Perhatikan kemungkinan rebound kuat dari $ETH ini disebabkan oleh kenaikan harga minyak, gas, dan produk turunan fosil setelah serangan Iran.

Ya, Ethereum memiliki hubungan langsung dengan gas dan minyak, baik secara metaforis maupun fisik. "Gas" di Ethereum adalah unit yang mengukur energi komputasi yang diperlukan untuk transaksi (mirip dengan bensin di mobil), sementara jaringan bergantung pada energi fisik, termasuk gas alam dan minyak untuk berfungsi.

Berikut adalah dua jenis hubungan yang kita rinci:

1. Hubungan Fungsional (Gas di Ethereum - "Bahan Bakar"):

Biaya Gas (Gas Fees): Untuk memindahkan ETH, menggunakan kontrak pintar atau NFT, Anda harus membayar biaya yang disebut "gas".

Bahan bakar jaringan: Gas diperlukan untuk memproses dan memvalidasi transaksi di jaringan, bertindak sebagai bahan bakar yang menjaga blockchain tetap operasional.

Binance, "Bagaimana biaya gas bekerja di Ethereum" menjelaskan bahwa ini memastikan bahwa jaringan aman dan efisien.

2. Hubungan Fisik (Konsumsi Energi):

Energi nyata: Meskipun bersifat digital, jaringan Ethereum mengonsumsi energi untuk validasinya. Diperkirakan bahwa sekitar

dari energi yang memberi daya pada jaringan Ethereum berasal dari sumber fosil, termasuk gas alam dan minyak.

ETH
ETH
1,977.09
+0.20%

"Minyak Digital": Sering digunakan metafora bahwa Ether #adalah "minyak digital" karena mendorong ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan aplikasi di jaringan.