Kontrak senilai $20B antara Angkatan Darat AS dan Anduril Industries menunjukkan seberapa cepat perang modern beralih menuju teknologi dan sistem pertahanan yang didorong oleh AI.
Alih-alih hanya bergantung pada senjata tradisional, pemerintah sekarang menginvestasikan banyak dalam perangkat lunak, sistem otonom, dan platform pengawasan canggih. Startup pertahanan seperti Anduril menjadi pemain kunci dalam masa depan inovasi militer.
Kesepakatan seperti ini juga menyoroti tren yang lebih besar: garis antara teknologi Silicon Valley dan pertahanan nasional semakin menyempit setiap tahun.
Pertanyaan sebenarnya sekarang adalah seberapa banyak AI, otomatisasi, dan teknologi pertahanan akan membentuk keamanan global dalam dekade berikutnya.
