Hai! Cek pengembangan menarik ini dengan Vietnam dan kripto. Negara ini, yang menduduki peringkat 3 teratas untuk adopsi cryptocurrency secara global, telah memutuskan untuk tidak melarangnya tetapi meluncurkan proyek percontohan. Namun, dengan satu caveat: hanya lima bursa yang akan menerima lisensi untuk beroperasi.
Sementara lima "yang terpilih" ini beroperasi, pemerintah akan mengembangkan aturan: perpajakan, standar keamanan, persyaratan operasional. Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Chi bahkan menyatakan harapannya bahwa lisensi pertama akan diterbitkan pada tahun 2025, tetapi ia menekankan bahwa timeline tergantung pada kesiapan perusahaan itu sendiri.
Yang menarik adalah meskipun ada minat tinggi terhadap crypto di Vietnam, tidak ada aplikasi resmi dari bursa yang telah diajukan. Para ahli menjelaskan ini karena dua alasan utama:
Persyaratan yang Sangat Tinggi - Seperti yang dikatakan Vitaly Shtyrkin dari B2BINPAY, "batang masuknya begitu tinggi sehingga sebagian besar kandidat potensial tidak dapat mengatasinya."
Ketidakpastian - Perusahaan-perusahaan menunggu agar semua aturan permainan menjadi jelas.
Di satu sisi, pendekatan otoritas dapat dipahami: mereka ingin mengendalikan risiko dan menciptakan lingkungan yang aman. Membatasi pilot pada lima bursa memungkinkan mereka untuk "menguji perairan" sebelum membuka pasar lebih luas.
Tapi ada sisi negatifnya:
Inovasi crypto bisa berpindah ke negara lain.
Pemain besar akan mendapatkan keuntungan dibandingkan dengan startup kecil.
Pasar mungkin berkembang lebih lambat karena kurangnya kompetisi.
Pada saat yang sama, Vietnam telah menjadi salah satu negara pertama yang mengesahkan undang-undang khusus tentang aset digital—langkah maju yang besar.
Apa pendapat Anda? Apakah pendekatan hati-hati ini akan membantu Vietnam menciptakan pasar crypto yang stabil dan aman, atau apakah negara ini berisiko kehilangan posisinya dalam industri crypto karena kekakuan yang berlebihan?