Ketika seorang pengemudi pengiriman menjatuhkan paket di depan pintu Anda, biasanya ada catatan di suatu tempat. Sebuah nama, sebuah akun, sejarah pekerjaan sebelumnya. Tanpa jejak itu, akan sulit untuk mengetahui siapa yang menyelesaikan pekerjaan atau apakah orang yang sama dapat dipercaya lagi. Saya terkadang berpikir tentang robot dengan cara yang mirip. Ketika mesin mulai melakukan tugas di dunia fisik, seseorang harus menjawab pertanyaan dasar: mesin mana yang sebenarnya melakukan pekerjaan itu?
Fabric Foundation tampaknya mendekati ini melalui identitas digital untuk mesin. Dalam istilah sederhana, identitas digital adalah catatan yang terus-menerus melekat pada perangkat di berbagai tugas. Jika robot gudang memindahkan barang atau drone memeriksa infrastruktur, aktivitas tersebut dapat dicatat di bawah identitas itu. Seiring waktu, mesin membangun sejarah. Bukan kecerdasan, tetapi reputasi.
Ini menjadi menarik ketika koordinasi terjadi melalui jaringan terbuka. Validator dalam sistem meninjau bukti seperti data sensor atau sinyal lokasi sebelum mengonfirmasi bahwa suatu tugas terjadi. Setelah diverifikasi, catatan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak mesin. Sebuah dasbor atau sistem peringkat kemudian dapat menunjukkan mesin mana yang secara konsisten menyelesaikan pekerjaan nyata. Di platform seperti Binance Square, metrik visibilitas serupa secara diam-diam membentuk siapa yang orang percayai.
Namun, identitas untuk mesin menimbulkan pertanyaan aneh. Sebuah robot dapat diperbaiki, diprogram ulang, atau bahkan disalin dalam perangkat lunak. Jadi apa yang sebenarnya melanjutkan identitas ke perangkat keras, perangkat lunak, atau operator di belakangnya? Ide Fabric bekerja dengan baik jika identitas tetap bermakna. Jika terlalu jauh dari mesin yang sebenarnya melakukan pekerjaan, catatan tersebut mungkin mulai menceritakan kisah yang berbeda dari kenyataan.