Cover Image

Dalam cuitan terbaru, kepala penelitian RippleX Aanchal Malhotra menyoroti diskusi hebat tentang perjalanan Ripple dan XRP Ledger di Harvard Business School.

Malhotra jelas merupakan peserta dan panelis di acara Harvard Business School, seperti yang dibuktikan oleh cuitannya, yang membagikan merchandise terkait.

Kepala penelitian RippleX membagikan beberapa detail dari diskusi, yang dinyatakannya mencakup teknologi, jalur menuju adopsi institusional, dan visi untuk pembayaran lintas batas terkait dengan Ripple dan XRP Ledger.

Diskusi yang fantastis di Harvard Business School tentang perjalanan Ripple & XRPL - teknologi, jalur menuju adopsi institusional, visi untuk pembayaran lintas batas. Pertanyaan yang luar biasa, rasa ingin tahu yang nyata tentang ke mana infrastruktur kripto bergerak. Suka percakapan ini. 🙌 #Ripple #HBS pic.twitter.com/2dZfJkRyGX

— Aanchal Malhotra (@aanchalmalhotre) 11 Maret 2026

Malhotra menyoroti pertanyaan luar biasa yang diajukan oleh peserta, yang menunjukkan rasa ingin tahu yang nyata tentang ke mana infrastruktur kripto bergerak.

Perkembangan yang akan datang untuk XRP Ledger adalah privasi, yang dianggap sebagai pendorong signifikan untuk penggunaan institusional. Transfer Rahasia untuk Token Multi-Purpose (Confidential MPTs) di XRP Ledger adalah ekstensi dari XLS-33 (Token Multi-Purpose).

kartu

Confidential MPTs memungkinkan saldo dan transfer rahasia menggunakan enkripsi EC-ElGamal dan bukti nol-pengetahuan (ZKP), sambil mempertahankan semantik akuntansi inti dan invariant pasokan dari XLS-33.

Dalam sebuah tweet terbaru, CEO Ripple Brad Garlinghouse menyatakan bahwa 2026 akan menjadi tahun yang menentukan lagi. Garlinghouse mencatat bahwa Ripple tetap berada di pasar yang tepat dengan kemampuan yang tepat di seluruh pembayaran, kustodi, likuiditas, dan manajemen treasury. "Ada peluang besar di depan, dan kami memastikan XRP berada di pusatnya," kata Garlinghouse.

Ripple untuk mendapatkan lisensi layanan keuangan Australia

Dalam perkembangan terbaru, Ripple sedang memperoleh Lisensi Layanan Keuangan Australia (AFSL). Ini tetap signifikan dalam upayanya untuk menjembatani TradFi dengan generasi berikutnya dari infrastruktur digital, dengan kepatuhan regulasi menjadi fokus.

Dengan lisensi tersebut, Ripple menggandakan komitmennya kepada lembaga dan perusahaan keuangan Australia, menyediakan platform yang sepenuhnya teratur, dari ujung ke ujung untuk memindahkan nilai.

Ripple kini memiliki lebih dari 75 lisensi regulasi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu perusahaan kripto yang paling banyak memiliki lisensi.