‏Apakah minyak mengubah aturan main? Prediksi "mengejutkan" dari Bank of America

‏Di saat banyak yang khawatir bahwa kenaikan harga minyak akan menyebabkan inflasi dan pada gilirannya meningkatkan suku bunga, Bank of America (Bank of America) mengeluarkan pandangan yang sama sekali berbeda! 📉🛢️

‏ Singkatnya:

‏Bank tersebut berpendapat bahwa jika harga minyak terus tinggi dalam jangka waktu yang lama, hal itu dapat mendorong Federal Reserve AS untuk "melonggarkan" kebijakan moneternya (yaitu menurunkan suku bunga atau memperlambat laju kenaikan), bertolak belakang dengan apa yang mungkin diperkirakan oleh beberapa orang.

‏Mengapa hal itu bisa terjadi? (logika ekonomi):

‏Minyak sebagai "pajak": kenaikan besar dan terus-menerus dalam harga bahan bakar berfungsi sebagai "pajak tambahan" yang menarik likuiditas dari kantong konsumen.

‏Pengendalian konsumsi:

‏Ketika orang mengeluarkan lebih banyak uang untuk bahan bakar dan pemanasan, pengeluaran mereka untuk barang dan jasa lainnya akan berkurang, yang menyebabkan perlambatan ekonomi.

‏Kekhawatiran resesi: Untuk menghindari ekonomi terperosok dalam resesi parah karena permintaan yang lemah, "federal" mungkin terpaksa menurunkan suku bunga untuk merangsang aktivitas ekonomi, bahkan jika inflasi "yang terlihat" tinggi karena energi.

‏Kesimpulan:

‏Kita dihadapkan pada "paradoks ekonomi"; di mana mahalnya minyak bisa menjadi penyebab yang sama yang mengakhiri era suku bunga tinggi!

#OIL

#OilPricesSlide

#Iran'sNewSupremeLeader

#oil

#OilMarket