Emas kuat di $5,200 dan mungkin bergerak menuju $5,300 saat momentum tetap positif (RSI di dekat 60).

Minyak WTI telah melonjak 22% dari titik terendah Desember dan diperdagangkan di dekat $66.40, mengincar $68–70 jika breakout dikonfirmasi.

Minyak mentah Brent berada di sekitar $73 saat risiko pengiriman meningkat di Selat Hormuz.

Pasar saham lemah: Dow -1.3%, S&P 500 -0.4%, Nasdaq -1% karena ketegangan geopolitik.

Perak melampaui $93 dan bisa menguji $100 seiring dengan meningkatnya permintaan sebagai aset aman.

Bank sentral meningkatkan cadangan emas sebesar 15% tahun-ke-tahun, menunjukkan permintaan jangka panjang yang kuat.

Konflik militer besar antara AS-Israel dan Iran meningkatkan ketidakstabilan regional.

Balasan Iran dan risiko gangguan Hormuz mengancam 20% pasokan minyak global.

Pedagang mungkin memperhatikan dukungan emas di dekat $5,120 dan breakout minyak di atas $66.50 dengan stop-loss yang tepat.

Risiko tinggi: minyak bisa melonjak menuju $100, emas mungkin mundur atas berita damai, dan saham berisiko mengalami koreksi yang lebih dalam.

#USIsraelIran

BTC
BTC
71,300.66
-2.59%