seorang pejabat senior Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Departemen Keuangan AS sedang mempersiapkan intervensi "tanpa preseden" di pasar minyak berjangka untuk melawan lonjakan harga yang dipicu oleh perang dengan Iran.

$BTC $ETH $BNB

Langkah ini menandai pergeseran strategi yang signifikan, karena pemerintah AS biasanya mencoba memengaruhi harga energi melalui pasokan fisik (seperti melepaskan Cadangan Minyak Strategis) daripada derivatif keuangan.

📊 Rencana: Rekayasa Keuangan vs. Biaya yang Meningkat

Departemen Keuangan, yang dipimpin oleh Sekretaris Scott Bessent, diperkirakan akan menggunakan mekanisme keuangan untuk meredam taruhan spekulatif yang telah mendorong harga minyak mentah Brent menuju $85 per barel.

Menargetkan Spekulasi: Dengan mengambil "sisi berlawanan" dari perdagangan, Departemen Keuangan bertujuan untuk menakut-nakuti "long" spekulatif (investor yang bertaruh pada harga yang lebih tinggi) dan mengurangi "premium perang" yang saat ini sudah terintegrasi dalam harga minyak.

Strategi "Bessent": Para analis mencatat bahwa latar belakang Sekretaris Bessent sebagai manajer hedge fund makro (sebelumnya dari Soros Fund Management) membuatnya sangat cocok untuk intervensi keuangan "di luar kotak" ini.

Mekanisme: Spekulasi menunjukkan penggunaan Dana Stabilitas Pertukaran (ESF)—yang secara historis digunakan untuk menstabilkan dolar—untuk menjual minyak berjangka jangka pendek dan membeli kontrak jangka panjang.#MarketRebound #NewGlobalUS15%TariffComingThisWeek #AIBinance #KevinWarshNominationBullOrBear #USIranWarEscalation