شهد سعر عملة مانتل (MNT) اليوم تراجعًا في الزخم بعد أن سجل قفزة حادة بلغت نسبتها 7% في اليوم السابق. حيث انزلق الرمز نحو منطقة 1.15 دولار مع تدافع المتداولين لتأمين أرباحهم. يأتي هذا التراجع في خضم عملية سحب أوسع شملت العملات البديلة الرئيسية، ولا سيما تلك المرتبطة بقطاعي الطبقة الثانية (Layer-2) والتمويل اللامركزي (DeFi)، وكلاهما شهد جلسة تداول صعبة أخرى.
Tegangan ekonomi makro memicu perilaku menghindari risiko

Menurut data "CoinMarketCap", sekitar 110 miliar dolar nilai pasar aset digital menguap dalam 24 jam terakhir, setara dengan penurunan sebesar 2,18%. Penurunan ini terfokus pada sektor-sektor yang biasanya bergerak lebih cepat saat sentimen pasar menurun:
* Penurunan token layer 2: 2,15%
* Penurunan token DeFi: 2,35%
Mata uang Mantle, yang selama beberapa minggu terakhir mengikuti pergerakan Ethereum (ETH) dengan erat (dengan koefisien korelasi 0,89 dalam 30 hari terakhir), ikut mengalami penurunan seiring turunnya Ethereum menuju level 3.200 dolar. Dorongan langsung bagi perubahan ini berasal dari pernyataan yang disampaikan dalam Konferensi Pembayaran dan Inovasi Federal pada 10 Desember, di mana pejabat menyebutkan bahwa penurunan suku bunga mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk terjadi.
Pesan ini cukup untuk mendorong trader kembali ke posisi defensif. Akibatnya, volume perdagangan Mantle turun sekitar 13% menjadi 168,68 juta dolar, dan nilai pasar turun menjadi 3,71 miliar dolar, mencerminkan penurunan harga harian.
Level teknikal membatasi Mantle
Dari sudut pandang teknikal, kenaikan yang dimulai sebelumnya dalam minggu ini berhenti di level 1,884 dolar, level yang menjadi titik resistensi sulit bagi beberapa upaya penetrasi. Selain itu, Mantle masih diperdagangkan di bawah level koreksi Fibonacci 23,6% di 1,63 dolar, dan wilayah yang lebih luas antara 1,43 dolar hingga 1,32 dolar tetap berfungsi sebagai penutup untuk pergerakan naik.
Salah satu hambatan paling sulit adalah moving average sederhana 200 hari (200-day SMA), yang berada di sekitar 1,1497 dolar. Mantle mengalami kesulitan dalam menembus garis ini, yang berfungsi sebagai batas atas selama lebih dari satu minggu. Di sisi lain, wilayah dukungan yang biasa berada antara 0,94 dolar hingga 0,86 dolar, yang bertahan saat mencapai level terendah bulan November.
Indikator momentum:
* Indeks kekuatan relatif (RSI) naik menjadi 51,18, menunjukkan bahwa pembeli lebih aktif dibandingkan sebelumnya pada bulan ini, namun sinyal ini masih lemah untuk mengonfirmasi pembalikan tren.
* Rata-rata bergerak jangka pendek akhirnya berkumpul di bawah harga, namun formasi ini masih rapuh.
Perilaku pasar menunjukkan tekanan jual
Data aliran ke bursa memperkuat gagasan bahwa trader sedang memasuki tahap profit taking. Pada 10 Desember, Mantle mencatat aliran bersih masuk ke bursa sebesar 4,02 juta dolar pada level sekitar 1,1656 dolar. Meskipun aliran masuk mungkin tampak positif pada pandangan pertama, hal ini biasanya menunjukkan bahwa token dipindahkan ke bursa, yang umumnya terjadi karena ekspektasi penjualan atau pengurangan eksposur (akumulasi). Perubahan ini sangat mencolok dibandingkan awal tahun, ketika Mantle secara konsisten mencatat aliran keluar bersih, yang menunjukkan akumulasi. Pola ini kini telah terbalik.

Pasaran derivatif (Futures):
* Minat terbuka (Open Interest) naik dari 71 juta dolar pada awal Desember menjadi lebih dari 80 juta dolar, merupakan tanda bahwa trader bersiap menghadapi volatilitas yang lebih besar.
* Tingkat pembiayaan (Funding Rate), yang mencapai -0,0099%, menunjukkan bahwa sentimen cenderung menjual (short-leaning) mendominasi, di mana para penjual bersedia membayar diskon untuk mempertahankan posisi jual mereka.
Perkiraan terhenti pada dua level utama

Analis mengatakan bukti berikutnya terletak pada kemampuan Mantle untuk kembali menembus moving average 200 hari dan mendorong indeks kekuatan relatif (RSI) melampaui level 60. Jika kedua level ini berhasil ditembus, peluang untuk bergerak menuju zona resistensi 1,43 dolar hingga 1,32 dolar akan meningkat. Namun, jika gagal, Mantle bisa kembali menuju dukungan dasarnya di 0,94 dolar hingga 0,86 dolar, terutama jika rata-rata bergerak jangka pendek mulai turun kembali.
Saat ini, stagnasi mata uang mencerminkan campuran antara profit taking, aliran baru ke bursa, tekanan ekonomi makro yang lebih kuat, dan hambatan teknikal yang sulit diatasi. Tampaknya para trader mengamati dengan cermat, dan belum yakin apakah kenaikan terakhir Mantle hanya percikan singkat atau awal dari pemulihan yang lebih luas.