Dalam diskusi tentang "Ekonomi Kreator" di Token2049, sebuah pandangan radikal diajukan: "IP (Hak Kekayaan Intelektual) di masa depan tidak akan lahir dari firma hukum, tetapi akan lahir dari platform verifikasi kolaboratif seperti Rumour.app." Pada awalnya terasa berlebihan, tetapi setelah dipikirkan lebih dalam, sangat mengkhawatirkan. Apa yang sedang dijelajahi oleh Rumour.app mungkin merupakan bentuk baru dari penciptaan dan kepemilikan pengetahuan.

Kekakuan sistem IP tradisional

Sistem IP saat ini, terutama hak cipta dan paten, memiliki banyak masalah: biaya pengajuan yang tinggi, proses yang lambat, perlindungan yang sulit, dan terutama tidak cocok untuk melindungi ide-ide yang terfragmentasi, prosesual, dan dihasilkan secara kolaboratif. Sebuah ide yang brilian tidak memiliki perlindungan selama proses pembentukannya sebelum menjadi karya paten atau hak cipta.

Paradigma baru dari Rumour.app: Proses adalah aset

Di Rumour.app, kelahiran sebuah produk pengetahuan bukan lagi 'pendaftaran' yang instan, tetapi merupakan 'proses evolusi' yang dapat ditelusuri dan kolaboratif.

· Sel-sel asli dari ide: Seorang pengguna mengajukan desain tentang mekanisme konsensus baru. 'Rumour' ini adalah sel asli dari ide tersebut, yang dicatat secara permanen di dalam rantai.

· 'Sejarah kehidupan' evolusi kolaboratif: Kemudian, pengembang lain bergabung, menunjukkan celahnya, mengusulkan solusi perbaikan, bahkan menyediakan kode simulasi. Setiap kontribusi adalah dorongan untuk evolusi 'entitas pengetahuan' ini, dan dicatat dengan jelas.

· Automasi hak dan lisensi: Solusi matang yang terbentuk akhirnya, kepemilikannya tidak lagi dimiliki oleh satu orang, tetapi didefinisikan oleh seluruh peta kontribusi. Kontrak pintar dapat secara otomatis menetapkan bahwa setiap entitas bisnis yang ingin menggunakan solusi ini perlu membayar biaya lisensi kepada semua kontributor berdasarkan proporsi kontribusi. Ini mewujudkan 'kepemilikan kolektif yang dinamis dan terdistribusi berdasarkan kontribusi'.

Bagaimana saya menggunakan Rumour.app? — Menjadi 'editor gen' dari jaringan pengetahuan

Saya akan berpartisipasi seperti ini:

· Menyemai: Saya akan dengan berani mempublikasikan ide penelitian saya yang belum matang, tetapi mungkin memiliki potensi di Rumour.app. Saya tidak lagi khawatir tentang 'mencuri ide', karena platform ini memberikan bukti kepemilikan yang paling asli untuk saya.

· Memelihara: Saya lebih suka menjelajahi ide-ide awal orang lain dan menggunakan pengetahuan saya untuk memberikan kontribusi. Karena saya menyadari, setiap komentar atau tambahan yang berharga dari saya bukanlah kerja tanpa imbalan, tetapi 'investasi' dalam potensi hak kekayaan intelektual di masa depan.

· Memanen: Ketika 'entitas pengetahuan' yang saya dan komunitas kembangkan akhirnya diadopsi oleh suatu proyek, saya dapat secara otomatis mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan, meskipun kecil. Ini mendorong saya untuk terus menghasilkan output intelektual yang berkualitas tinggi.

Visi masa depan: 'Persekutuan bebas' para intelektual

Ini seolah-olah merupakan bentuk awal dari 'perkumpulan manusia bebas' yang dibicarakan Marx di bidang produksi pengetahuan. Rumour.app menyediakan dasar teknis untuk itu. Ini memungkinkan para cendekiawan di seluruh dunia untuk berkolaborasi dengan aman di sekitar ide bersama hanya berdasarkan satu set aturan yang transparan, tanpa harus saling percaya, dan berbagi nilai besar yang mungkin dihasilkannya di masa depan.

Dari perangkat lunak sumber terbuka hingga penelitian akademis, dari penulisan skenario hingga desain produk, setiap bidang yang membutuhkan kebijaksanaan kolektif akan dibentuk ulang. Yang kita sambut adalah era 'kapitalisme pengetahuan' — di sini, modal bukanlah uang, melainkan kecerdasan dan wawasan, dan Rumour.app adalah bursa sahamnya.

$ALT

ALT
ALT
0.00748
-2.09%

@rumour.app #Traderumour