Pada 8 November 2025, Partai Republik secara resmi menolak proposal terbaru Partai Demokrat untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung — memperpanjang krisis menjadi hari ke-36, menjadikannya penutupan terlama dalam sejarah Amerika.
Rekor terakhir, yang ditetapkan selama kebuntuan 2018–2019, adalah 35 hari. Rekor itu sekarang telah dipecahkan — dan konsekuensinya bergetar melalui setiap lapisan masyarakat.
⚖️ Kebuntuan Inti
Di jantung kebuntuan politik ini terletak dua prioritas yang saling bertentangan:
🔵 Partai Demokrat:
Menuntut perpanjangan subsidi Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA) untuk melindungi akses kesehatan bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Dengan tegas menolak mengaitkan kebijakan imigrasi dengan proposal anggaran.
🔴 Partai Republik:
Bersikeras untuk memotong manfaat kesehatan untuk mengurangi pengeluaran federal.
Ingin mengaitkan pembatasan imigrasi langsung dengan undang-undang anggaran pemerintah.
Tidak ada pihak yang bergerak — dan setiap hari yang berlalu, tekanannya semakin meningkat.
🏚️ Biaya Manusia
Di balik teater politik, hidup nyata sedang terganggu.
42 juta orang Amerika berpenghasilan rendah telah melihat program bantuan makanan mereka ditangguhkan.
Lebih dari 750.000 pegawai federal baik sedang cuti atau bekerja tanpa gaji, berjuang untuk menutupi sewa dan tagihan.
Perjalanan udara menghadapi penundaan dan pembatalan besar-besaran karena staf pengendalian lalu lintas udara menghubungi sakit, tidak mampu membayar biaya perjalanan.
Komunitas lokal berperan dengan penggalangan makanan dan bantuan timbal balik — tetapi skala krisis menguji batas sistem.
🏛️ Dampak Politik
Di dalam Washington, permainan saling menyalahkan sedang berlangsung penuh.
Setiap pihak saling menuduh pihak lain "menahan negara sebagai sandera." Aturan filibuster Senat, yang memerlukan 60 suara untuk memajukan setiap undang-undang, telah menjadi medan perang utama.
Partai Republik memegang 53 kursi, memberi mereka mayoritas — tetapi tidak cukup untuk memecahkan kebuntuan. Tanpa kerjasama bipartisan, kedua ruangan tetap terjebak.
Analis politik memperingatkan bahwa penutupan yang berkepanjangan berisiko merusak kepercayaan publik terhadap kedua partai — dan, yang lebih penting, terhadap kemampuan pemerintah untuk berfungsi sama sekali.
📉 Implikasi Pasar dan Kripto
Ketidakpastian tidak pernah baik untuk pasar.
Dengan rilis data ekonomi terhenti dan pengeluaran dibekukan, sentimen risiko telah menurun. Kontrak berjangka ekuitas tetap volatil, sementara investor mengamati pasar kripto dengan cermat — terutama karena likuiditas mengetat dan aliran spekulatif melambat.
Secara historis, Bitcoin telah bertindak sebagai lindung nilai terhadap disfungsi politik AS, tetapi tekanan makro saat ini campur aduk. Para trader mengamati $BTC $ETH $BNB, menunggu kejelasan dari Washington.
🧭 Garis Bawah
Ini bukan hanya kebuntuan politik — ini adalah ujian ketahanan.
Jika tidak ada kompromi yang muncul dalam minggu mendatang, analis memperingatkan bahwa layanan federal dapat mulai runtuh di area kritis seperti keselamatan penerbangan, perumahan, dan kesehatan.
Dalam kata-kata salah satu pengamat Capitol Hill:
"Kami tidak lagi menyaksikan penutupan — kami menyaksikan keruntuhan yang lambat."


