Saya tertawa ketika saya membuka halaman 27 dari buku putih, oleh logika "blok yang terisi penuh" itu.
Mereka menyebutnya "optimisasi efisiensi", bahkan menetapkan tingkat pengisian ideal blok sebesar 50%.
Ini mengingatkan saya pada pabrik-pabrik tua yang melakukan segala cara untuk memenuhi target produksi.
Dalam sistem Midnight, jika tidak terisi penuh, hadiah akan menyusut; jika terlampaui, biaya akan melonjak.
Kecintaan pada "tingkat pengisian" ini menyimpan estetika kekuatan industri di baliknya.
Pengembang dan validator, untuk mendapatkan bagian hadiah itu, secara sengaja atau tidak sengaja menghasilkan banyak "sampah data" yang tidak berarti, yang hanya untuk mengisi ruang.
Dalam logika ini, blok tidak lagi berfungsi sebagai wadah untuk menampung kehendak dan pertukaran nilai manusia.
Ia menjadi kartu jawaban yang harus diisi penuh, sebuah kontainer digital yang harus dimasukkan ke dalam kuota.
Kecintaan pada "kepadatan" ini sebenarnya adalah pemangkasan secara brutal terhadap kebutuhan transaksi yang nyata.
Untuk membuat kurva terlihat bagus, agar protokol terlihat "makmur", kebutuhan pengguna yang nyata tenggelam dalam tindakan berlebihan yang lahir dari insentif.
Ini sangat mirip dengan "lompatan besar" di dunia digital.
Kami tidak peduli apakah blok-blok ini berisi kunci menuju kebebasan, atau hanya kebisingan yang tidak berarti.
Kami hanya peduli apakah bilah kemajuan mencapai ambang batas yang telah ditetapkan oleh aktuaris.
Yang paling absurd adalah, ketika Anda membayar biaya untuk "terisi penuh", Anda sebenarnya sedang membayar pajak untuk kemakmuran yang palsu.
Ketika efisiensi dijadikan indikator yang bersifat memaksa, teknologi ini tidak lagi menjadi alat yang melayani manusia, melainkan sebuah lubang hitam yang menggelembung sendiri.
Ia rakus menelan daya komputasi dan sumber daya, hanya untuk membuktikan bahwa sistem ini "masih hidup".
Jika nilai sebuah blok hanya tergantung pada apakah ia terisi penuh, maka kita tidak jauh dari kebangkrapan yang sebenarnya.
Bagaimanapun, sekumpulan map berisi kertas bekas yang penuh, dan sekumpulan map kosong, dalam arti matematis, sama sekali tidak memiliki nilai.