Spot emas telah melampaui tanda psikologis $5 000, menunjukkan hampir +70% dalam setahun.
Dan pasar berperilaku aneh: indikator teknis campur aduk, tetapi permintaan - tetap kuat.
Mengapa?
Karena saat ini emas tidak dibeli oleh trader. Itu dibeli oleh bank sentral.
Dan ini adalah sinyal kunci.
Dunia memasuki fase di mana:
suku bunga riil tetap mendekati nol atau negatif,
kepercayaan terhadap mata uang cadangan berfluktuasi,
geopolitik menjadi risiko konstan, bukan pengecualian.
Emas kembali berfungsi sebagai asuransi sistem, bukan sekadar komoditas.
Dan sekarang yang paling menarik — keterkaitan kripto.
Secara historis, urutan yang sama terjadi:
1️⃣ Pertama, emas naik — institusi mencari aset yang aman.
2️⃣ Kemudian, modal beralih ke aset store-of-value yang lebih berisiko.
3️⃣ Dan hanya setelah itu, pergerakan nyata Bitcoin dimulai.
Sebenarnya, emas sekarang bisa berfungsi sebagai indikator makro likuiditas awal, yang kemudian diambil alih oleh BTC.
Pasar seolah berbicara:
👉 “kami masih takut — jadi kami membeli emas”
tetapi fase berikutnya terdengar berbeda:
👉 “kami sudah siap untuk mengambil risiko — jadi kami membeli Bitcoin”.
Dan jika emas benar-benar menetap di atas $5 000, itu bisa berarti bukan akhir siklus, tetapi hanya tahap konservatifnya, sebelum modal berpindah ke aset digital.
Karena dalam ekonomi baru, pilihan terlihat sederhana:
emas — perlindungan dari sistem;
Bitcoin — taruhan pada sistem baru.

