Pasar cryptocurrency sedang mengalami hari-hari yang penuh gejolak sejak Bitcoin menetapkan puncak sejarah 126.080 USD pada bulan Oktober tahun lalu. Hingga saat ini, mata uang kripto terkemuka telah kehilangan sekitar 46% nilainya, membuat psikologi investor ritel sangat bingung. Data on-chain terbaru dari CryptoQuant telah mengungkapkan dinamika kompleks di balik gambaran harga ini. $BTC

BTC
BTCUSDT
67,919.1
-3.64%

Tekanan jual mereda tetapi menyimpan bahaya tersembunyi

Menurut laporan dari firma analitik blockchain CryptoQuant, jumlah Bitcoin yang disetor ke bursa terpusat telah mengalami penurunan yang signifikan. Jika pada tanggal 6/2, pasar harus menghadapi "hujan" 60.000 BTC yang disetor ke bursa, maka angka ini telah turun menjadi sekitar 23.000 BTC rata-rata dalam minggu lalu.

Penurunan aliran dana yang masuk ke bursa sering dianggap sebagai sinyal baik, menunjukkan bahwa fase penjualan ekstrem telah mereda. Namun, indikator lain bernama "Rasio Paus Bursa" (Exchange Whale Ratio) justru membunyikan alarm peringatan. Indeks ini telah mencapai 0.64 - angka tertinggi sejak tahun 2015. Ini berarti bahwa 64% dari total jumlah Bitcoin yang masuk ke bursa saat ini dimiliki oleh 10 alamat dompet dengan volume terbesar. Dengan kata lain, meskipun individu kecil telah berkurang kepanikannya, tetapi para paus besar masih terus "menginjak gas" untuk menjual barang.

Peristiwa "Distribusi Besar" dan perubahan kepemilikan

Ahli J.A. Maartun dari CryptoQuant menyebut periode saat ini sebagai "Distribusi Besar" (Great Redistribution). Ini adalah proses di mana Bitcoin dari tangan para pemegang jangka panjang (Long-term holders) sedang dialihkan ke pemilik baru melalui banyak gelombang penjualan.

Perpindahan ini diperlukan agar pasar dapat menetapkan zona harga dasar baru, tetapi juga disertai dengan rasa sakit bagi mereka yang menggunakan leverage terlalu tinggi. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar angka 67.582 USD, dan pertanyaan terbesar adalah apakah pasar telah menemukan dasar atau belum? #anhbacong

Cari "Dasar absolut" dan kekurangan likuiditas

Analisis dari CryptoQuant menunjukkan bahwa dasar sebenarnya dari siklus bearish kali ini mungkin terletak di sekitar angka 55.000 USD. Yang lebih mengkhawatirkan adalah jumlah stablecoin (USDT) yang tersedia di bursa untuk membeli aset berada pada tingkat yang cukup rendah. Dalam sejarah, lonjakan harga yang kuat sering disertai dengan peningkatan jumlah stablecoin yang disetor ke bursa - tanda bahwa "mesiu" sudah siap. Namun saat ini, jumlah mesiu ini masih sangat terbatas.

Di pasar prediksi seperti #Myriad , kepercayaan akan penurunan yang lebih dalam mendominasi dengan 57% pengguna percaya bahwa Bitcoin akan menyentuh angka 55.000 USD lebih cepat daripada pulih kembali ke 84.000 USD. $BNB

BNB
BNBUSDT
628.95
-1.73%