Ketika sebagian besar proyek masih berada pada tahap white paper, tim yang dipimpin oleh Jan Liphardt, profesor di Stanford, dan Boyuan Chen yang memiliki latar belakang di Google DeepMind, telah membuktikan secara nyata bahwa konsep 'robot × Crypto' adalah可行. Tim campuran yang terdiri dari para peneliti dan insinyur dari institusi akademik terkemuka serta kalangan terdepan di Silicon Valley ini telah berhasil meraih pendanaan sebesar 20 juta USD dari lembaga-lembaga seperti Pantera Capital, Sequoia China, dan Coinbase Ventures pada Agustus 2025. Dukungan modal yang melintasi ranah Web2 dan Web3 sendiri sudah cukup menunjukkan kepastian peluang di jalur ini.
Fabric Foundation berupaya mengatasi tantangan paling mendasar dalam skala penggunaan robot—yaitu 'last mile'—yang sering kali menjadi hambatan utama: sistem yang terpisah-pisah, kolaborasi yang tidak efisien, dan ketidakmampuan ekonomi. Produk inti mereka mengadopsi arsitektur dua lapis: 'sistem operasi + jaringan kolaborasi'. Sistem operasi asli AI berbasis open source OM1 ibarat memasang 'otak' sejati pada robot, sehingga robot dapat melakukan interaksi yang alami dan membuat keputusan secara mandiri. Saat ini, OM1 telah kompatibel dengan berbagai model robot, termasuk Unitree Robotics dan UBTECH, dan telah dirilis secara open source di GitHub; sementara itu, protokol FABRIC merupakan jaringan kolaborasi yang memungkinkan robot saling 'mengenal', dengan menggunakan identitas on-chain untuk mencapai kolaborasi lintas merek dan penyelesaian transaksi otomatis.
Kasus penerapan yang paling menggemparkan datang dari jalanan Silicon Valley—melalui kerja sama dengan Circle, robot yang dilengkapi sistem OM1 akan secara otomatis menavigasi ke stasiun pengisian daya ketika daya baterainya rendah, menyelesaikan pembayaran USDC secara mandiri lalu melanjutkan pekerjaannya, tanpa memerlukan partisipasi manusia sama sekali. Ini adalah pertama kalinya mesin memiliki kemampuan konsumsi mandiri, benar-benar menjadi simpul ekonomi yang independen. Peluncuran modul perangkat keras cerdas BrainPack bahkan semakin menurunkan ambang batas akses bagi produsen tradisional.
$ROBO adalah aset penyelesaian dan tata kelola inti dalam jaringan ini. Desain ekonomi tokennya menekankan 'mendapatkan imbalan melalui validasi pekerjaan' alih-alih staking pasif; node harus melakukan staking token untuk memperoleh hak atas alokasi tugas, sehingga menciptakan permintaan nyata di dalam blockchain. Sejak diluncurkan di Binance pada akhir Februari, ROBO telah secara bertahap masuk ke berbagai bursa utama seperti OKX dan Coinbase, dengan volume perdagangan 24 jam yang sempat melampaui 140 juta USD.
Saat ini, kompetisi perdagangan Binance senilai 100.000 USD yang masih berlangsung untuk $ROBO akan berakhir pada 10 Maret, dan pengguna yang memenuhi syarat dapat berpartisipasi dalam pembagian hadiah hampir 2 juta token. Namun, narasi di putaran ini jauh lebih dari sekadar insentif jangka pendek—ketika setiap robot pengantaran atau lengan robot dapat secara mandiri membeli sumber daya dan menciptakan nilai melalui blockchain, $ROBO sebenarnya sedang mendefinisikan kembali 'hak atas distribusi produktivitas'. Dalam proses historis perjalanan dari alat menuju pelaku ekonomi ini, infrastruktur terbuka yang dibangun oleh @FabricFND mungkin merupakan sampel terbaik bagi kita untuk mengamati ekonomi mesin di masa depan.#ROBO
