Filsuf Max Weber pernah mengajukan sebuah konsep yang disebut "disenchantment", yang awalnya merujuk pada bagaimana sains modern membebaskan dunia dari mistisisme. Namun kini, konteks dari "disenchantment" telah berubah.

Objeknya telah berubah menjadi emosi antara pria dan wanita.

Kita hidup di era di mana segala biaya dan manfaat dihitung: biaya pernikahan, manfaat, risiko, dan nilai uang.

Teori K-Du Jie yang disebutkan dalam tangkapan layar chat WeChat pada dasarnya adalah sebuah praktik rasionalitas alat yang ekstrem.

Namun ketika semua orang mengukur pernikahan dengan ukuran rasional, bagian-bagian dari pernikahan yang tidak dapat dihitung, seperti kepercayaan tanpa syarat, tekad untuk bersama dalam kesulitan, dan keselarasan jiwa akan runtuh.

Ketika masyarakat secara umum melihat pernikahan dengan cara pengembalian investasi, kedua belah pihak, pria dan wanita, akan merasa dirugikan. Pria merasa telah membayar harga materi yang tinggi, sementara wanita merasa telah membayar harga masa muda untuk melahirkan.