Bayangkan sebuah robot pengantar yang tiba di sebuah gedung dengan obat-obatan.

Ia menyelesaikan tugas dengan sempurna.

Namun sistem mengajukan satu pertanyaan sederhana:

“Siapa kamu?”

Robot tersebut tidak dapat menjawab.

Tidak ada identitas yang terverifikasi. Tidak ada pembayaran. Tidak ada catatan dari pekerjaan tersebut.

Tugas telah selesai… tetapi robot tidak dapat membuktikannya.

Bagaimana jika bagian yang hilang untuk mesin otonom bukanlah kecerdasan, tetapi identitas?

Saat membaca tentang @Fabric Foundation dan $ROBO , saya mulai berpikir tentang bagaimana mesin mungkin perlu identitas yang dapat diverifikasi sebelum mereka benar-benar bisa berkoordinasi atau mendapatkan imbalan dalam sistem digital. Jika sebuah robot bisa membuktikan siapa dirinya, apa yang diizinkan untuk dilakukannya, dan bagaimana ia telah berperform, itu bisa menciptakan cara yang lebih transparan bagi mesin dan manusia untuk berinteraksi.

Bagi saya, ide ini terasa kurang tentang sensasi dan lebih tentang membangun infrastruktur untuk masa depan di mana sistem otomatis berpartisipasi dalam pekerjaan nyata.

Apakah menurut Anda identitas mesin yang dapat diverifikasi bisa menjadi lapisan penting untuk generasi berikutnya dari jaringan robotika?

#ROBO $ROBO @FabricFND