimana kripto digunakan di negara tersebut, tetapi juga apakah inovasi tetap di dalam batasnya atau mencari tempat lain.
Postingan Spanyol Bergerak untuk Melacak Semua Transaksi Kripto saat 2026 Mendekat pertama kali muncul di The VR Soldier.

