Masa depan teknologi secara resmi meninggalkan batas-batas Bumi. CEO proyek Starcloud, Philip Johnston, menyatakan: «Konsumsi AI akan mencapai 20 GW. Membangun kapasitas seperti itu di planet ini — tidak masuk akal. Cepat atau lambat semuanya akan pergi ke orbit».
Apa yang sedang terjadi sekarang?
🔹 Nvidia di luar angkasa: Pada bulan November 2025, satelit Starcloud-1 berhasil menerapkan chip Nvidia H100 yang kuat di orbit. Ini adalah percobaan pertama di dunia untuk meluncurkan perangkat keras AI kelas ini di luar angkasa.
🔹 Mega-konstelasi: Perusahaan telah mengajukan permohonan ke FCC untuk meluncurkan 88.000 satelit yang luar biasa. Itu lebih banyak daripada Starlink, dan ini adalah fondasi untuk awan luar angkasa global.
🔹 Penambangan 24/7: Starcloud berencana memanfaatkan surplus energi matahari untuk menambang Bitcoin. Tanpa emisi di Bumi — hanya energi bersih dari Matahari.
Token mana yang akan terpengaruh? 📈
Berita serupa menciptakan momentum kuat untuk sektor AI dan DePIN:
1️⃣ Bitcoin ($BTC ) — Starcloud secara resmi memperkenalkan narasi 'penambangan orbital'.
2️⃣ Render ($RENDER ) — pemimpin dalam komputasi terdesentralisasi di GPU.
3️⃣ Bittensor ($TAO ) — aset kunci untuk pembelajaran model AI yang terdesentralisasi.
4️⃣ Aliansi Kecerdasan Super Buatan (FET) — pemain utama dalam pengembangan AI otonom.
5️⃣ Near Protocol (NEAR) dan ICP — blockchain yang aktif memperluas infrastruktur untuk kecerdasan buatan.
Mengapa ini penting?
Pusat data luar angkasa menyelesaikan masalah pendinginan (dingin alami dari vakum) dan energi (matahari yang tak terbatas). Ini adalah tahap baru desentralisasi: ketika infrastruktur tidak bergantung pada negara mana pun di Bumi.
Apakah Anda siap untuk era di mana transaksi dan permintaan AI Anda diproses di antara bintang-bintang? ✨
#Starcloud #Nvidia #Aİ #DePIN #BitcoinMining #SpaceTech #Crypto2026