Bursa saham Saudi, yang juga dikenal sebagai Tadawul, telah terpengaruh oleh konflik Iran yang terus berlangsung dan penutupan Selat Hormuz. Indeks All Share Tadawul (TASI) jatuh 5,91% selama empat minggu terakhir, ditutup pada 10.830,73 pada 9 Maret 2026. Namun, saham Saudi Aramco telah melawan tren, naik 13% tahun ini, dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,68 triliun. ¹

Konflik ini telah menyebabkan peningkatan harga minyak, menguntungkan ekspor minyak Arab Saudi. Harga minyak mentah Brent melonjak di atas $100 per barel, dan saham Saudi Aramco telah naik ke level tertinggi mereka sejak 2022. Meskipun demikian, pasar Saudi yang lebih luas tetap rentan terhadap geopolitik regional dan risiko inflasi. ² ³

*Dampak Utama pada Bursa Saham Saudi:*

$PIXEL $RENDER $ETH

RENDER
RENDER
1.793
-6.85%
ETH
ETH
2,077.24
-5.01%

PIXEL
PIXEL
0.0123
-13.38%

- _Lonjakan Harga Minyak_: Harga minyak mentah Brent melonjak 10-13% menjadi $100 per barel, menguntungkan Saudi Aramco.

- _Volatilitas TASI_: Indeks jatuh 5,91% selama empat minggu, mencerminkan kekhawatiran investor tentang stabilitas regional.

- _Ketahanan Aramco_: Saham perusahaan naik 13% tahun ini, didorong oleh harga minyak mentah yang tinggi.

Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang dampak konflik Iran terhadap pasar global atau rencana ekonomi Arab Saudi?#BTCReclaims70k